tirto.id - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko HAM Imipas) Yusril Ihza Mahendra berujar, Tim Reformasi Kepolisian bakal dibentuk Presiden Prabowo dalam waktu dekat.
Yusril mengatakan, Penasihat Khusus Presiden dan Reformasi Kepolisian Ahmad Dofiri juga bakal terlibat dalam Tim Reformasi Kepolisian itu.
"Tadi Pak Presiden juga mengatakan kepada saya bahwa akan membentuk Tim Reformasi Kepolisian, itu mungkin dalam 2-3 minggu ke depan akan dibentuk timnya," ucapnya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).
"Kalau tadi Pak Ahmad Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden juga ikut menangani reformasi kepolisian," sambung dia.
Yusril mengaku masih belum mengetahui siapa yang akan memimpin tim tersebut. Namun, Yusril mengatakan, Prabowo akan membuat keputusan presiden (keppres) soal pembentukan Tim Reformasi Kepolisian.
"Belum tahu [pimpinan Tim Reformasi Kepolisian], dan siapa yang akan menjadi anggota tim masih disusun, dan biasanya nanti akan dibuat keputusan presiden siapa yang akan memimpin," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, pendeta Gomar Gultom menyatakan Prabowo Subianto menyetujui pembentukan tim reformasi polri. Hal ini ia nyatakan usai Gomar yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menemui Prabowo di Istana Negara, Kamis (11/9/2025).
Menurut dia, reformasi Polri merupakan bagian dari tuntutan masyarakat yang digaungkan selama rentetan aksi unjuk rasa se-Indonesia mulai 25 Agustus 2025.
"Tadi juga disampaikan oleh Gerakan Nurani Bangsa perlunya evaluasi dan reformasi kepolisian, yang disambut juga oleh Pak Presiden akan segera membentuk tim atau komisi reformasi kepolisian. Saya kira ini juga atas tuntutan dari masyarakat yang cukup banyak," ucapnya.
Gomar menyatakan, pembentukan tim reformasi Polri juga menjadi salah satu tuntutan yang diamini Prabowo. Di satu sisi, Prabowo disebut telah mengantongi konsep tim reformasi tersebut.
Ia menilai keinginan GNB sudah sejalan dengan Prabowo. Gomar lantas berharap Prabowo dapat menerapkan keinginan pembentukan tim reformasi tersebut.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id

































