Menuju konten utama
Resesi Ekonomi

Antisipasi Resesi, Sandiaga Mendorong Anak Muda jadi Wirausaha

Sandiaga sebut UMKM memiliki peranan besar membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi global tahun depan.

Antisipasi Resesi, Sandiaga Mendorong Anak Muda jadi Wirausaha
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (kiri) menerima produk UMKM yang telah dikemas usai memberikan materi saat pelatihan pemasaran dan keuangan UMKM kreatif di Pendopo Khadijah, Sunggal, Medan, Sumatera Utara, Selasa (20/9/2022). ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Ief/foc.

tirto.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong anak muda menjadi wirausaha dengan menciptakan produk ekonomi kreatif. Hal ini sebagai upaya memperkuat perekonomian Indonesia menghadapi tantangan resesi global.

Sandiaga sebut, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peranan besar dalam membantu masyarakat, terutama pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi tekanan ekonomi global tahun depan.

“Kita lihat bahwa UMKM inilah tulang punggung ekonomi kita. Jadi tahun depan kalau ada yang bilang ekonomi kita gelap, nah center-nya 85 UMKM yang ada di depan kita di sini, di acara PAMER (Pekan Anak Muda Eksis dan Kreatif),” kata Sandiaga saat menghadiri acara PAMER di Sleman, DI Yogyakarta, lewat keterangan resmi, Sabtu (5/11/2022).

Sandiaga mengatakan UMKM memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yakni sebesar 61 persen pada 2020 dan ditargetkan meningkat hingga 65 persen pada 2024. UMKM pun dinilai mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja dan menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi di Indonesia.

“Kalau anak muda 5 persennya menciptakan usaha, maka 97 persen lapangan kerja akan tercipta.” kata Sandiaga.

Lebih lanjut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), kata dia, akan terus mendorong penciptaan wirausaha muda dan penguatan ekosistem digital melalui beberapa program.

“Antara lain Wirausaha Digital Mandiri (WIDURI) Ekonomi Kreatif, Bedah Desain Kemasan (BEDAKAN), Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI), Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (KaTa Kreatif), hingga Santri Digitalpreneur Indonesia,” kata Sandiaga.

Baca juga artikel terkait RESESI 2023

tirto.id - Ekonomi
Sumber: Antara
Editor: Abdul Aziz