tirto.id - Timnas Football 7 Indonesia tampil di Intercontinental Cup 2026 yang digelar di Roma pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026. Di laga pertama, Garuda kalah tipis 2-3 dari Italia sang tuan rumah.
Ikut sertanya Timnas Football 7 di turnamen internasional yang diselenggarakan oleh Football 7 International Federation jadi catatan unik. Pasalnya, seven a side football sekilas mirip dengan futsal, tetapi memiliki aturan dan cara main yang berbeda pula. Di samping itu, Football 7 adalah cabang yang punya induk organisasi sendiri dan tidak terikat dengan FIFA pula.
Mengenal Football 7 Alias Mini Soccer
Football 7 atau seven a-side football (sepak bola 7 Orang) adalah salah satu variasi sepak bola dengan cakupan lebih kecil. Olahraga ini dimainkan oleh tujuh pemain di setiap tim (7vs7), dengan satu pemain bertindak sebagai kiper dan 6 lainnya sebagai pemain lapangan.
Football 7 tidak terafiliasi dengan FIFA. Mereka punya ekosistem dan badan pengelola sendiri. Salah satunya adalah International Football Association 7 (IFA7) yang markas besarnya ada di Alberta, Kanada. Organisasi ini terbentuk pada 2015 dengan pendiri Daniel Balcorta.
Indonesia memiliki organisasi yang berafiliasi dengan IFA7, yaitu FA7 Indonesia. Dalam IFA7 World Championship 2026 yang digelar di Tegucigalpa, Honduras, Garuda keluar sebagai runner-up saat bentrok lawan tuan rumah.
Selain IFA7, ada pula International Football 7 Federation (FIF7). Organisasi inilah yang menyelenggarakan Intercontinental Cup 2026 yang diikuti Timnas Football 7 Indonesia. Berdiri sejak tahun 2011, organisasi FIF7 tercatat beranggotakan lebih dari 50 negara.
Masih ada induk seven a side football lainnya, yaitu Federacion Internacional de Futbol 7 (FIFO7S), badan pengelola yang lebih banyak berfokus di kawasan Amerika Selatan.
Aturan Main Football 7 & Bedanya dengan Futsal
Football 7 sekilas tampak mirip dengan futsal karena dimainkan di lapangan kecil, bukan lapangan sepak bola. Namun, sejatinya tidak sama. Perbedaan paling mencolok antara Football 7 dengan futsal terletak pada jumlah pemain, jenis lapangan, aturan permainan, hingga ukuran bola dan tingkat kontak fisik.
Football 7 atau seven a-side football dimainkan oleh tujuh orang dalam setiap tim (7 vs 7), dengan satu pemain bertindak sebagai kiper dan enam sisanya sebagai pemain lapangan. Sebaliknya, futsal hanya dimainkan oleh lima orang (5 vs 5).
Berdasarkan aturan IFA7, Football 7 dapat dimainkan di lapangan baik dengan rumput natural atau sintesis. Ukurannya adalah panjang 45-55 meter dengan lebar 25-35 meter.
Ukuran box penalti untuk Fotball7 adalah panjang 15 meter dan lebar 8 meter, dengan titik penalti 8 meter dari gawang. Ukuran gawangnya sendiri diatur 5 x 2,20 meter.
Soal ukuran bola, Football 7 punya ketentuan sendiri. Untuk kategori umum, lingkarnya adalah 68/69 cm, dengan berat 450 hingga 520 gram.
Dengan aturan laga 7 vs 7, tidak boleh ada pertandingan yang dimulai dengan kondisi lawan kurang dari 7 orang. Selain itu, jika ada tim yang pada akhirnya tersisa 3 pemain entah itu karena kartu merah, cedera, atau hal lain, laga dinyatakan selesai.
Durasi pertandingan Football 7 berbeda berdasarkan kategori usia. Untuk laga tim senior, waktu yang dipakai adalah 25x25 menit. Sementara itu, untuk laga U7, U9, U11, U13, dan U15 perempuan, waktunya 15 x 15 menit. Laga U15, U17, dan senior perempuan berlangsung 20 x 20 menit.
Jika pertandingan menunjukkan hasil imbang setelah durasi normal usai, maka perpanjangan waktu tidak boleh melebihi 10 menit untuk semua kategori, yang dibagi menjadi dua babak masing-masing selama 5 menit tanpa jeda.
Pada saat pertandingan berlangsung, pemain bisa terkena kartu kuning jika memegang jersey lawan, melakukan pelanggaran dengan hinaan dan tidak sportif, bersikap kasar, kiper menyentuh bola di luar area gawang, serta menghalangi atau memblokir lari lawan yang jelas menuju gawang. Jika pelanggaran itu berulang, pemain berpotensi diganjar kartu merah.
Dalam hal pelanggaran, setiap tim yang mencapai 5 pelanggaran dalam satu babak, maka akan dikenai hukuman "Shoot-Out" untuk setiap pelanggaran berikutnya hingga waktu atau periode tersebut berakhir. Namun, saat memasuki babak berikutnya, jumlah pelanggarannya kembali ke angka 0.
Alasan Football 7 Mulai Berkembang dan Diminati
Salah satu alasan utama Football 7 cukup populer dan mulai banyak diminati adalah dari sisi aksesibilitas. Olahraga ini lebih mudah diselenggarakan, serta tidak membutuhkan lahan sebesar lapangan sepak bola konvensional.
Selain itu, olahraga ini juga memiliki intensitas tinggi dengan ukuran lapangan yang memungkinkan pemain lebih sering menyentuh bola. Dengan kata lain, Football 7 akan membuat pemainnya lebih banyak terlibat. Mereka bakal terasah untuk berpikir kilat sekaligus mempertajam skill individu.
Keunggulan lain dari Football 7 adalah banyaknya turnamen besar baik di level klub maupun internasional. Olahraga ini bukan sekadar tempat menguras keringat pada akhir pekan atau mengasah cara berpikir taktis di lapangan. Football 7, seperti "saudaranya" yaitu futsal atau Mini Football, membuka kesempatan bagi Indonesia untuk bisa berlaga di level dunia.
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id

































