Menuju konten utama

Daftar Lengkap Raja Solo & Urutannya Hingga PB XIII

Kabar Raja Solo baru mulai berhembus usai Pakubuwono XIII meninggal. Namun, menengok nama-nama raja Kasunanan Surakarta sebelumnya tak kalah menarik.

Daftar Lengkap Raja Solo & Urutannya Hingga PB XIII
Susuhunan Pakubuwono XIII. wikimedia/Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kabar Raja Solo baru mulai berhembus usai Sri Susuhunan Pakubuwono XIII meninggal dunia. Namun, menengok nama-nama raja Kasunanan Surakarta sebelum Pakubuwana 13 berkuasa, tak kalah menarik dilakukan.

Lantas, siapa saja Raja Keraton Solo yang pernah berkuasa?

Keraton Surakarta tengah diterpa kabar duka setelah Sri Susuhunan Pakubuwono XIII tutup usia pada Minggu (2/11) pagi. Raja Solo wafat pada usia ke-77 tahun di di Rumah Sakit Indriati Solo Baru.

Jenazah Pakubuwono XIII rencananya akan dikebumikan di Astana Raja‑Raja Mataram Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu (5/11). Maka dari itu, rute kirab bakal diadakan menggunakan Ratta Pralaya dari Keraton Solo.

Daftar Raja Solo & Urutannya Hingga PB XIII

Keraton Surakarta berdiri pada 13 Februari 1755 setelah terjadinya peristiwa Perjanjian Giyanti. Sunan Pakubuwono III atau Raden Mas Suryadi naik takhta sebagai raja pertama.

Berikut ini daftar Raja Solo dan urutannya hingga Pakubuwono XIII:

1. Sri Susuhunan Pakubuwono III

Sri Susuhunan Pakubuwono III memerintah selama hampir 4 dekade hingga 26 September 1788. Ia kemudian mangkat di usia 56 tahun dan digantikan putranya, Sri Susuhunan Pakubuwono IV

2. Sri Susuhunan Pakubuwono IV

Sri Susuhunan Pakubuwono IV memiliki nama lain Raden Mas Subadya. Beliau memerintah kurang lebih 32 tahun hingga wafat pada 2 Oktober 1820.

3. Sri Susuhunan Pakubuwono V

Sri Susuhunan Pakubuwono V naik takhta menggantikan ayahnya yang wafat. Anak dari permaisuri KRAy. Handoko ini memiliki nama lain Raden Mas Sugandi.

Kepemimpinan Sri Susuhunan Pakubuwono V berlangsung singkat selama 3 tahun. Hal ini disebabkan beliau mangkat pada 5 September 1823.

4. Sri Susuhunan Pakubuwono VI

Sri Susuhunan Pakubuwono VI atau Raden Mas Sapardan adalah Pahlawan Nasional. Ia dikenal sebagai orang yang mendukung perjuangan Pangeran Diponegoro.

Hal itu juga yang membuat Sri Susuhunan Pakubuwono VI digulingkan dari Keraton Solo pada 1830 dan diasingkan ke Ambon.

5. Sri Susuhunan Pakubuwono VII

Setelah ditinggalkan Raden Mas Sapardan, pemerintahan Surakarta berpindah ke pamannya, Sri Susuhunan Pakubuwono VII atau Mas Malikis Solikin. Ia memerintah cukup lama dari 1830 hingga 1858.

6. Sri Susuhunan Pakubuwono VIII

Pengganti Mas Malikis Solikin adalah Gusti Raden Mas Kuseini. Beliau memerintah selama tiga tahun dari 1858 sampai 1861.

7. Sri Susuhunan Pakubuwono IX

Kursi Raja Surakarta pada 1861 hingga 1893 berada di tangan Raden Mas Suryo Duksina. Raja satu ini dikenal juga sebagai sastrawan yang aktif menulis.

8. Sri Susuhunan Pakubuwono X

Raden Mas Sayiddin Malikul Kusno adalah Sri Susuhunan Pakubuwono X. Ia duduk lama dalam pemerintah mulai 1893 hingga 1939.

Sri Susuhunan Pakubuwono X aktif dalam pergerakan nasional. Oleh sebab itu, pemerintah RI menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepadanya pada 2011.

9. Sri Susuhunan Pakubuwono XI

Nama lain Sri Susuhunan Pakubuwono XI adalah Raden Mas Ontoseno. Ia memerintah di masa penjajahan dari Belanda ke Jepang. Namun, Mas Ontoseno wafat sebelum Indonesia merdeka pada 1 Juni 1945.

10. Sri Susuhunan Pakubuwono XII

Setelah Mas Ontoseno wafat, Solo diperintah oleh putranya, Sri Susuhunan Pakubuwono XII. Memiliki nama lain Raden Mas Suryo Guritno, ia memerintah selama 29 tahun hingga 2004.

11. Sri Susuhunan Pakubuwono XIII

Sri Susuhunan Pakubuwono XIII adalah raja yang tengah menjadi buah bibir masyarakat setelah meninggal dunia pada 2 November 2025. Beliau memerintah Kasunanan Kartasura 21 tahun.

Berita terbaru tentang Sri Susuhunan Pakubuwono XIII maupun Keraton Surakarta dapat dilihat melalui tautan sebagai berikut:

KUMPULAN ARTIKEL SEPUTAR KRATON SOLO

Baca juga artikel terkait RAJA SURAKARTA atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Iswara N Raditya