Menuju konten utama

Danantara Akan Luncurkan Patriot Bond, Apa Itu?

Patriot Bond disebut bukan konsep baru, melainkan instrumen strategis yang juga digunakan di berbagai negara, seperti Jepang dan Amerika Serikat.

Danantara Akan Luncurkan Patriot Bond, Apa Itu?
Sejumlah karyawan keluar dari Gedung Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Jakarta, Jumat (7/2/2025). BPI Danantara telah dibentuk melalui pengesahan RUU tentang perubahan ketiga atas UU Nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN menjadi UU akan mengelola dan mengoptimalkan seluruh aset dan investasi BUMN. ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/YU

tirto.id - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan meluncurkan instrumen pembiayaan baru bernama Patriot Bond sebagai upaya memperkuat kemandirian pembiayaan nasional. Instrumen ini disebut akan menjadi salah satu strategi pendanaan jangka menengah-panjang yang stabil, dengan melibatkan partisipasi sukarela dari pelaku usaha nasional.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, mengatakan penerbitan Patriot Bond sejalan dengan mandat perusahaan sebagai pengelola investasi negara yang mengedepankan kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang baik.

"Danantara Indonesia berkomitmen menjalankan mandat sebagai pengelola investasi negara dengan penuh kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang baik. Setiap inisiatif pembiayaan diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi jangka panjang serta memperkuat peran dunia usaha dalam pembangunan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (26/8/2025).

Menurut Pandu, Patriot Bond bukanlah konsep baru, melainkan instrumen strategis yang juga digunakan di berbagai negara, seperti Jepang dan Amerika Serikat, untuk memperkuat pembiayaan nasional.

Melalui skema ini, negara diharapkan mendapatkan akses pendanaan yang berkelanjutan, sementara dunia usaha memperoleh instrumen investasi yang aman dan bermanfaat bagi perekonomian.

“Prinsip dasar Patriot Bond adalah partisipasi sukarela dan tanggung jawab bersama. Skema ini membuka ruang bagi kelompok usaha nasional untuk berkontribusi pada agenda pembangunan lintas generasi, sekaligus memastikan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Pandu.

Sementara itu, pengusaha Franky Widjaja menilai bahwa Patriot Bond yang diterbitkan Danantara akan menghadirkan manfaat ganda.

“Patriot Bonds yang digagas Danantara Indonesia memperkuat kolaborasi pemerintah dan dunia usaha. Instrumen ini memberi kepastian investasi sekaligus mempercepat pertumbuhan yang inklusif bagi masyarakat luas,” ujarnya seperti dikutip Antara.

Dukungan juga datang dari Boy Thohir, yang menekankan aspek gotong royong sekaligus dampak nyata proyek yang akan didanai.

“Patriot Bonds mencerminkan semangat gotong royong yang telah menjadi kekuatan bangsa ini. Melalui instrumen ini, dunia usaha dapat ikut memastikan pembiayaan pembangunan nasional lebih mandiri dan berkelanjutan. Kami mendukung program ini, apalagi Patriot Bond ini akan mendanai proyek-proyek waste to energy yang sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi rakyat Indonesia,” terangnya.

Baca juga artikel terkait DANANTARA atau tulisan lainnya

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana