Apa Itu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Contohnya

Oleh: Syamsul Dwi Maarif - 9 April 2021
Dibaca Normal 2 menit
Penjelasan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di berbagai lingkungan kehidupan.
tirto.id - Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya untuk menularkan pengalaman mengenai perilaku hidup sehat melalui individu, kelompok, atau pun masyarakat luas dengan jalur-jalur komunikasi sebagai media berbagi informasi.

PHBS merupakan langkah awal menuju peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Program ini dapat diterapkan di berbagai lingkungan seperti sekolah dan rumah tangga.

Salah satu contoh PHBS di lingkungan sekolah ialah membuang sampah pada tempatnya dan mencuci tangan dengan sabun sebelum serta sesudah makan.

Pengertian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Dikutip dari laman Promkes Kemenkes (2016), PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat.

PHBS merupakan rekayasa sosial yang menjadikan banyak anggota masyarakat berperan aktif sebagai agen perubahan supaya mampu meningkatkan kualitas perilaku sehari-hari dengan tujuan hidup bersih dan sehat.

Dalam artikel bertajuk "Perilaku Hidup Bersih dan Sehat" pada laman RSUP Persahabatan (2019) disebutkan, tujuan PHBS adalah mencapai rumah tangga sehat, setiap anggota keluarga menjadi sehat, tidak mudah sakit, anak tumbuh sehat dan cerdas, serta anggota keluarga giat bekerja.

Selain itu, anggota rumah tangga diharapkan meningkatkan pengetahuan, kemauan dan kemampuan untuk melaksanakan PHBS, serta berperan aktif dalam gerakan PHBS di masyarakat.



Contoh Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Ada beberapa contoh PHBS dan manfaat pelaksanaannya sebagai berikut:

1. PHBS Rumah Tangga

PHBS ini bertujuan untuk memberdayakan anggota rumah tangga supaya tahu, mau, dan mampu berperilaku bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan di tingkat masyarakat.

Tujuan utama dari tatanan PHBS di tingkat rumah tangga adalah tercapainya rumah tangga yang sehat. Adapun contoh PHBS di lingkungan rumah tangga yaitu:

  • Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan
  • Memberi bayi ASI eksklusif
  • Menimbang bayi dan balita
  • Menggunakan air bersih
  • Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun
  • Menggunakan jamban sehat
  • Memberantas jentik di rumah
  • Makan buah dan sayur setiap hari
  • Melakukan aktivitas fisik setiap hari
  • Tidak merokok di dalam rumah


2. PHBS di Lingkungan Sekolah

PHBS ini merupakan langkah untuk memberdayakan siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah supaya dapat dan mau melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.

Adapun contoh PHBS di lingkungan sekolah yaitu:

  • Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan,
  • Mengonsumsi jajanan sehat,
  • Menggunakan jamban bersih dan sehat
  • Olahraga yang teratur
  • Memberantas jentik nyamuk
  • Tidak merokok di lingkungan sekolah
  • Membuang sampah pada tempatnya, dan
  • Melakukan kerja bakti bersama warga lingkungan sekolah untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

3. PHBS di Lingkungan Masyarakat

PHBS ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan mencegah penyebaran penyakit. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan pelayanan fasilitas kesehatan dan mampu mengembangkan kesehatan yang bersumber dari masyarakat.

Adapun contoh PHBS di lingkungan masyarakat yaitu:

  • Membiasakan gaya hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat.
  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Tidak merokok di lingkungan masyarakat.
  • Melakukan kerja bakti bersama warga masyarakat.
  • Bersama-sama memberantas jentik nyamuk.
  • Berolahraga bersama di lingkungan masyarakat.


4. PHBS di Lingkungan Kerja

PHBS di lingkungan kerja bertujuan untuk memberdayakan para pekerja supaya paham dan mau melakukan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan dalam menciptakan tempat kerja yang sehat.

Manfaat PHBS ini yaitu para pekerja mampu meningkatkan kesehatannya supaya tidak mudah terserang penyakit.

Selain itu, juga berguna untuk meningkatkan produktivitas kerja dan meningkatkan citra tempat kerja yang positif.

Adapun contoh PHBS di lingkungan kerja yaitu:
  • Membiasakan gaya hidup bersih dan sehat di lingkungan kerja.
  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Tidak merokok di lingkungan kerja.
  • Membawa bekal dari rumah yang lebih higienis.


Baca juga artikel terkait PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT atau tulisan menarik lainnya Syamsul Dwi Maarif
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight