Menuju konten utama

TNI AL dan Kemlu Usut Temuan Drone Kapal Selam di Gili Trawangan

TNI AL dan Kemlu tengah mengidentifikasi drone kapal selam tersebut, termasuk benar tidaknya berasal dari Cina.

TNI AL dan Kemlu Usut Temuan Drone Kapal Selam di Gili Trawangan
Kantor Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. (FOTO/Yohanes Hasiholan)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut, Laksamana Pertama Tunggul, merespons perihal dugaan adanya drone kapal selam asal Cina yang memasuki perairan Indonesia atau tepatnya di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat. Drone yang diduga dari Cina tersebut ditemukan oleh nelayan setempat pada Senin (6/4/2026).

Menindaklanjuti hal tersebut, pihak TNI AL telah melakukan pengamanan dan menyimpan drone tersebut di Lanal Mataram dengan pengawalan dan pengawasan ketat dari Polisi Militer Lanal Mataram.

"Langkah pengamanan area melalui pemasangan police line sebelumnya telah dilakukan guna memastikan prosedur investigasi berjalan sesuai standar," kata Tunggul kepada Tirto, Rabu (8/4/2026).

Meski belum mengonfirmasi kebenaran bahwa drone kapal selam tersebut berasal dari Cina, namun Tunggul menegaskan bahwa TNI AL langsung menerjunkan tim ahli untuk mengidentifikasi benda tersebut.

"TNI AL melalui tim ahli dari satuan TNI AL terkait, secepatnya akan melakukan pemeriksaan mendalam (identifikasi teknis) terhadap perangkat tersebut guna mengetahui asal-usul, fungsi, maupun data-data yang terkandung di dalamnya," ujarnya.

Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan tengah menjalin koordinasi erat dengan TNI AL terkait temuan kapal selam tanpa awak (unmanned underwater vehicle/UUV) atau drone laut di wilayah perairan Indonesia.

Juru Bicara 1 Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengonfirmasi bahwa saat ini pihak militer sedang melakukan identifikasi mendalam guna memastikan asal-usul dan tujuan pengoperasian perangkat teknologi bawah air tersebut.

"Terkait yang menanyakan terkait kapal selam [tanpa awak], kami juga akan terus berkoordinasi. TNI AL juga kan telah menyampaikan mereka masih melakukan identifikasi, investigasi awal terkait hal ini," kata Yvonne dalam konferensi pers mingguan di Jakarta.

Baca juga artikel terkait DRONE BAWAH LAUT atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto