Wakil Ketua Banggar Jatuh di Rapat Paripurna DPR karena Hipertensi

Reporter: Irfan Amin - 30 Jun 2022 19:22 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan penyebab Wakil Ketua Banggar Muhidin terjatuh karena mengalami hipertensi.
tirto.id - Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI Muhidin Mohamad Said menyatakan kesehatannya sudah kembali pulih usai sempat terjatuh saat mengikuti sidang rapat paripurna DPR RI, Kamis (30/6/2022). Muhidin terjatuh usai menyerahkan laporan anggaran RAPBN dan rencana kerja pemerintah tahun 2023 kepada pimpinan DPR.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPR RI, seluruh sesepuh dan pengurus Partai Golkar. Dan juga kepada para mass media yang telah memberikan atensi kepada saya. Saya tadi merasa konsentrasi hilang," kata Muhidin dalam video singkat kepada wartawan, Kamis (30/6/2022).

Muhidin menuturkan bahwa dirinya hanya kehilangan kesadaran sesaat namun segera kembali pulih sesaat setelah itu.

"Saat ini saya sudah kembali pulih dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi kita semua. Terima kasih," terangnya.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar menyampaikan bahwa Muhidin mengalami hipertensi. Namun bisa kembali beraktivitas usai jatuh.

"Pak Muhidin sempat black out sebentar dan jatuh namun bisa kembali berdiri," jelasnya.

"Info dari dokter bagian pelayanan medik bahwa beliau ada hipertensi," terangnya.

Indra juga menyebut bahwa pihak klinik DPR RI sudah melakukan tindak lanjut atas kasus jatuhnya Muhidin di saat rapat paripurna.

"Saat ini sudah diobservasi lebih lanjut oleh klinik kami. Dan untuk memastikan tentu harus dengan MCU," ungkapnya.

Dalam pengamatan Tirto, Muhidin terjatuh sesaat setelah menyerahkan laporan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani. Di saat Muhidin terjath sejumlah ketua dan anggota DPR juga ikut berusaha membantu hingga akhirnya dibawa keluar ruangan dengan menggunakan kursi roda.


Baca juga artikel terkait DPR atau tulisan menarik lainnya Irfan Amin
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto

DarkLight