Menuju konten utama

Bacaan Niat Sholat Lailatul Qadar 2 Rakaat Arab-Latin

Bacaan niat sholat lailatul qadar 2 rakaat arab-latin beserta tata cara shalat sunnah tersebut adalah sebagai berikut.

Bacaan Niat Sholat Lailatul Qadar 2 Rakaat Arab-Latin
Ilustrasi - sholat sendirian (munfarid). (FOTO/iStockphoto)

tirto.id - Sholat lailatul qadar termasuk amalan yang bisa dikerjakan di malam Ramadhan, seturut pendapat sebagian ulama. Niat sholat lailatul qadar dilafalkan untuk 2 rakaat.

Adapun waktu pelaksanaan sholat lailatul qadar pada malam hari di bulan Ramadhan usai tarawih. Sebagian umat Islam biasa melakukan sholat lailatul qadar pada malam-malam 10 hari terakhir bulan Ramadhan, terutama malam tanggal ganjil.

Meskipun malam lailatul qadar tidak diketahui pasti kapan datang, memperbanyak ibadah pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW. Selain itu, harapan lailatul qadar datang pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan sejalan dengan 2 hadits yang diriwayatkan dari Aisyah ra sebagai berikut:

Hadits pertama: "Dari Aisyah ra, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: ‘Carilah lailatul qadar itu dalam malam 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan." (HR. Bukhari dan Muslim).

Lalu, hadits kedua: "Dari Aisyah ra, bahwasanya Rasulullah saw bersabda: ‘Carilah lailatul qadar itu dalam malam ganjil dari 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan." (HR. Bukhari).

Pada Ramadhan 2024, awal puasa seturut hasil sidang isbat Kemenag RI adalah tanggal 12 Maret 2024. Maka dari itu, 10 malam terakhir Ramadhan dimulai dari 31 Maret 2024 hingga tanggal 8 atau 9 April 2024.

Niat Shalat Lailatul Qadar

Niat sholat malam lailatul qadar dibaca untuk melaksanakan sholat 2 rakaat sekali salam.

Berikut bacaan niat sholat lailatul qadar 2 rakaat sendiri arab, latin dan artinya:

أُصَلِّى سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Latin: Ushalli sunnatan lailatil qadri rak'ataini lillahita'ala.

Artinya: "Saya niat sholat sunnah lailatul qadar dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Niat sholat lailatul qadar 2 rakaat di atas untuk posisi munfarid (sendiri). Akan tetapi, ada juga yang mengerjakan sholat lailatul qadar berjamaah sehingga niat salat pun ditambah dengan kata "imaman" atau "makmuman" (posisi imam/makmum) sebelum lillahita'ala.

Tata Cara Shalat Lailatul Qadar

Sesuai tuntunan dalam Kitab Durratun Nashihin fil Wa‘zhi wal Irsyad karya Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakir Al-Khubawi, berikut ini tata cara sholat lailatul qadar 2 rakaat:

  1. Mengucapkan bacaan niat salat lailatul qadar untuk 2 rakaat
  2. Mengucapkan takbir ketika takbiratul ihram
  3. Membaca doa iftitah
  4. Membaca Surah Al-Fatihah
  5. Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak 7 kali.
  6. Iktidal dan membaca doa iktidal.
  7. Sujud pertama dan membaca doa sujud.
  8. Duduk di antara dua sujud dan membaca doa.
  9. Sujud kedua dan membaca doa sujud.
  10. Berdiri kembali untuk melanjutkan ke rakaat kedua.
  11. Membaca Surah Al-Fatihah
  12. Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak 7 kali.
  13. Rukuk dan membaca doa rukuk.
  14. Iktidal dan membaca doa iktidal.
  15. Sujud pertama dan membaca doa sujud.
  16. Duduk di antara dua sujud dan membaca doa.
  17. Sujud kedua dan membaca doa sujud.
  18. Duduk tasyahud akhir rakaat kedua dengan membaca tahiyat awal hingga akhir.
  19. Salam pada akhir rakaat kedua
  20. Membaca istighfar 70 kali setelah salam.

Bacaan Doa Setelah Shalat Lailatul Qadar

Setelah selesai sholat lailatul qadar, bisa dilanjutkan dengan membaca doa. Bacaan doa sholat lailatul qadar arab-latin dan artinya adalah sebagai berikut:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin: Astaghfirullāha wa atūbu ilayhi (70 kali)

Artinya:"Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya,".

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni'."

Artinya:"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Pemaaf dan Pemurah maka maafkanlah diriku."

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2024 atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Fitra Firdaus
Penyelaras: Addi M Idhom