Menuju konten utama

Apakah Zohran Mamdani Pro-Palestina? Cek Faktanya

Zohran Mamdani dan dukungannya untuk Palestina jadi sorotan setelah terpilih jadi Wali Kota New York. Simak fakta lengkap pandangan politiknya di sini.

Apakah Zohran Mamdani Pro-Palestina? Cek Faktanya
⁠Zohran Mamdani. wikimedia/Dmitryshein
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Zohran Mamdani adalah Wali Kota muslim pertama New York City. Lantas, apakah ia pro Palestina? Cek faktanya berikut.

Zohran Mamdani terpilih sebagai Wali Kota (Mayor) ke‑111 Kota New York pada pemilihan umum (General Election) yang digelar pada 4 November 2025. Ia akan mulai menjabat secara resmi pada 1 Januari 2026.

Apakah Zohran Mamdani Pro-Palestina? Cek Faktanya

Zohran Mamdani, politisi asal Astoria, Queens, baru saja memenangkan pemilihan wali kota New York City, dikenal luas karena pandangan pro-Palestinanya yang tegas. Dalam berbagai kesempatan, Mamdani menyebut perjuangan rakyat Palestina sebagai “bagian sentral dari identitas saya”.

Mamdani juga kerap hadir di acara publik yang berhubungan dengan gerakan pro-Palestina di New York City, termasuk tampil bersama aktivis Mahmoud Khalil di acara komedian Ramy Youssef di Beacon Theater, Upper West Side.

Sikapnya ini menarik perhatian besar masyarakat Yahudi New York, kota dengan populasi Yahudi terbesar di dunia, yang kini menyoroti pandangannya terhadap Israel dan isu Timur Tengah.

Mamdani menegaskan bahwa Israel memiliki hak untuk eksis, namun ia menambahkan bahwa negara tersebut telah mengabaikan tanggung jawab terhadap hukum internasional, terutama terkait perlakuan terhadap rakyat Palestina.

Dalam forum bersama UJA-Federation of New York, ia menyatakan bahwa Israel seharusnya eksis “dengan kesetaraan hak bagi semua.” Ia juga menolak mendukung negara mana pun yang memiliki “hierarki kewarganegaraan berdasarkan agama.”

Dalam hal kebijakan, Mamdani secara terbuka mendukung gerakan Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) terhadap Israel, dengan alasan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk perjuangan non-kekerasan untuk menegakkan hukum internasional.

Dukungan terhadap BDS ini sudah ia tunjukkan sejak masa kuliah di Bowdoin College, ketika ia ikut mendirikan Students for Justice in Palestine dan mendukung boikot akademik terhadap universitas-universitas Israel.

Pasca serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, Mamdani mengeluarkan pernyataan berduka atas korban di kedua sisi, namun juga mengecam “deklarasi perang” Israel yang menurutnya akan memicu kekerasan lebih lanjut.

Ia juga menyebut serangan Israel di Gaza sebagai “genosida,” dan mengkritik dukungan Amerika Serikat terhadap Israel sebagai bentuk “subsidi terhadap genosida”.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina tidak boleh disalahartikan sebagai pembenaran atas kekerasan terhadap warga sipil, serta mengecam perayaan atas kematian warga Israel oleh sebagian aktivis pro-Palestina.

Di sisi lain, Mamdani berencana membentuk Department of Community Safety untuk menangani kejahatan kebencian di New York, termasuk terhadap komunitas Yahudi.

Sebagian orang menyerang Mamdani karena ia seorang Muslim atau karena latar belakangnya yang berbeda, bukan karena ide-idenya atau kebijakannya.

Salah satu yang tidak mendukung Mamdani adalah Donald Trump Jr. yang menuliskan di akun X miliknya jika kota New York telah runtuh.

New York City has fallen,” tulisnya di akun @DonaldJTrumpJr pada 25 Juni 2025, sehari setelah Mamdani memenangkan Pemilihan Pendahuluan (Primary) Partai Demokrat untuk jabatan Wali Kota Kota New York melalui sistem “ranked‑choice voting”.

Baca juga artikel terkait NEW YORK atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra