Menuju konten utama
Timnas Indonesia

Statistik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Pantas Dipecat?

Ini statistik Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia sepanjang hampir setahun menukangi Tim Garuda. Apakah ia pantas mendapat pemecatan?

Statistik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Pantas Dipecat?
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert menyaksikan langsung pertandingan BRI Liga 1 antara Dewa United melawan Persija Jakarta di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/2/2025). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom.

tirto.id - Patrick Kluivert dan PSSI resmi mengakhiri kerjasama pada hari ini, Kamis (16/10/2025). Lewat unggahan di laman resmi IG @pssi, badan sepak bola tertinggi di Indonesia tersebut menyampaikan rasa terimakasih atas peran Kluivert sebagai pelatih Tim Garuda selama hampir 12 bulan.

“Setelah bekerja bersama-sama secara intensif selama hampir 12 bulan, PSSI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Coach Patrick Kluivert dan para stafnya, atas dedikasi dan kontribusi mereka bagi sepak bola Indonesia,” tulis PSSI.

“Setelah melalui diskusi yang terbuka dan penuh rasa saling menghormati, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini,” lanjut PSSI.

Desakan para penggemar Timnas Indonesia untuk melengserkan Kluivert dari posisi juru taktik Tim Garuda sangat kencang berhembus, selepas Timnas gagal merebut tiket lolos putaran final Piala Dunia 2026.

Di Grup B Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang memperebutkan 1 tiket lolos otomatis dan 1 tiket playoff Ronde 5, Jay Idzes dan kawan-kawan justru gagal total dan berakhir sebagai juru kunci.

Timnas Indonesia kalah bersaing dari Arab Saudi dan Irak di grup yang sama. Garuda menelan kekalahan 2-3 di tangan tuan rumah Arab Saudi, pada matchday pertama. Kemudian kembali kalah 0-1 dari Irak pada laga ke-2.

Kluivert pertama kali ditunjuk menukangi Timnas Indonesia pada 8 Januari 2025. Proses pengangkatan Kluivert sebagai nahkoda Tim Garuda saat itu diwarnai polemik.

Pasalnya pelatih sebelumnya Shin Tae-yong dianggap sudah cukup berhasil mendongkrak performa Tim Garuda, namun juru taktik asal Korea Selatan itu justru didepak didepak PSSI.

Sepanjang menukangi Tim Garuda, Patrick Kluivert total sudah memimpin tim melalui 8 pertandingan, dengan hasil 3 menang, 1 imbang, dan 3 kalah.

Penampilan perdana Kluivert terjadi pada Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, ketika Timnas Indonesia mesti bertandang ke markas Timnas Austraia. Laga berakhir meyedihkan, Tim Garuda dilibas 5-1.

Selepas itu hasil positif mulai dipetik, lewat 2 kemenangan kandang, kontra Bahrain dan China, yang masing-masing berujung kemenangan tipis 1-0.

Hasil buruk kembali ditelan Tim Garuda saat melakon laga terakhir Ronde 3. Bertandang ke Jepang, Jay Idzes dan kawan-kawan kembali menelan kekalahan telak 6-0 dari tuan rumah.

Kemudian 2 laga uji coba jelang Ronde 4 WCQ 2026 berakhir cukup positif.Bermain di Surabaya, Timnas Indonesia menang besar 6-0 atas Cina Taipei, lalu imbang 0-0 kontra Lebanon.

Namun puncaknya di laga krusial Ronde 4 WCQ 2026 Asia, ketika hasil positif sangat diharapkan justru berujung minor. Indonesia kalah 2 kali dari Arab Saudi dan Irak. Sekaligus mengakhiri perjuangan Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Berikut catatan statistik Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia sepanjang hampir setahun menukangi Tim Garuda, dikutip dari tranfermarkt:

  • 20 Maret 2025: Australia vs Indonesia (5-1) | Kalah
  • 25 Maret 2025: Indonesia vs Bahrain (1-0) | Menang
  • 5 Juni 2025: Indonesia vs Cina (1-0) | Menang
  • 10 Juni 2025: Jepang vs Indonesia (6-0) | Kalah
  • 5 September 2025: Indonesia vs Cina Taipei (6-0) | Menang
  • 8 September 2025: Indonesia vs Lebanon (0-0) | Seri
  • 8 Oktober 2025: Indonesia vs Arab Saudi (2-3) | Kalah
  • 11 Oktober 2025: Indonesia vs Irak (0-1) | Kalah

Baca juga artikel terkait TIMNAS INDONESIA atau tulisan lainnya dari Oryza Aditama

tirto.id - Sepakbola
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Iswara N Raditya