Menuju konten utama

BKSAP: Puan & Prabowo Tak Bertentangan soal Relokasi Warga Gaza

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, menilai pernyataan Prabowo ingin merawat warga Gaza yang terluka sementara Puan menolak relokasi warga seluruhnya.

BKSAP: Puan & Prabowo Tak Bertentangan soal Relokasi Warga Gaza
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/5/2025). Tirto.id/Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, membantah pernyataan Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang menolak relokasi warga Gaza, Palestina, bertolak belakang dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto yang ingin mengevakuasinya. Dia menilai, Prabowo hanya berencana merawat warga Gaza yang terluka.

“Sebetulnya tidak bertolak belakang. Mbak Puan relokasi masyarakat ditolak, yang diusulkan Presiden Prabowo adalah merawat mereka yang luka. Sampai sekarang ini, lebih dari 50 ribu yang meninggal dan 200 ribu lebih yang luka,” ujar Mardani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/5/2025).

Mardani bercerita, ada lebih dari seribu operasi per hari di rumah sakit kecil di Palestina berdasarkan keterangan Bulan Sabit Merah Indonesia. Rumah sakit kecil tersebut tidak mampu menangani ribuan operasi tersebut. Ia menilai, operasi yang tidak tertangani akan dibantu oleh Presiden Prabowo.

“Itu di rumah sakit kecil, rumah sakit kecamatan itu lebih dari seribu yang operasi setiap hari. Nah itu banyak yang tidak tertangani, yang tidak tertangani itu yang oleh Presiden Prabowo akan diurus. Jadi tidak bertentangan pernyataan Mbak Puan dengan pernyataan Pak Prabowo, justru saling melengkapi,” terang Mardani.

Sebelumnya, Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyerukan penolakan terhadap gagasan relokasi rakyat Palestina dari wilayah Gaza. Pernyataan itu disampaikannya dalam pidato pembukaan Sidang ke-19 Session of the Conference of the Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2025) malam.

“Kita harus dapat bantu dengan berbagai cara dan pengaruh yang kita miliki untuk dapat akhiri situasi yang tidak berperikemanusiaan di Gaza. Kita harus menolak gagasan relokasi rakyat Palestina dari wilayah Gaza,” kata Puan yang lantas disambut tepuk tangan oleh Presiden Prabowo Subianto yang turut hadir.

Menurut Puan, Gaza adalah milik rakyat Palestina. Gaza harus dibangun kembali, tidak hanya dengan gedung dan tembok, tetapi juga dengan harga diri, keadilan, dan harapan.

Sementara itu, rencana Presiden Prabowo Subianto mengevakuasi 1.000 korban luka di Gaza, Palestina dikatakan saat lawatannya ke Turki pada Jumat 11 April lalu. Ia mengatakan, Indonesia ingin berbuat sesuatu dalam membantu rakyat Palestina yang mengalami penderitaan dahsyat.

"Ya itu kan tawaran kita untuk ikut serta membantu masalah kemanusiaan yang penderitaan rakyat Palestina yang begitu dahsyat ya, kita ingin berbuat sesuatu," kata Prabowo di Turki, Jumat (11/4/2025).

Baca juga artikel terkait KONFLIK GAZA atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher