Menuju konten utama

Babakan Siliwangi Bandung Ditutup Sementara untuk Umum, Kenapa?

Pemkot Bandung sedang melakukan penataan Hutan Babakan Siliwangi pakai dana APBD 2025 sebesar Rp3 miliar.

Babakan Siliwangi Bandung Ditutup Sementara untuk Umum, Kenapa?
Pengunjung berjalan di atas jembatan yang membentang di Hutan Kota Babakan Siliwangi (Baksil) Bandung, jalan Tamansari, sebelum dilakukan penutupan oleh Pemkot Bandung. tirto.id/Amad NZ.

tirto.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan penutupan sementara Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung (Baksil) di jalan Tamansari bagi masyarakat umum. Penutupan ini efektif per Senin (29/9/2025) sampai 90 hari ke depan.

Yuli Ekadianty selaku Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi, Dinas Permukiman dan Kawasan Perumahan Kota Bandung (DPKP) Kota Bandung mengkonfirmasi penutupan ini.

"Kami sedang ada penataan untuk Hutan Kota Babakan Siliwangi ini. Ada beberapa yang kami perbaiki. Kemudian juga ada yang kami tambah," ungkap Yuli saat dihubungi kontributor Tirto, pada Rabu (1/10/2029).

Yuli membeberkan penataan baru dilakukan kembali setelah 10 tahun. Penataan sebelumnya, dilakukan pada periode Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, yaitu sekira tahun 2015. Dalam konteks perbaikan dengan skala besar, menurutnya, baru kali ini dilakukan oleh Pemkot Bandung.

"Jadi biasanya hanya pemeliharaan rutin saja gitu yang dilakukan. Jadi boleh dibilang kalau ini merupakan penataan pertama yang besar, [hingga] harus kami tutup," lontarnya.

Diketahui, bahwa dana perbaikan bersumber dari APBD Kota Bandung tahun ini, sebesar Rp3 milliar.

“Akan ada perbaikan untuk area masuk ke Hutan Kota Baksil. Sama TPST yang ada di depan Babakan Siliwangi. Kemudian kami juga buatkan ada gerbangnya, gerbang masuk [baru]," sebutnya.

Yuli pun memaparkan, DPKP Kota Bandung akan memperbaiki fasilitas umum di sekitar wilayah Baksil, meliputi tempat ibadah atau musala hingga toilet. Perbaikan ini disebut sebagai perbaikan tahap pertama. Tahap selanjutnya, diwacanakan pada tahun depan.

"Kemudian juga ada penataan untuk kolam air dan mata air yang ada di depan. Juga ada untuk penambahan lampu. Ada [tambahan] untuk tempat bermain anak. Kemudian juga ada perbaikan penahan tanah juga ada di situ," jelas Yuli.

"Kami berharap sebelum 90 hari sudah bisa selesai pekerjaannya. Akses masuk lapangan Saraga ITB masih bisa. Tapi kalau untuk naik ke forest walk-nya ini, untuk sementara kami tutup dulu," imbuhnya.

Baca juga artikel terkait PENATAAN KOTA atau tulisan lainnya dari Amad NZ

tirto.id - Flash News
Kontributor: Amad NZ
Penulis: Amad NZ
Editor: Siti Fatimah