Menuju konten utama

Bertahan 10 Tahun Mengajar di Kelas Darurat

Selama 10 tahun lebih puluhan siswa dari SDN 34 Tanjung Jabung Barat, Jambi, terpaksa belajar di ruang kelas yang rusak dan tanpa dilengkapi fasilitas perpustakaan dan ruang guru akibat belum disetujuinya usulan renovasi dari pihak terkait.

Bertahan 10 Tahun Mengajar di Kelas Darurat
Pelajar kelas I, III, dan V SDN 34 Tanjung Jabung Barat mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas mereka yang rusak di Sungai Saren, Bram Itam, Tanjung Jabung Barat, Jambi, Kamis (11/8). Pihak sekolah menyebutkan, selama 10 tahun lebih puluhan siswa dari beberapa tingkatan di sekolah tersebut terpaksa belajar di ruang kelas yang rusak dan tanpa dilengkapi fasilitas perpustakaan dan ruang guru akibat belum disetujuinya usulan renovasi dari pihak terkait. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
2016/08/11/TIRTO-antarafoto-sekolah-rusak-jambi-110816-ws-2.JPG
Pelajar kelas I, III, dan V SDN 34 Tanjung Jabung Barat mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas mereka yang rusak di Sungai Saren, Bram Itam, Tanjung Jabung Barat, Jambi, Kamis (11/8). Pihak sekolah menyebutkan, selama 10 tahun lebih puluhan siswa dari beberapa tingkatan di sekolah tersebut terpaksa belajar di ruang kelas yang rusak dan tanpa dilengkapi fasilitas perpustakaan dan ruang guru akibat belum disetujuinya usulan renovasi dari pihak terkait. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
2016/08/11/TIRTO-antarafoto-sekolah-rusak-jambi-110816-ws-1.JPG
Pelajar kelas I, III, dan V SDN 34 Tanjung Jabung Barat mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas mereka yang rusak di Sungai Saren, Bram Itam, Tanjung Jabung Barat, Jambi, Kamis (11/8). Pihak sekolah menyebutkan, selama 10 tahun lebih puluhan siswa dari beberapa tingkatan di sekolah tersebut terpaksa belajar di ruang kelas yang rusak dan tanpa dilengkapi fasilitas perpustakaan dan ruang guru akibat belum disetujuinya usulan renovasi dari pihak terkait. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

tirto.id - Selama 10 tahun lebih puluhan siswa dari SDN 34 Tanjung Jabung Barat, Jambi,  terpaksa belajar di ruang kelas yang rusak dan tanpa dilengkapi fasilitas perpustakaan dan ruang guru akibat belum disetujuinya usulan renovasi dari pihak terkait. 

Baca juga artikel terkait FOTO-TIRTO atau tulisan lainnya

tirto.id - Pendidikan
Editor: Taufik Subarkah