Apa Saja Ciri Ragam Bahasa Ilmiah dalam Bahasa Indonesia?

Oleh: Syamsul Dwi Maarif - 2 Agustus 2021
Dibaca Normal 2 menit
Mengetahui apa saja ciri dan karakter ragam bahasa ilmiah dalam bahasa Indonesia.
tirto.id - Ragam bahasa ilmiah merupakan bahasa Indonesia yang bersifat formal dan biasanya digunakan untuk menciptakan karya ilmiah seperti tulisan.

Bahasa Indonesia yang berkembang di kalangan masyarakat memunculkan gaya bahasa baru. Hal tersebut tentunya menjadikan banyaknya pemakaian bahasa pada semua kalangan masyarakat menjadi keliru dan tidak sesuai dengan ejaan yang ditetapkan.

Bahasa Indonesia dibagi menjadi dua dalam pemakaiannya, yaitu pemakaian bahasa secara lisan dan tulisan.

Bahasa lisan merupakan bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti untuk berkomunikasi, berpidato, berceramah, dan lainnya. Sedangkan, bahasa tulisan merupakan bahasa yang diimplementasikan dalam bentuk tulisan seperti buku, surat, dan lainnya.

Dalam bahasa Indonesia, bahasa dikelompokkan menjadi bahasa baku dan tidak baku. Bahasa baku biasanya digunakan untuk berbicara atau menulis dalam keadaan formal dan sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Sedangkan, bahasa tidak baku merupakan bahasa yang sudah tercampur dengan gaya bahasa dan menggunakan dialek kedaerahan. Bahasa tidak baku biasanya digunakan untuk berbicara atau menulis dalam situasi santai dan kekeluargaan.

Bahasa-bahasa baku yang digunakan untuk berbicara maupun menulis dalam penulisan ilmiah memunculkan ragam bahasa ilmiah.

Ragam bahasa ilmiah merupakan bahasa Indonesia baku yang digunakan untuk menciptakan karya-karya ilmiah.

Ragam bahasa ilmiah biasanya digunakan untuk menyampaikan dan memaparkan fakta, konsep, prinsip, dan teori.

Penggunaan ragam bahasa ilmiah diharapkan dapat menghasilkan sebuah media secara efektif dalam bentuk komunikasi lisan dan tertulis.

Dikutip dari Jurnal Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Penulisan Artikel Bahasa oleh Eti Ramaniyar Dkk (2019:35-36), beberapa ciri-ciri karakter dari ragam bahasa ilmiah menurut Chaer sebagai berikut:

1. Lugas

Segala sesuatu yang disampaikan secara langsung dan tidak berbelit-belit serta kalimat yang berbunga-bunga

2. Mematuhi Kaidah Gramatika

Kalimat-kalimat ilmiah sesuai dengan kadiah tata bahasa yang terlah ditetapkan

3. Efektivitas Kalimatnya Terpenuhi

Semua informasi dalam kalimat yang disampaikan oleh penulis (pengucap) sama persis dengan apa yang diterima oleh pembaca (pendengar).

4. Kosa Kata yang Digunakan

Menggunakan bahasa baku dan sesuai kaidah pemilihan kata (diksi) yang tepat.

5. Kalimatnya Bebas dari Ketaksaan (ambigu)

Kalimat yang digunakan tidak menimbulkan makna ganda (memiliki dua arti)

6. Bebas dari Makna Kias dan Figura Bahasa

Kalimat yang digunakan memiliki makna yang lugas.

7. Mematuhi Persyaratan Penalaran

Kalimat-kalimat yang digunakan dapat diterima oleh akal pikiran.

8. Mematuhi dan Menerapkan Kaidah

Kalimat yang digunakan harus mematuhi dan menerapkan serta sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku mengenai aturan ketatabahasaan.

Ragam Bahasa Ilmiah

Dikutip dari Makalah Kongres Bahasa: Variasi Ragam Bahasa dalam Kehidupan Remaja oleh Oktavina Lestari P, ragam bahasa ilmiah juga dibedakan berdasarkan media atau sarana, penutur, sikap penutur, dan pokok permasalahan. Secara lebih rinci dijelaskan sebagai berikut:

a. Berdasarkan Media

Ragam bahasa berdasarkan media dibagi menjadi ragam lisan dan ragam tulisan. Ragam lisan digunakan oleh penutur untuk melakukan komunikasi. Sedangkan, bahasa tulis dijabarkan dalam bentuk tulisan melalui huruf-huruf sebagai unsurnya.

b. Berdasarkan Penutur

Ragam penutur dibedakan berdasarkan ragam daerah dan ragam pendidikan penutur. Ragam daerah berarti terjadinya perbedaan pada setiap logat bahasa sesuai daerah asal penutur. Sedangkan, ragam pendidikan penutur merupakan pembeda antara kalangan pendidikan dengan non pendidikan dalam pelafalannya.

c. Berdasarkan Sikap Penutur

Ragam bahasa ilmiah juga dapat dibedakan dengan lawan bicara yang ditemui. Sebagai contoh seperti lawan bicara di muka umum, orang yang dihormati, komunikasi resmi, dan wacana teknis tentunya memiliki ragam bahasa berbeda yang digunakan.

d. Berdasarkan Pokok Permasalahan

Penggunaan ragam bahasa ilmiah juga dibedakan pada lingkungan, agama, dan profesi. Setiap tempat akan memiliki pemilihan kata yang disesuaikan dengan keadaannya.


Baca juga artikel terkait BAHASA INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Syamsul Dwi Maarif
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight