Berita Gunung Merapi Terkini 4 Mei Pagi: Ada 11 Guguran Lava Pijar

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 4 Mei 2021
Dibaca Normal 1 menit
Telihat adanya 11 kali guguran lava pijar dari Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimal 1.200 maret ke arah Barat Daya.
tirto.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan teramati asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi pada periode pengamatan Selasa (4/5/2021) pukul 00:00-06:00 WIB.

Pada periode pengamatan yang sama juga telihat adanya 11 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.200 maret ke arah Barat Daya. Meski begitu hingga saat ini BPPTKG memastikan bahwa status Gunung Merapi masih berada pada level III atau siaga. Berikut aktivitas terkini Gunung Merapi,

Gunung Merapi terkini



Periode pengamatan

04-05-2021 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur laut, timur, dan tenggara. Suhu udara 15-21 °C, kelembaban udara 69-72 %, dan tekanan udara 834-943 mmHg.

Visual

● Gunung jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.
● Teramati 11 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.200 maret ke arah Barat Daya.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 43, Amplitudo : 3-26 mm, Durasi : 14-104 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 6, Amplitudo : 3-7 mm, Durasi : 13-46 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 2, Amplitudo : 3 mm, S-P : 0.5-0.8 detik, Durasi : 9-10 detik)
■ Tektonik Jauh
(Jumlah : 1, Amplitudo : 6 mm, S-P : 2 detik, Durasi : 107 detik)

Tingkat aktivitas

Gunung Merapi Level III (Siaga)

Rekomendasi BPPTKG

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight