tirto.id - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menginstruksikan Komisi V untuk melakukan inspeksi dan kunjungan dalam proses evakuasi seorang pendaki asal Brasil, Juliana Marins, yang terjatuh ke jurang di Gunung Rinjani.
"Tadi, kami sudah sampaikan kepada komisi terkait [Komisi V] untuk melakukan kunjungan atau juga evaluasi," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/6/2025).
Dasco mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memberi atensi terhadap sejumlah permintaan dan protes dari warganet Brasil yang ditujukan kepada akun Instagram Presiden Prabowo Subianto. Dasco menilai bahwa kunjungan dari Komisi V di Gunung Rinjani untuk mencari bahan evaluasi dan memberi masukan kepada pemerintah yang sedang melakukan proses penyelamatan.
"Memberi masukan kepada pemerintah tentang hal yang terjadi di Rinjani," kata dia.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil Basarnas selaku tim penyelamat Juliana Marins di Rinjani. Syaiful akan mengklarifikasi mengenai kendala yang dihadapi oleh Basarnas dan tim gabungan saat melakukan operasi penyelamatan.
"Kami akan meminta keterangan dari Basarnas terkait mekanisme penyelamatan korban. Kenapa tidak bisa segera dilakukan?" kata Huda.
Selain mengenai kendala dalam proses penyelamatan, Komisi V juga ingin menanyakan kondisi anggaran Basarnas di tahun ini. Huda ingin menanyakan kemampuan fiskal lembaga tersebut.
"Badan SAR kita anggarannya relatif terbatas, yakni sekitar Rp1,01 triliun. Apakah keterbatasan dana ini berimbas pada kualitas pencarian dan penyelamatan, yang ini perlu ditelusuri lebih lanjut," kata dia.
Penulis: Irfan Amin
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































