Menuju konten utama

Cara Mengajukan KUR BRI lewat HP & Link-nya

Pengajuan KUR BRI bisa dilakukan secara online melalui HP. Simak syarat dan panduan tata caranya. Ketahui juga link untuk mendaftar.

Cara Mengajukan KUR BRI lewat HP & Link-nya
Ilustrasi Pendaftaran Online. foto/IStockphoto

tirto.id - Kredit usaha rakyat (KUR) yang ditawarkan Bank Rakyat Indonesia (BRI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat diajukan secara online melalui HP.

KUR merupakan program pinjaman dengan besaran suku pinjaman mulai Rp50 juta hingga Rp500 juta dan bunga rendah. Program ini memang diperuntukkan bagi pelaku UMKM untuk mempermudah mengakses pinjaman modal usaha dengan mudah dan cepat.

Rendahnya bunga pada KUR tersebut dapat terjadi lantaran pemerintah memberikan subsidi untuk pinjaman modal kerja serta investasi.

Selama memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, pelaku UMKM (baik perseorangan, badan usaha, atau kelompok usaha) dapat mengakses KUR BRI dengan mendaftarkan diri, baik secara online maupun secara offline.

Program ini telah diluncurkan di Indonesia sejak 5 November 2007 lalu melalui diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2007 tentang Kebijakan Percepatan Pengembangan Sektor Riil dan Pemberdayaan UMKM.

Syarat Mengajukan KUR BRI

Program KUR BRI terdiri dari tiga jenis pinjaman berdasarkan bunga dan plafonnya. Ketiga jenis tersebut adalah KUR Supermikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil.

KUR Supermikro BRI merupakan pinjaman KUR dengan suku bunga 3 persen yang efektif per tahun dengan plafon hingga Rp10 juta.

Sementara itu, KUR Mikro dan KUR Kecil BRI merupakan jenis pinjaman dengan suku bunga sebesar 6-9 persen yang efektif per tahun.

Perbedaan dua jenis KUR ini ada pada plafon pinjamanannya, KUR Mikro memiliki plafon pinjaman dari Rp10 juta hingga Rp100 juta, sementara KUR Kecil memiliki plafon pinjaman dari Rp100 juta hingga Rp500 juta.

Untuk mengakses ketiga jenis pinjaman di atas, pelaku UMKM diharuskan untuk memenuhi sejumlah persyaratan khusus. Persyaratan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Calon debitur minimal berusia 21 tahun;
  • Memiliki usaha yang layak dan produktif, minimal telah berjalan 6 bulan;
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan kartu kredit;
  • Memiliki KTP, KK, dan akta nikah jika sudah menikah;
  • Memiliki surat ijin usaha;
  • Memiliki surat keterangan usaha dari kelurahan/RT/RW;
  • Memiliki NPWP jika pinjaman lebih dari Rp50 juta.

Link & Cara Mengajukan KUR BRI Lewat HP

Untuk mengajukan pinjaman KUR BRI lewat HP, calon debitur dapat mengakses laman resmi KUR BRI dan mengunggah dokumen persyaratan melaluinya.

Oleh karenanya, calon debitur perlu terlebih dahulu menyiapkan pindaian (scan) dokumen syarat agar dapat diunggah secara daring.

Jika seluruh dokumen syarat telah disiapkan, calon debitur dapat melakukan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengajukan KUR BRI lewat HP berikut ini.

  • Akses laman resmi KUR BRI lewat peramban di HP.
  • Pilih menu "Ajukan Pinjaman".
  • Baca ketentuan dan syarat, lalu centang pernyataan "Saya adalah nasabah BRI" dan "Setuju dan Ajukan Pinjaman".
  • Klik pernyataan "I'm not a robot".
  • Isi formulir data diri dan data usaha secara lengkap dan benar.
  • Unggah dokumen pendukung.
  • Klik "Selanjutnya" untuk masuk ke halaman pengajuan KUR.
  • Isi data pengajuan, termasuk nominal kredit dan tenor.
  • Klik "Hitung Angsuran" untuk melihat angsuran yang akan dibayar.
  • Klik "Ajukan Pinjaman".
Tata cara pengajuan KUR BRI di atas dapat dilakukan melalui link berikut ini:

Link pengajuan KUR BRI.

Nantinya, jika pengajuan disetujui, sistem akan memberikan notifikasi berupa pengumuman apakah pengajuan kredit disetujui atau ditolak.

Jika disetujui, calon debitur perlu datang ke kantor cabang BRI terdekat untuk melakukan survei dan penandatangan dokumen. Pencairan dana juga akan dilakukan di kantor cabang BRI sesuai domisili.

Baca juga artikel terkait KEUANGAN atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan