Menuju konten utama

Survei Kepuasan Prabowo Cuma 79%, Istana Fokus Pecepatan Program

Mensesneg, Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah saat ini fokus untuk membasmi kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan melalui renovasi sekolah.

Survei Kepuasan Prabowo Cuma 79%, Istana Fokus Pecepatan Program
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers usai mengikuti kegiatan Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/1/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.

tirto.id - Istana tidak mau ambil pusing soal hasil survei Indikator Politik Indonesia, yang menyatakan bahwa tingkat kepuasan responden terhadap kerja Presiden Prabowo Subianto hanya sebesar 79,9 persen.

Pemerintah saat ini bukan mengejar merupakan hasil survei, baik yang dirilis Indikator Politik Indonesia maupun lembaga sigi lainnya. Sebaliknya, yang kini fokus Pemerintahan Prabowo dorong adalah bagaimana program-program Kabinet Merah Putih dapat terlaksana lebih cepat, sehingga dapat benar-benar efektif mengurangi beban masyarakat.

“Sebagaimana setiap ada hasil survei, bagi kami sesungguhnya bukan itu yang kita kejar. Bukan hasil survei, yang kita kejar adalah mempercepat program-program yang memang kita yakini itu bisa mengurangi beban-beban dan masalah-masalah yang ada di masyarakat kita,” tegas Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi kepada awak media, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).

Akselerasi program, kata Prasetyo adalah sebuah keniscayaan. Karena dalam beberapa kesempatan, Prabowo selalu menekankan bahwa Indonesia saat ini tengah "berperang" melawan kemiskinan, kualitas pendidikan, hingga kualitas kesehatan yang rendah.

“Ini perang dalam tanda kutip ya, jangan diartikan dengan salah. Musuh kita hari ini itu, jadi kita ingin bekerja sekeras-kerasnya untuk mencapai itu,” tambahnya.

Dus, jika hasil survei merupakan cerminan dari suara publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo, Istana akan menyerahkan kembali keputusan untuk menilai kepada masyarakat. Hari ini yang dilakukan pemerintah adalah fokus untuk membasmi kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan melalui renovasi sekolah, dan lain sebagainya.

“Tapi kita tidak mengejar itu. Karena sesungguhnya juga masih banyak yang kita belum puas terhadap program-program yang kita inginkan cepat bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, cepat bisa mengurangi kesulitan-kesulitan masyarakat dan itu juga belum semuanya kan, masih butuh waktu,” tegas Prasetyo.

Sementara itu, meski hanya mencetak skor 79,9 persen, namun hasil survei kepuasan kinerja Prabowo ini lebih tinggi ketimbang skor yang diperoleh Susilo Bambang Yudhoyono maupun Joko Widodo dalam masa awal pemerintahan keduanya.

Hanya saja, di balik angka tersebut masih terdapat 19,3 persen masyarakat yang mengaku tidak puas dengan kinerja Prabowo karena penyaluran bantuan yang dinilai tidak merata atau tidak tepat sasaran, ekonomi Indonesia yang melami tren perlambatan, kesulitan masyarakat untuk mendapat pekerjaan, hingga harga kebutuhan pokok yang masih mahal.

Baca juga artikel terkait INDIKATOR POLITIK atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Alfons Yoshio Hartanto