Menuju konten utama

Tanggal 24 Mei Memperingati Apa? Ada Hari Markhor Internasional

Simak daftar peringatan internasional yang jatuh setiap tanggal 24 Mei. Ada peringatan Hari Skizofrenia Sedunia.

Tanggal 24 Mei Memperingati Apa? Ada Hari Markhor Internasional
Kalender Juni 2025. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Setiap tanggal 24 Mei menjadi momen penting untuk sejumlah peringatan internasional, salah satunya ialah peringatan Hari Markhor Internasional.

Tanggal 24 Mei tahun 2025 ini akan jatuh pada hari Sabtu. Sedikitnya terdapat tiga peringatan penting internasional pada tanggal tersebut.

Tiga peringatan penting setiap 24 Mei, meliputi Hari Markhor Internasional, Hari Skizofrenia Sedunia, dan Hari Perempuan Internasional Untuk Perdamaian & Perlucutan Senjata. Simak informasi selengkapnya di bawah ini:

Hari Markhor Internasional

Hari Markhor Internasional adalah hari peringatan yang ditetapkan untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya konservasi markhor, yaitu sejenis hewan kambing gunung besar (Capra Falconeri) yang terancam punah dan merupakan salah satu spesies langka di Asia Selatan.

Markhor dikenal sebagai hewan endemik yang hidup di daerah pegunungan, seperti Pakistan, India Utara, Afghanistan, Tajikistan, Uzbekistan, dan Turkmenistan. Hewan ini memiliki tanduk ikonik yang melilit dan menjadi salah satu daya tarik bagi pemburu liar serta dunia internasional.

Pada beberapa dekade lalu, populasi markhor terus menurun karena perburuan liar, hilangnya habitat akibat deforestasi dan ekspansi manusia, serta persaingan dengan ternak domestik untuk akses makanan.

Karena kelangkaannya, markhor termasuk dalam Appendix I dari CITES (Convention on International Trade in Endangered Species), yang melarang perdagangan internasionalnya kecuali untuk tujuan ilmiah atau konservasi tertentu.

Hari Skizofrenia Sedunia

Istilah skizofrenia secara harfiah berarti "terpecahnya pikiran" dan dicetuskan pada tahun 1910 oleh psikiater Swiss Dr. Paul Eugen Bleuler. Seiring berjalannya waktu, penyakit ini mulai mendapat perhatian lebih, dan Yayasan Skizofrenia Nasional menetapkan tanggal 24 Mei sebagai Hari Skizofrenia Sedunia.

Hari ini dimaksudkan untuk menghormati Dr. Philippe Pinel dari Prancis, seorang tokoh utama dalam upaya awal untuk menyediakan perawatan dan pengobatan yang manusiawi bagi penderita gangguan mental. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, penyakit ini menyerang lebih dari 22 juta orang di seluruh dunia.

Hari Skizofrenia Sedunia yang diperingati setiap 24 Mei memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan skizofrenia, yaitu gangguan mental serius yang mempengaruhi jutaan orang di berbagai belahan dunia. Peringatan ini ditujukan untuk melawan mitos-mitos yang berkembang.

Hari Perempuan Internasional untuk Perdamaian & Perlucutan Senjata

Hari Perempuan Internasional untuk Perdamaian dan Perlucutan Senjata, yang diperingati setiap tanggal 24 Mei, merupakan momen penting untuk menghormati perjuangan perempuan di seluruh dunia dalam memajukan perdamaian dan mengadvokasi perlucutan senjata, khususnya senjata nuklir.

Hari ini tidak hanya bertujuan untuk merayakan kontribusi perempuan dalam menciptakan dunia yang lebih damai, tetapi juga untuk memperkuat suara mereka dalam menentang kekerasan dan ancaman senjata yang merusak.

Dengan fokus pada penghentian penggunaan senjata nuklir, peringatan ini menegaskan komitmen global untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari ketegangan militer.

Sejarah Hari Perempuan Internasional untuk Perdamaian dan Perlucutan Senjata berakar pada gerakan feminis pasifis yang muncul di Eropa pada tahun 1980-an. Gerakan itu sebagai respons terhadap penumpukan senjata dan proliferasi senjata nuklir selama Perang Dingin.

Gerakan ini, yang dipelopori oleh kelompok seperti Women’s International League for Peace and Freedom, menyoroti peran kunci perempuan dalam menentang militerisasi dan mempromosikan dialog damai.

Peringatan ini menjadi simbol perjuangan tersebut, yang tidak hanya menolak senjata sebagai solusi konflik, tetapi juga memperjuangkan visi dunia yang lebih adil dan harmonis.

Sejak saat itu, peringatan ini telah berkembang menjadi platform global, dengan berbagai kegiatan seperti pawai perdamaian, diskusi panel, dan kampanye kesadaran yang diadakan di banyak negara, termasuk oleh organisasi seperti Women Peacemakers Program (WPP), untuk memperkuat pesan perdamaian.

Baca juga artikel terkait HARI PENTING atau tulisan lainnya dari Irwan Syambudi

tirto.id - Edusains
Kontributor: Irwan Syambudi
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Indyra Yasmin