tirto.id - Mahasiswa dari berbagai universitas yang menggelar aksi unjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, membubarkan diri dengan tertib dalam aksi yang berakhir damai, Jumat (12/6/2026).
Sebagaimana dikutip Antara, massa membubarkan diri setelah berdialog dengan aparat keamanan. Mereka mulai meninggalkan lokasi unjuk rasa sekitar pukul 21.00 WIB sambil membubarkan diri. Unjuk rasa mahasiswa digelar sejak Jumat siang.
Rombongan mahasiswa dengan berbagai warna almamater itu tiba sekitar pukul 14.30 WIB, dengan mencoba masuk ke kawasan Bundaran HI. Mereka melakukan jalan kaki (long march) dari kawasan Semanggi hingga kawasan Dukuh Atas sebelum ditahan masuk area Bundaran HI. Aksi yang berlangsung sekitar tujuh jam tersebut berlangsung kondusif, meskipun sempat memanas beberapa kali dikarenakan adanya upaya untuk menerobos penjagaan petugas.
Aksi yang berlangsung hingga malam hari itu juga tidak menimbulkan gesekan yang berarti antara petugas dan mahasiswa, karena petugas keamanan melayani dan memberikan ruang bagi para demonstran. Setelah mahasiswa membubarkan diri, petugas keamanan langsung mensterilkan lokasi demonstrasi dari warga maupun pengemudi ojek online yang memarkirkan kendaraan di tepi jalan.
Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Sebanyak 4.151 personel disiagakan, terdiri dari 3.651 personel Polri dan 500 personel TNI dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa dari berbagai universitas itu.
Dalam demo tersebut, setidaknya ada lima tuntutan yang disampaikan salah satu kelompok massa, yakni BEM UI. Tuntutan tersebut antara lain menghentikan pemborosan APBN, turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, hentikan program MBG dan Koperasi Merah Putih, hentikan militerisme di ranah sipil, dan desak pemerintah mengakui kesalahan.
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id





























