Menuju konten utama

Anggaran MBG 2027 Berpeluang Turun ke Bawah Rp240 Triliun

Pemerintah membuka peluang menurunkan anggaran BGN pada 2027 dari Rp240,2 triliun karena efisiensi program MBG tahun ini.

Anggaran MBG 2027 Berpeluang Turun ke Bawah Rp240 Triliun
Pekerja menyiapkan paket makanan untuk program makan bergizi gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sumatera Selatan di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (19/8/2026). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah membuka peluang untuk menurunkan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027, dari semula sebesar Rp240,2 triliun dalam Rancangan APBN 2027.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, peluang penurunan anggaran tersebut berasal dari efisiensi yang dilakukan BGN pada tahun ini.

"Pada dasarnya akan ada efisiensi-efisiensi yang dilakukan, yang membuat nanti anggarannya nggak sebesar yang dianggarkan, yang dipakai nanti," kata Purbaya usai bertemu Kepala BGN Sudaryono di Kementerian Keuangan, Jumat (28/8/2026).

Menurut Purbaya, efisiensi yang dilakukan sepanjang 2026 akan menjadi pertimbangan dalam penyusunan anggaran MBG 2027. Ia juga memperkirakan kebutuhan anggaran tahun depan dapat lebih rendah dibandingkan angka yang telah dialokasikan dalam RAPBN 2027.

Namun, Purbaya belum menyebutkan besaran potensi penghematan tersebut, dan meminta angka tersebut dikonfirmasi langsung kepada BGN karena proses penghitungannya masih berlangsung.

"Nanti Anda tanya ke BGN, angka prosesnya," kata dia.

Purbaya juga memastikan bahwa efisiensi BGN tetap dilakukan bersamaan dengan rencana pembukaan dapur MBG baru. Ini lantaranBGN mendapat banyak permintaan dari sekolah untuk mengikuti program tersebut.

Meski langkah tersebut akan menambah ribuan dapur, Purbaya menyebut BGN juga berencana akan menutup sejumlah dapur yang dinilai tidak sesuai dengan desain program. "Yang dibuka, ada yang ditutup juga kan," ujarnya.

Purbaya juga mengatakan terdapat rencana perubahan skema insentif bagi pengelola dapur MBG. Namun, dia belum mengetahui secara terperinci besaran dan bentuk perubahan tersebut.

Adapun untuk pembiayaan program MBG yang telah tercantum dalam RAPBN 2027, Purbaya memastikan masih akan tetap berjalan. Hanya saja, ada mekanisme realokasi anggaran antarpos untuk membiayai kebutuhan tertentu BGN. "Dia bilang akan ada realokasi dari satu pos ke pos itu. Dananya boleh dipakai," kata Purbaya.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana