Menuju konten utama

Amirul Hajj Kawal Pelaksanaan Haji 2026 Lancar dan Jemaah Mabrur

Gus Irfan memastikan semua proses pelaksanaan haji 2026 berjalan lancar, aman, nyaman, dan kembali ke Tanah Air dengan predikat mabrur.

Amirul Hajj Kawal Pelaksanaan Haji 2026 Lancar dan Jemaah Mabrur
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, sedang berbincang dengan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Selasa (19/5/2026). Kredit foto/Tim Media Center Haji (MCH) 2026.

tirto.id - Rombongan Amirul Hajj gelombang kedua yang dipimpin Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, telah sampai di Jeddah pada Selasa (19/5/2026). Ia akan memastikan semua proses pelaksanaan haji 2026 berjalan lancar, aman, nyaman, dan jemaah kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.

"Itu harapan kita semua," kata pria yang akrab disapa Gus Irfan tersebut saat ditemui Tim Media Center Haji (MCH) 2026 di Jeddah, Arab Saudi.

Para rombongan Amirul Hajj ini akan menuju Makkah dan bergabung dengan rombongan gelombang pertama yang sudah sampai lebih dulu, seperti Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak; tokoh muslim Tionghoa, Jusuf Hamka atau Babah Alun; serta Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Komjen Pol (Purn), Suntana; serta Wamenhan Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan.

Sementara rombongan Amirul Hajj yang bersama Gus Irfan, antara lain: Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, Abdul Muhaimin Iskandar, Romo M. Syafii, Muhadjir Effendy, Heri Hermansyah, Hj. Safira Machrusah, M., Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim Abdullah, dan Prof. Dr. KH. Hasyimsyah Nasution.

"Sebagian besar rombongan akan langsung ke Makkah untuk mempersiapkan kegiatan di sana, sementara saya akan tinggal di sini semalam karena besok pagi ada undangan seminar dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi," kata Gus Irfan, Selasa (19/5/2026).

Saat tiba di Jeddah, Gus Irfan dan rombongan Amirul Hajj ini langsung meninjau kedatangan jemaah dari Embarkasi Kertajati, Jawa Barat.

"Alhamdulillah kami sudah sampai di sini. Tadi mendapatkan pemaparan bahwa sudah 93 persen jemaah sudah hadir di Tanah Suci. Mudah-mudahan yang lainnya segera menyusul," kata Gus Irfan menambahkan.

Sementara itu, Muhaimin Iskandar yang juga Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, bersyukur karena angka kematian jemaah haji tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu.

"Ini perkembangan yang baik. Kemudian kesehatan terjaga. InsyaAllah semua lancar," kata pria yang akrab disapa Cak Imin tersebut.

Berdasarkan dashboard.haji.go.id, per 20 Mei 2026, jemaah haji Indonesia yang telah tiba di Tanah Suci sudah mencapai 192,9 ribu. Jemaah gelombang kedua ini akan terus berdatangan hingga terakhir pada 21 Mei 2026.

Jemaah akan mulai didorong ke Arafah pada 8 Dzulhijjah atau 25 Mei 2026 untuk melaksanakan wukuf di Padang Arafah sebagai bagian dari rukun haji pada 9 Dzulhijjah atau 26 Mei 2026.

Kemudian, usai magrib pada 9 Dzulhijjah nanti, jemaah haji akan didorong ke Muzdalifah untuk mabit hingga tengah malam. Lalu, jemaah akan melontar jumrah aqabah pada 10 Dzulhijjah atau 27 Mei 2026.

Bagi jemaah yang mengambil nafar awal, akan menginap di tenda Mina hingga tanggal 12 Dzulhijjah, sementara jemaah yang ikut nafar tsani akan mabit di Mina hingga 13 Dzulhijjah. Selama di Mina, jemaah akan melakukan lempar jumrah ula, wustha, dan aqabah. Jemaah akan berjalan kaki dari tenda Mina menuju jamarat yang jaraknya minimal 4,5 km melewati dua terowongan.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Abdul Aziz

tirto.id - Flash News
Reporter: Abdul Aziz
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Bayu Septianto