Menuju konten utama

Ahok Akan Tertibkan Semua Taksi di Jakarta

Ahok Akan Tertibkan Semua Taksi di Jakarta

tirto.id -  

[caption id="attachment_57455" align="alignnone" width="1500"]Ratusan angkutan umum jenis taksi terparkir diruas jalan Semanggi saat melakukan unjuk rasa di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (22/3). Dalam aksinya mereka menuntut untuk pemerintah segera menutup armada angkutan plat hitam berbasis aplikasi. TIRTO/Andrey Gromico Ratusan angkutan umum jenis taksi terparkir di ruas jalan Semanggi saat melakukan unjuk rasa di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (22/3). TIRTO/Andrey Gromico[/caption]

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengatakan taksi-taksi konvensional di daerah sekitar Jakarta, di antaranya Tangerang, Depok dan Bekasi sering melakukan pelanggaran aturan.

Ahok, sapaan akrab Basuki, mengatakan pelanggaran aturan yang dilakukan oleh taksi-taksi konvensional tersebut, adalah mengangkut penumpang di wilayah DKI Jakarta, sedangkan taksi itu berasal dari daerah sekitar Jakarta, di antaranya Tangerang, Depok dan Bekasi.

"Padahal aturannya, taksi-taksi dari luar Jakarta hanya boleh mengantar penumpang ke Jakarta. Tidak boleh mengangkut penumpang di Jakarta. Jadi, bisa dikatakan taksi konvensional itu sudah melanggar aturan," ujar Ahok.

Untuk mencari jalan keluar atas permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuat peraturan tegas untuk menertibkan operasional angkutan taksi di seluruh wilayah Ibu Kota. Ahok pun berencana memanggil seluruh pengusaha angkutan umum yang ada di Ibu Kota untuk diskusi bersama.

"Oleh karena itu, saya mau panggil semua pengusaha angkutan umum di Jakarta untuk duduk bersama. Dengan begitu, bisa dicarikan solusi yang tepat untuk masalah ini," tutur Basuki.

Sementara itu, terkait unjuk rasa yang digelar oleh ratusan pengemudi angkutan umum pada Selasa (22/3) kemarin, dia meminta agar peserta unjuk rasa yang berlaku anarkis segera dipidanakan.

"Kalau terbukti ada peserta unjuk rasa yang anarkis, saya minta supaya difoto, catat identitasnya, kemudian langsung dipidanakan. Lagi pula, yang anarkis itu kan biasanya terekam kamera pengawas atau Closed-Circuit Television (CCTV)," ungkap Basuki. (ANT)

Baca juga artikel terkait AHOK atau tulisan lainnya

tirto.id - Hukum
Reporter: Rima Suliastini