Menuju konten utama

AHY Minta Menhub Investigasi Imbas KRL Anjlok & Kecelakaan Kapal

AHY menegaskan, Presiden Prabowo memberikan instruksi langsung kepadanya agar masalah transportasi Indonesia dapat diselesaikan di semua sektor.

AHY Minta Menhub Investigasi Imbas KRL Anjlok & Kecelakaan Kapal
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memberikan paparan terkait pelaksanaan International Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta, Senin (28/5/2025). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.

tirto.id - Menteri Koordinator bidang Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), akan menginvestigasi pelaksanaan layanan transportasi di Indonesia imbas banyak peristiwa kecelakaan berkaitan dengan transportasi umum. AHY akan bekerja sama dengan Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, untuk menangani kasus kecelakaan kapal dan kereta yang terjadi beberapa waktu terakhir.

"Saya sudah menyampaikan dengan Menteri Perhubungan. Kita akan investigasi secara utuh ya agar tidak terjadi lagi kesalahan-kesalahan transportasi kereta termasuk juga transportasi laut," kata sosok yang akrab disapa AHY, di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (6/8/2025).

Dalam evaluasi tersebut, AHY menyebut pemerintah akan menganalisa penyebab kecelakaan yang terjadi dalam waktu dekat itu. Politikus Partai Demokrat ini ingin tahu apakah kecelakaan dikarenakan faktor kelalaian manusia atau faktor alam dan lain sebagainya.

"Saya sudah menyampaikan bahwa harus diinvestigasi secara penuh, apakah itu masalah teknis, masalah keretanya termasuk prasarana pendukungnya, termasuk kapal apakah memang kondisinya tidak layak atau ada faktor fatigue, human error dan lain sebagainya," terangnya.

AHY mengaku telah menyampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto terkait kecelakaan kapal dan kereta tersebut. Prabowo juga telah memberi instruksi langsung pada AHY untuk segera mencari solusi dalam penanganan masalah transportasi di Indonesia. Tidak hanya terkait kapal atau kereta, namun moda angkutan lainnya seperti pesawat hingga kendaraan bermotor.

"Jika masalahnya adalah karena kekurangan jumlah, maka kita harus menambah, kalau usianya juga sudah tua ya harus diremajakan, maintainancenya harus semakin baik dan faktor human error harus semakin dikurangi," terangnya.

Namun, sejauh ini, AHY menyimpulkan bahwa faktor penyebab kecelakaan bukan karena alasan tunggal. Ada penyebab dari manusia dan juga dari teknisnya.

"Nanti Kementerian Perhubungan yang bisa menjelaskan secara lebih detail. Tetapi ada elemen-elemen teknisnga, ada elemen juga dari human error-nya," ungkapnya.

Baca juga artikel terkait TRANSPORTASI UMUM atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Andrian Pratama Taher