tirto.id - PT Nestlé Indonesia meraih penghargaan Katadata Green Initiatives Awards (KGIA) 2025 berkat inovasi penggunaan sekam padi sebagai bahan boiler biomassa. Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian acara Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2025.
Boiler biomassa Nestlé Indonesia memanfaatkan sekam padi yang didapatkan dari petani padi setempat. Inisiatif ini mencegah sekam padi menjadi limbah pertanian atau dibakar.
Pemanfaatan sekam padi di boiler biomassa itu menghasilkan sumber energi terbarukan yang bisa menggantikan bahan bakar fosil. Dengan teknologi ini, perusahaan tidak hanya berhasil meningkatkan efisiensi energi dan menekan emisi karbon, tetapi juga memberikan dampak positif bagi petani lokal.
Abu hasil pembakaran di bolier dikembalikan kepada petani sebagai pupuk organik, membentuk siklus ekonomi sirkular sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung transisi energi dan mempercepat pencapaian target Net Zero Emission (NZE). Selain itu, pemanfaatan boiler biomassa juga dapat membantu penghematan biaya energi sebesar 14 persen.
"Penerapan boiler biomassa ini merupakan wujud nyata komitmen Nestlé Indonesia terhadap keberlanjutan lingkungan. Kami percaya bahwa transisi energi hanya bisa berjalan sukses jika membawa manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat sekitar," ujar Maruli Sitompul, Sustainability Delivery Lead Nestlé Indonesia di acara Katadata SAFE 2025 di Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Selain berfokus pada aspek lingkungan, Nestlé juga menekankan pentingnya kemitraan dengan komunitas lokal. “Dengan memanfaatkan sekam padi dari petani, kami tidak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi mereka. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana inovasi energi dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat,” tambah Maruli Sitompul.
Nestlé Indonesia menilai inovasi ini sebagai langkah strategis untuk menyeimbangkan antara kebutuhan bisnis, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini sejalan dengan misi perusahaan, “Good food, Good life”, yang menekankan pentingnya menciptakan dampak positif jangka panjang.
"Kami sangat mengapresiasi penghargaan KGIA ini. Pencapaian ini bukan hanya milik Nestlé Indonesia, tetapi juga para mitra yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan keberlanjutan kami. Ke depan, kami akan terus berinovasi untuk menghadirkan solusi energi bersih sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan Indonesia," kata Maruli Sitompul.
KGIA diberikan kepada perusahaan yang berkomitmen pada praktik ramah lingkungan. Penghargaan ini menampilkan peran dunia usaha dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. KGIA juga mendorong lahirnya inovasi dan penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Melalui hal ini, KGIA mendukung Indonesia menuju ekonomi hijau dan inklusif.
Masuk tirto.id



























