tirto.id - Asmaul Husna Al-Jami artinya Yang Maha Mengumpulkan memiliki makna tersendiri bagi umat Islam. Lantas, apa saja dalil Asmaul Husna Al-Jami dan bagaimana cara mengamalkannya?
Muslimin dan muslimat dapat memahami serta mengamalkan Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, Asmaul Husna memiliki banyak rahasia keutamaan dan manfaat bagi kehidupan manusia di dunia maupun akhirat.
Dilansir dari laman NU Online, salah satu keistimewaan Asmaul Husna adalah sebagai doa. Dalam surah Al-A'raf ayat 180, umat yang berdoa dengan menyebut nama-Nya akan "memperoleh balasan atas apa yang mereka kerjakan".
Asmaul Husna Al Jami’ Apa Artinya?
Umat Islam umumnya mengetahui bahwa Al Jami’ adalah salah satu dari 99 Asmaul Husna yang dimiliki oleh Allah SWT. Asmaul Husna Al Jami artinya Yang Maha Mengumpulkan.
Al Jami’ berasal dari kata kerja jama’a-yajma’u yang berarti menghimpun. Dengan begitu, Ya Jami artinya menunjukkan bahwa Allah SWT memiliki sifat Yang Maha Menghimpun atau Yang Maha Mengumpulkan.
Akar kata Al Jami’ dalam bahasa Arab Klasik memiliki beberapa arti lain, seperti mengumpulkan, berkumpul untuk bersama, berkumpul bersama untuk bergabung bersama, berkumpul untuk berdamai, menghubungkan, menggabungkan koneksi, membuat persatuan, mengatur, menyelesaikan, atau menyelesaikan sesuatu permasalahan.
Asmaul Husna Al Jami’ secara sederhana memiliki makna bahwa Allah SWT merupakan Zat yang memiliki kekuatan untuk mengumpulkan seluruh makhluk-Nya di Hari Penghakiman. Allah SWT juga memiliki kekuatan untuk menyusun dan menghubungkan segala sesuatu, termasuk mengatur semua yang telah tersebar.
Dalil Asmaul Husna Al Jami’ dalam Al Qur’an
Umat Islam bisa melihat berbagai dalil Asmaul Husna Al Jami’ di dalam Al Qur’an. Al Jami artinya Yang Maha Mengumpulkan termuat di dalam surah Al-Imran ayat 9 dan surah At-Tur ayat 21 berikut.
1. Surah Ali-Imran Ayat 9
رَبَّنَآ اِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيْهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيْعَادَ ࣖ - ٩Arab Latin:
Rabbanā innaka jāmi'un-nāsi liyaumil lā raiba fīh, innallāha lā yukhliful-mī'ād.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya. Sungguh, Allah tidak menyalahi janji,”(QS Al-Imran [3]: 9).
2. Surah At-Tur Ayat 21
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِاِيْمَانٍ اَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَآ اَلَتْنٰهُمْ مِّنْ عَمَلِهِمْ مِّنْ شَيْءٍۚ كُلُّ امْرِئٍ ۢبِمَا كَسَبَ رَهِيْنٌ - ٢١Arab Latin:
Wallażīna āmanụ wattaba'at-hum żurriyyatuhum bi`īmānin alḥaqnā bihim żurriyyatahum wa mā alatnāhum min 'amalihim min syaī`, kullumri`im bimā kasaba rahīn.
Artinya:
“Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya,”(QS At-Tur [52]: 21).
Bagaimana Cara Mengamalkan Al Jami?
Umat Islam bisa mengamalkan Asmaul Husna Al-Jami’ dengan menjadikannya sebagai wirid dan zikir. Melalui dua amalan ini, muslimin dan muslimat dapat mengingatkan diri bahwa hanya Allah SWT Yang Maha Menghimpun.
Di samping itu, Asmaul Husna Al Jami’ juga dapat menjadi contoh sifat dan sikap dalam menjalani kehidupan di dunia. Contoh amalan Al-Jami' dalam kehidupan sehari-hari ini bermacam-macam.
Di antaranya adalah menerapkan berbagai perilaku, seperti membentuk diri muslim yang moderat, mampu menerima perbedaan yang ada, menghindari perpecahan, mendamaikan pertikaian, serta berbuat baik kepada sesama tanpa membedakan asal-usul dan sebagainya.
Ingin membaca lebih banyak artikel mengenai Asmaul Husna beserta dalil dan maknanya? Pastikan untuk melihat informasi terbaru seputar Asmaul Husna di sini.
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id





































