Menuju konten utama

BPS: Produksi Beras RI Turun 2,2 Juta Ton Meski Masuk Masa Panen

Produksi beras Indonesia periode Januari hingga April 2024 diperkirakan sebesar 10,71 juta ton.

BPS: Produksi Beras RI Turun 2,2 Juta Ton Meski Masuk Masa Panen
Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. foto/Youtube BPS

tirto.id - Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyebut produksi beras Indonesia periode Januari hingga April 2024 diperkirakan sebesar 10,71 juta ton. Angka ini mengalami penurunan sebesar 2,28 juta ton dibanding dengan periode yang sama tahun lalu.

Secara rinci, produksi beras pada Januari sebesar 0,86 juta ton, Februari sebesar 1,38 juta ton, Maret sebesar 3,54 juta ton, dan April diproyeksi sebesar 4,92 juta ton, atau meningkat tajam dikarenakan memasuki masa panen.

"Januari dan Februari relatif rendah produksi beras kita, tetapi di bulan Maret akan meningkat 3,54 juta ton, dan akan puncaknya diperkirakan akan terjadi di bulan April yaitu 4,92 juta ton," ucap Amalia dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, dikutip Selasa (26/3/2024).

Dalam catatan BPS, perkembangan harga beras di minggu ketiga Maret 2024 mengalami kenaikan 3,02 persen dibanding dengan rata-rata harga beras selama Februari.

Kemudian, pada Rapat dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, 25 Maret 2024, BPS menjelaskan rata-rata harga beras secara nasional sebesar Rp15.949 per kilogram (kg). Adapun, terdapat 267 wilayah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan harga beras hingga minggu ketiga Maret 2024.

"Kenaikan harga beras ini terjadi di 74,17 persen wilayah di Indonesia," ucapnya.

Sebagai informasi, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan ketersediaan beras bulan ini dan bulan depan saat Idulfitri cukup banyak. Dengan demikian, dipastikan tidak ada kelangkaan dan kenaikan harga.

Menurut Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, bulan ini sudah memasuki puncak masa panen, sehingga ketersediaan beras melebihi pasokan yang dibutuhkan.

“Saya menyampaikan bahwa cadangan pangan pemerintah sangat cukup, hari ini ada 1,2 juta ton. Kemudian tadi Pak Mendag sudah sampaikan ada kerja sama antardaerah,” kata Arief usai Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2024 di Hotel Bidakara, Jaksel, Senin (25/3/2024).

Ditambahkan Arief, jumlah kebutuhan masyarakat terhadap konsumsi beras nasional berkisar 2,5 juta ton.

"Jadi panen untuk bulan ini 3,8 juta ton. Kemudian bulan depan 4 ,9 juta ton," ucap Arief.

Baca juga artikel terkait BERAS atau tulisan lainnya dari Faesal Mubarok

tirto.id - Flash news
Reporter: Faesal Mubarok
Penulis: Faesal Mubarok
Editor: Anggun P Situmorang