Menuju konten utama
Proliga

Daftar Pemain Asing di Proliga 2026 Voli Putri, Siapa Terbaik?

14 pemain asing akan meramaikan voli Proliga 2026 sektor putri. Ada nama-nama seperti Ana Bjelica, Celeste Plak, Vi Thi Nhu Quynh, dan yang lainnya.

Daftar Pemain Asing di Proliga 2026 Voli Putri, Siapa Terbaik?
Sejumlah pevoli Jakarta Pertamina Enduro meluapkan kegembiraannya usai meraih poin atas tim Jakarta Popsivo Polwan pada pertandingan Putaran Kedua Minggu Keempat PLN Mobile Proliga 2025 di Palembang Sport an Convention Center (PSCC), Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (21/2/2025). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Daftar pemain asing putri di Proliga 2026 terdapat 14 pemain termasuk Ana Bjelica (Jakarta Livin' Mandiri), Celeste Plak (Jakarta Electric PLN), maupun Yana Shcherban (Jakarta Pertamina Enduro). Siapa yang terbaik?

Kompetisi bola voli Proliga 2026 akan berlangsung mulai 8 Januari hingga 26 April 2026. Dari sektor putri ada tujuh tim yang akan ikut bermain. Selain Livin' Mandiri, Electric PLN, dan Pertamina Enduro, juga ada Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Jakarta Popsivo Polwan, Bandung BJB Tandamata, dan Medan Falcons.

Hal yang membuat kompetisi lebih menarik adalah kehadiran pemain asing. Sesuai regulasi, setiap tim bisa mendaftarkan maksimal dua pemain asing dari negara mana saja.

Seluruh tim putri diketahui telah melengkapi kuota pemain asing tersebut. Siapa saja mereka?

  • Jakarta Pertamina Enduro: Yana Shcherban & Wilma Salas

Jakarta Pertamina Enduro, sang juara bertahan Proliga, memakai jasa Yana Shcherban dan Wilma Salas di Proliga 2026. Shcherban yang bermain sebagai outside hitter tentu sudah tidak asing lagi karena ia menjadi bagian dari skuad juara Pertamina Enduro di Proliga 2025.

Musim lalu Shcherban datang menggantikan Elena Samoilenko setelah putaran pertama dan tak tergantikan setelahnya. Pemain asal Rusia berusia 36 tahun itu secara rutin menjadi sumber poin bagi timnya bersama Erica Staunton, yang kemudian digantikan Jordan Thompson di final four.

Wilma Salas sendiri merupakan pemain asal Kuba berposisi opposite spiker. Pemain berusia 34 tahun itu pernah menjadi bagian dari Timnas Putri Kuba saat meraih medali perak Pan American Games 2011. Bergabung dengan Pertamina Enduro akan menjadi pengalaman pertama Salas di kompetisi voli Indonesia.

  • Jakarta Popsivo Polwan: Bethania De La Cruz & Yonkaira Pena

Jakarta Popsivo Polwan, runner-up Proliga 2025, mengontrak Bethania De La Cruz dan Yonkaira Pena. Bethania bukan nama asing karena musim lalu ia juga menjadi bagian dari skuad Popsivo. Tapi, pemain 38 tahun asal Dominika tersebut hanya membela Popsivo di babak reguler.

Bethania total mampu mengemas 208 poin dari 12 pertandingan babak reguler. Tapi di final four, posisi Bethania digantikan oleh Jessica Mruzik.

Di sisi lain Pena merupakan outside hitter berusia 32 tahun yang lama menjadi bagian dari skuad Timnas Voli Dominika. Delapan gelar juara pernah ia raih bersama timnas dari turnamen seperti Pan American Games, Pan-American Cup, dan Central American and Caribbean Games.

  • Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia: Aleksandra Bytshenko & Annie Mitchem

Gresik Phonska yang merupakan juara 3 Proliga 2025 kali ini mendatangkan Aleksandra Bytshenko dan Annie Mitchem. Dua pemain tersebut akan mendapatkan tugas berat karena menggantikan sumber poin tim di tahun lalu yaitu Julia Sangiacomo dan Hanna Davyskiba.

Tapi kabar bagusnya adalah Bytsenko dan Mitchem sudah tidak asing dengan Proliga. Bytsenko pernah menjadi bagian dari tim Jakarta Pertamina Fastron (sekarang menjadi Jakarta Pertamina Enduro) di Proliga 2023 dan bermain dengan Megawati Hangestri Pertiwi.

Sedangkan Mitchem musim lalu bermain di tim Livin' Mandiri. Sayangnya Mitchem hanya bermain di tiga pertandingan dengan koleksi 49 poin. Mitchem saat itu menggantikan Liu Yan Han di tengah kompetisi dan setelahnya Livin' Mandiri gagal lolos ke final four.

  • Jakarta Electric PLN: Neriman Ozsoy & Celeste Plak

Neriman Ozsoy dan Celeste Plak menjadi pilihan pemain asing Jakarta Electric PLN di Proliga 2026. Neri tahun lalu membela Popsivo Polwan dengan jumlah 227 poin selama babak reguler. Namun jelang final four, Neri sudah tidak bersama tim dan digantikan oleh Madison Kingdon.

Sementara itu Celeste Plak merupakan pemain berpengalaman asal Belanda yang berusia 30 tahun. Berposisi sebagai opposite spiker, Plak sudah lama menjadi bagian dari Timnas Voli Belanda di berbagai turnamen.

Plak tercatat pernah meraih gelar medali perak Kejuaraan Eropa 2015 dan 2017 bersama Belanda. Ia juga membantu negaranya meraih medali perunggu World Grand Prix 2016 dan Kejuaraan Eropa 2023. Di level klub, Plak pernah membela tim-tim seperti Volley Bergamo, Roma Volley Club, Numia Vero Volley Milano, dan yang lainnya.

  • Bandung BJB Tandamata: Sonaly Cidrao & Anastasia Guerra

Bandung BJB Tandamata membawa ambisi tinggi di Proliga 2026. Setelah gagal lolos ke final four tahun lalu, beberapa pemain mereka datangkan tahun ini. Termasuk dari sektor pemain asing yang diisi oleh Sonaly Cidrao dan Anastasia Guerra.

Sonaly Cidrao merupakan pemain asal Brasil berposisi sebagai outside hitter. Berusia 32 tahun, Cidrao untuk pertama kalinya akan merasakan pengalaman pertama bermain di Indonesia.

Anastasia Guerra sendiri merupakan opposite spiker asal Italia yang berusia 29 tahun. Guerra pernah menjadi bagian dari tim Italia U18 saat meraih medali perak Kejuaraan Eropa U18 2013. Bahkan, Guerra saat itu didapuk sebagai MVP atau pemain terbaik.

  • Jakarta Livin' Mandiri: Ana Bjelica & Ceyda Aktas

Gebrakan dilakukan Jakarta Livin' Mandiri dengan mendatangkan Ana Bjelica. Ia merupakan salah satu pemain terbaik Serbia dalam beberapa tahun terakhir. Ia saat ini berusia 33 tahun dan bermain sebagai opposite spiker.

Bersama Timnas Serbia, Bjelica pernah meraih medali perunggu di Olimpiade 2020. Bjelica juga meraih medali emas di Kejuaraan Dunia 2018 dan 2022, Kejuaraan Eropa 2017 dan 2019, dan Liga Eropa 2010 bersama Serbia.

Belum lagi rentetan gelar juara di level klub. Ia meraih masing-masing empat gelar juara Liga Voli Serbia dan Piala Voli Serbia bersama Crvena Zvezda antara 2009-2013. Kemudian di Liga Voli Polandia bersama klub Chemik Police, Bjelica meraih gelar juara Liga Voli Polandia dan Piala Voli Polandia musim 2013-14.

Satu gelar lainnya pernah ia dapatkan di Liga Voli Brasil bersama Vôlei Nestlé Osasco tahun 2016. Maka, tidak salah jika Bjelica menjadi pemain asing terbaik yang akan berkompetisi di Proliga 2026.

Lalu, bagaimana dengan Ceyda Aktas? Pemain asal Turki berusia 31 tahun itu pernah meraih beberapa gelar juara bersama Timnas Turki di level junior. Aktas terakhir kali bermain di Liga Vietnam membela tim Thanh Hoa.

  • Medan Falcons: Vi Thi Nhu Quynh & Dell Palomata

Terakhir ada Medan Falcons yang menjadi anomali di Proliga 2026. Jika tim-tim lain mengincar pemain asing asal Eropa atau Amerika, Medan Falcons justru mengontrak dua pemain asing Asia Tenggara. Ada Vi Thi Nhu Quynh asal Vietnam dan Dell Palomata asal Filipina.

Nhu Quynh merupakan pemain berposisi outside hitter yang juga menjadi andalan Timnas Vietnam. Masih berusia 23 tahun, Nhu Quynh menjadi bagian dari skuad Vietnam saat juara leg 2 SEA V.League 2025 dan menghentikan dominasi Thailand.

Sementara itu Palomata merupakan satu-satunya pemain asing yang bermain di posisi middle blocker. Palomata yang berusia 30 tahun juga menjadi langganan Timnas Filipina.

Baca juga artikel terkait PROLIGA atau tulisan lainnya dari Wan Faizal

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Wan Faizal
Penulis: Wan Faizal
Editor: Permadi Suntama