Contoh Soal Kimia Unsur Kelas 12 dan Kunci Jawabannya

Kontributor: Umi Zuhriyah, tirto.id - 8 Des 2023 15:30 WIB
Dibaca Normal 6 menit
Berikut ini contoh soal Kimia Unsur kelas 12 dan kunci jawabannya yang bisa dijadikan acuan oleh siswa saat akan menghadapi ujian.
tirto.id - Unsur-unsur kimia merupakan materi yang dipelajari dalam mata pelajaran Kimia kelas 12. Unsur-unsur kimia dipelajari di sekolah karena memiliki manfaat yang penting dalam pemahaman tentang dunia alam dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, untuk memahami lebih dalam tentang materi unsur-unsur kimia, simak penjelasan tentang contoh unsur-unsur kimia berikut.

Selain itu, dalam artikel ini juga akan diuraikan mengenai soal dan pembahasan kimia unsur kelas 12 untuk mempermudah dalam belajar.

Contoh Unsur-Unsur Kimia


Unsur kimia adalah substansi murni yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi substansi yang lebih sederhana. Saat ini, setidaknya kita mengenal sekitar 118 unsur kimia, masing-masing memiliki nomor atom unik yang mencerminkan jumlah proton di inti atomnya.


Setiap unsur memiliki sifat dan kemampuan khas yang membedakannya dari unsur lainnya. Pentingnya unsur-unsur kimia terletak pada peran mereka dalam memahami dunia alam dan memungkinkan inovasi serta pengembangan teknologi baru.

Dikutip dari Modul Pembelajaran SMA Kimia (2020) oleh Tantri Ambarsari dijelaskan bahwa contoh unsur-unsur kimia meliputi hidrogen (H), karbon (C), oksigen (O), besi (Fe), tembaga (Cu), natrium (Na), dan klorin (Cl).


Berkaitan dengan contoh tersebut, dijelaskan bahwa Natrium termasuk dalam kelompok unsur alkali dengan kemampuan reduksi paling rendah. Sumber utama natrium adalah halit, biasanya ditemukan dalam bentuk NaCl atau garam dapur.

Natrium memiliki berbagai aplikasi, antara lain dalam pembuatan ester, penggunaan oleh hampir semua makhluk hidup, pengawetan makanan dengan Na-benzoat, penyedap makanan dengan Na-glutamat, penggunaan dalam isi lampu kabut kendaraan bermotor, pembuatan sabun, deterjen, dan kertas dengan NaOH, serta sebagai pengembang kue dengan NaHCO3.

Selain itu, natrium digunakan untuk memurnikan logam K, Rb, Cs, dan dalam pembuatan kaca serta pemurnian air sadah dengan NaCO3.

Contoh Soal Pilihan Ganda Unsur Kimia Kelas 12 dan Jawabannya


Untuk mendalami tentang materi unsur-unsur kimia, berikut ini contoh soal pilihan ganda kimia unsur kelas 12 dan jawabannya.

1. Halogen bersifat oksidator kuat dengan data sebagai berikut:
F2 (g) + 2e → 2 F- (aq) E° = +2,87 volt.
Cl2 (g) + 2e → 2 Cl-(aq) E° = +1,36 volt.
Br2 (g) + 2e → 2 Br-(aq) E° = +1,06 volt.
I2 (g) + 2e → 2I- (aq) E° = +0,54 volt.

Berdasarkan data potensial reduksi maka reaksi pengusiran halogen dalam garam oleh halogen lainnya dapat berlangsung kecuali…
A. Cl2 + KF → KCl + F2
B. Cl2 + NaBr → NaCl + Br2
C. F2 + KBr → KF + Br2
D. Cl2+ KI→ KCl + I2
E. Br2 + NaI → NaBr + I2

Jawaban: A

Reaksi Cl2 + KF → KCl + F2 tidak dapat terjadi karena potensial reduksi F2 lebih tinggi daripada Cl2. Sehingga, ion fluoride (F-) tidak mungkin mengalami reduksi, dan pada saat yang sama, klorin (Cl2) tidak dapat mengalami oksidasi.

2. Persenyawaan unsur golongan utama yang jarang ditemukan di alam adalah senyawa dari…
A. Golongan alkali
B. Golongan alkali tanah
C. Golongan halogen
D. Golongan gas mulia
E. Golongan oksigen.

Jawaban: D
Unsur gas mulia adalah unsur yang bersifat inert, sehingga jarang ditemukan secara alami.

3. Unsur-unsur periode ketiga di alam terdapat dalam bentuk senyawa kecuali unsur belerang yang bebas, karena belerang…
A. Memiliki bentuk dua alotrop
B. Terletak pada perubahan sifat molekul raksasa menuju molekul sederhana
C. Mempunyai sifat afinitas elektron yang besar
D. Mempunyai nilai energi ionisasi yang
E. Membentuk molekul sangat stabil

Jawaban: E
Unsur-unsur yang terletak pada periode ketiga umumnya ditemukan dalam bentuk senyawa, kecuali belerang. Hal ini dikarenakan belerang membentuk molekul S8 yang bersifat stabil, dan banyak terdapat di daerah pegunungan yang berani.

4. Alumunium tergolong logam tahan korosi. Sifat inilah yang menyebabkan alumunium dipakai dalam industri kecil…
A. Untuk membuat logam campur
B. Untuk membuat reaksi termit
C. Sebagai pereduksi berbagai macam oksida
D. Untuk membuat berbagai peralatan dapur
E. Untuk membuat roda pesawat terbang

Jawaban: D

Aluminium adalah logam yang cukup responsif dan memiliki sifat reduksi yang baik. Meskipun demikian, aluminium bersifat tahan korosi karena membentuk lapisan Al2O3 yang berfungsi sebagai pelindung, mencegah terjadinya korosi.

5. Asam fluorida (HF) memiliki sifat asam yang sangat lemah dibandingkan asam halida yang dalam satu golongan. Hal itu disebabkan…
A. Jari-jari atomnya paling besar satu golongan
B. Jari-jari ionnya paling besar dalam datu golongan
C. Memiliki ikatan hidrogen
D. Memiliki gaya van der Waals
E. Energi ionisasinya paling kecil dalam satu golongan

Jawaban: C
Sifat asam fluorida (HF) yang sangat lemah dibandingkan dengan asam halida dalam satu golongan disebabkan oleh adanya ikatan hidrogen. Ikatan hidrogen antara atom fluor dalam HF lebih lemah dibandingkan dengan ikatan kovalen polar antara hidrogen dan halogen yang lain, sehingga HF bersifat asam yang lebih lemah.

6. Perhatikan unsur-unsur dengan nomor atom berikut:
Jika unsur 11X, 15Y, 17Z adalah unsur-unsur periode ketiga. Pernyataan yang benar tentang sifat unsur tersebut adalah…
A. Unsur x bersifat non logam
B. Kelektronegatifan unsur X>Y>Z
C. Ketiga unsur tersebut memiliki jumlah elektron valensi yang sama.
D. Y dan Z dapat membentuk senyawa dengan rumus Y3Z
E. Jari-jari atom unsur X>Y>Z

Jawaban:E
Unsur X merupakan logam, sementara Y dan Z adalah nonlogam. Semakin besar nomor atom, keelektronegatifan unsur juga semakin besar.

7. Tabel keteraturan sifat unsur dari kiri ke kanan dalam satu periode adalah sebagai berikut:
No Sifat fisis Sifat kimia
1 Energi ionisasi bertambah Sifat basa berkurang
2 Afinitas elektron berkurang Sifat oksidator bertambah
3 Jari-jari atom berkurang Sifat logam bertambah
4 Keelektronegatifan bertambah Sifat reduktor bertambah
5 Masa atom bertambah Sifat asam berkurang
Sifat yang tepat untuk unsur-unsur periode ketiga adalah …
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

Jawaban: A
Dari sisi kiri ke kanan dalam unsur periode ketiga, terjadi perubahan sifat yang mencakup transisi dari logam ke metaloid, nonlogam, dan akhirnya gas mulia. Kelektronegatifan unsur juga meningkat seiring berpindah dari kiri ke kanan.

Titik cair dan titik didih, pada umumnya, meningkat secara perlahan dari kiri ke kanan dan mencapai nilai tertinggi pada silikon, namun turun drastis pada fosfor. Energi ionisasi cenderung meningkat dari kiri ke kanan.

Daya reduksi unsur dalam periode ketiga mengalami penurunan dari kiri ke kanan, sedangkan daya pengoksidasiannya meningkat. Selain itu, energi ionisasi juga meningkat dari kiri ke kanan, sehingga sifat basa cenderung berkurang, dan sebaliknya, sifat asam lebih menonjol.


8. Perhatikan sifat berikut
• Bereaksi dengan oksigen membentuk lapisan tipis oksida yang melindungi dari oksida lebih lanjut.
• Bereaksi dengan asam membebaskan gas hidrogen
• Apabila dipanaskan kuota diudara akan terbakar membentuk oksida dan sedikit nitride

Dari pernyataan di atas termasuk ciri-ciri sifat unsur…
A. Natrium
B. Magnesium
C. Aluminium
D. Silikon
E. Fosfor

Jawaban: C
Ciri-ciri yang disebutkan di atas adalah sifat-sifat khas dari aluminium. Saat aluminium bereaksi dengan oksigen, itu membentuk lapisan tipis oksida yang berfungsi sebagai pelindung dari pembentukan oksida lebih lanjut. Saat berinteraksi dengan asam, aluminium menghasilkan pelepasan gas hidrogen. Jika dipanaskan dengan intensitas tinggi di udara, aluminium akan terbakar, membentuk oksida, dan sejumlah kecil nitrida. Aluminium juga mampu mengurangi Fe2O3.

9. Senyawa berikut yang memiliki titik didih tertinggi adalah…
A. HF
B. HCI
C. HBr
D. HI
E. Hat

Jawaban: A
Titik didih suatu senyawa dipengaruhi oleh gaya antarmolekul. Hidrogen fluorida (HF) memiliki titik didih tertinggi di antara opsi-opsi tersebut karena adanya ikatan hidrogen yang lebih kuat antara molekul HF dibandingkan dengan gaya antarmolekul pada senyawa halida hidrogen yang lain (HCl, HBr, HI). Ikatan hidrogen memiliki kekuatan yang cukup besar sehingga memerlukan energi yang lebih tinggi untuk memutuskannya, yang menciptakan titik didih yang lebih tinggi pada HF.

10. Bentuk molekul IF3 adalah . . .
A. Tetrahodron
B. Segitiga planar
C. Segiempat planar
D. Segitiga bipiramida
E. Planar bentuk T

Jawaban: D
Dalam molekul IF3, terdapat satu atom pusat (Iodin) yang terikat dengan tiga atom fluorine (F). Geometri molekul IF3 dapat dijelaskan sebagai segitiga bipiramida, di mana tiga atom fluorine berada di sudut-sudut segitiga yang terletak di bidang yang sama, sedangkan dua atom fluorine lainnya berada di atas dan di bawah bidang tersebut, membentuk piramida segitiga.


Contoh Soal Essay Unsur Kimia Kelas 12 dan Jawabannya


Berikut ini contoh soal essay kimia unsur kelas 12 beserta jawabannya sebagai latihan untuk mendalami materi unsur kimia.

1. Semua gas mulia bersifat tidak reaktif sehingga sebenarnya semua dapat digunakan untuk mengisi bola lampu, namun demikian penggunaan Ar lebih umum dibandingkan yang lainnya, mengapa demikian?

Jawaban:

Argon atau Ar lebih umum digunakan untuk mengisi bola lampu dibandingkan gas mulia lainnya, karena Argon bersifat inert atau tidak bereaksi dengan kawat wolfram pada suhu tinggi. Saat bola lampu dinyalakan dan dipanaskan, kawat wolfram pada filamen akan menjadi sangat panas. Beberapa gas mulia dapat bereaksi dengan kawat wolfram pada suhu tinggi, namun Argon, sebagai gas mulia yang inert, tidak mengalami reaksi kimia pada kondisi tersebut. Oleh karena itu, penggunaan Argon dianggap lebih aman dalam konteks pengisian bola lampu, dan hal ini menjadikannya pilihan yang lebih umum dibandingkan dengan gas mulia lainnya.

2. Unsur halogen selain diperoleh dari elektrolisis leburan garamnya juga dapat dilakukan dari elektrolisis larutan garamnya, namun tidak untuk fluorin, mengapa demikian? Berikan penjelasan dan kemungkinan terjadinya reaksi pada proses tersebut!

Jawaban:

Fluorin jarang dibuat melalui elektrolisis larutan garamnya di laboratorium karena gas fluorin memiliki daya oksidasi yang sangat tinggi. Pada umumnya, dalam elektrolisis larutan garam halogen lain, senyawa halida (F-) akan teroksidasi, menghasilkan gas halogen. Namun, fluorin mempunyai daya oksidasi yang sangat tinggi dibandingkan dengan halogen lainnya, sehingga tidak ada oksidator yang mampu mengoksidasi senyawa fluorida (F-). Oleh karena itu, proses elektrolisis larutan garam fluorida tidak dapat menghasilkan fluorin.

Kemungkinan terjadinya reaksi pada proses ini adalah terkait dengan tingginya daya oksidasi fluorin. Fluorin memiliki kemampuan untuk merebut elektron dengan sangat efisien, dan tidak ada oksidator yang mampu memberikan elektron pada fluorin dalam kondisi elektrolisis tersebut. Sebagai akibatnya, gas fluorin tidak dapat dihasilkan melalui elektrolisis larutan garamnya, dan metode lain, seperti elektrolisis leburan garam, menjadi pilihan yang lebih viable untuk memperoleh fluorin.


3. Jelaskan mengapa gas mulia jarang membentuk senyawa dengan unsur lainnya. Berikan contoh dan jelaskan reaksi yang dapat membentuk senyawa gas mulia.

Jawaban:

Gas mulia memiliki konfigurasi elektron yang sangat stabil, sehingga mereka cenderung tidak berikatan dengan unsur lain. Contoh reaksi yang melibatkan pembentukan senyawa gas mulia adalah reaksi neon difluorida (NeF2), di mana neon (Ne) membentuk senyawa dengan fluorin (F). Meskipun jarang, reaksi ini terjadi di kondisi tertentu dan melibatkan kondisi yang ekstrem.

4. Jelaskan pemanfaatan unsur halogen dalam kehidupan sehari-hari.

Jawaban:

Unsur halogen memiliki berbagai pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari, terutama fluorin (F), klorin (Cl), dan bromin (Br). Berikut adalah beberapa contoh pemanfaatan unsur halogen:

a. Pembersih air kolam renang
Klorin digunakan secara luas sebagai desinfektan dalam air minum dan kolam renang. Sifat antimikroba klorin membantu membunuh bakteri, virus, dan organisme patogen lainnya, menjaga air agar tetap bersih dan aman untuk digunakan.

b. Pemutih
Klorin digunakan sebagai bahan pemutih dalam industri tekstil, pemrosesan makanan, dan pemutihan pakaian. Kemampuan klorin untuk mengoksidasi zat-zat organik membuatnya efektif dalam menghilangkan pewarna dan noda pada berbagai bahan.

c. Obat-obatan
Unsur fluorin sering digunakan dalam sintesis obat-obatan. Sebagai contoh, senyawa fluoroquinolone adalah kelas antibiotik yang mengandung fluorin dan digunakan untuk mengobati infeksi bakteri.

d. Lampu pijar dan elektronik
Gas halogen seperti iodin dapat digunakan dalam lampu pijar halogen untuk meningkatkan umur lampu dan efisiensi energi. Senyawa halogen juga digunakan dalam elektronik dan produksi semikonduktor.


5. Jelaskan mengapa gas halogen dapat membentuk senyawa dengan elektrolisis larutan garamnya, kecuali dalam kasus fluorin. Berikan penjelasan mengenai sifat-sifat yang memengaruhi kemungkinan pembentukan senyawa halogen melalui elektrolisis.

Jawaban:

Gas halogen, kecuali fluorin, dapat membentuk senyawa melalui elektrolisis larutan garamnya karena mereka cenderung menerima elektron dan teroksidasi. Hal ini memungkinkan pembentukan senyawa halida melalui reaksi redoks. Namun, fluorin jarang dibuat melalui proses ini karena daya oksidasi yang sangat tinggi, yang membuatnya sulit untuk menerima elektron dari senyawa fluorida (F-). Sebagai hasilnya, elektrolisis larutan garam fluorida tidak menghasilkan fluorin.



Baca juga artikel terkait CONTOH SOAL KIMIA atau tulisan menarik lainnya Umi Zuhriyah
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Umi Zuhriyah
Penulis: Umi Zuhriyah
Editor: Dhita Koesno

DarkLight