Menuju konten utama

Tercatat 1,8 Juta Siswa SMA/MA Ikuti Ujian Nasional Hari Ini

Kemdikbud meminta agar pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bebas dari aksi kecurangan. Sanksi keras akan tetap diberlakukan jika terdapat guru yang terlibat dalam kecurangan UN.

Tercatat 1,8 Juta Siswa SMA/MA Ikuti Ujian Nasional Hari Ini
Ilustrasi. Sejumlah siswa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK di SMKN 4 Kota Jambi, Jambi, Senin (3/4). Dinas Pendidikan Provinsi Jambi mencatat UNBK SMK di daerah itu diikuti 13.183 siswa. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan.

tirto.id - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mencatat, sebanyak 1,8 juta siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) mengikuti Ujian Nasional (UN) yang dimulai pada hari ini Senin (10/4/2017) hingga Rabu (12/4/2017) mendatang.

"Pagi ini, sebanyak 1.812.035 siswa SMA/MA mengikuti UN. Kami berharap pelaksanaan UN berjalan lancar dan tanpa kecurangan," ujar Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Kemdikbud, Nizam, di Jakarta.

Dikutip dari Antara, sebanyak 1.812.035 siswa tersebut berasal dari 20.557 sekolah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10.905 sekolah atau 667.741 peserta mengikuti Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). Sementara itu, sebanyak 9.652 sekolah atau 1.144. 294 peserta mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Nizam berharap pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMA berjalan lancar, karena soal - soal untuk SMA lebih sederhana dan tidak menggunakan video animasi. "Sehingga bisa diakses berbagai komputer dengan raga spesifikasi yang berbeda," ungkapnya.

Selain itu, ia juga meminta agar pelaksanaan UN bebas dari aksi kecurangan.

"Pendidikan harus kita jauhkan dari kecurangan, integritas anak kita bangun mulai dari pendidikan. Sekolah harus menjadi zona berintegritas, bebas kecurangan." paparnya.

Nizam mengaku bersyukur karena laporan kecurangan jauh lebih kecil dari tahun lalu. Meski begitu, sanksi keras akan tetap diberlakukan jika terdapat oknum yang terlibat dalam kecurangan.

"Namun kita tetap harus waspada. Pak Mendikbud sudah menyampaikan bagi guru yang terlibat melakukan kecurangan akan diberi sanksi keras. Mulai dari penghentian tunjangan profesi, mencabut sertifikat, sampai pemecatan," tegsanya.

Pada UN 2017 untuk tingkat SMA, hanya ada empat mata pelajaran yang diujikan, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan satu mata pelajaran pilihan sesuai jurusan. Siswa dibebaskan memilih satu di antara tiga mapel dalam jurusannya sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Pada tahun sebelumnya, terdapat enam mata pelajaran yang diujikan, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan tiga mata pelajaran sesuai jurusan . Sementara itu, untuk jurusan IPA, ditambah mapel Fisika, Kimia, dan Biologi. Adapun untuk jurusan IPS, ditambah mapel Geografi, Sosiologi, dan Ekonomi; dan untuk jurusan Bahasa, ditambah mapel Sastra Indonesia, Antropologi, dan Bahasa Asing.

Baca juga artikel terkait UNBK 2017 atau tulisan lainnya dari Yuliana Ratnasari

tirto.id - Pendidikan
Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari