tirto.id - Pihak berwenang di Amerika Serikat (AS) mengumumkan telah menangkap seorang pria yang diduga menjadi pelaku penembakan Charlie Kirk pada Jumat (12/9/2025).
Disebutkan dari berbagai sumber, pria tersebut terindentifikasi sebagai Tyler Robinson (22). Pun hal itu seperti diungkapkan Gubernur Utah, Spencer Cox.
Melansir NBC pada Jumat malam waktu Indonesia, Gubernur Utah Cox menyatakan bahwa pihak berwenang telah mengetahui adanya pernyataan Tyler Robinson terkait Charlie Kirk kepada keluarganya.
Pihak berwenang juga mengonfirmasi bahwa Tyler Robinson secara terbuka menyampaikan penolakannya terhadap pandangan aktivis berhaluan konservatif tersebut kepada keluarganya.
"Anggota keluarga tersebut merujuk pada insiden baru-baru ini, saat Robinson datang makan malam sebelum 10 September. Dalam percakapan dengan anggota keluarga lainnya, Robinson menyebutkan bahwa Charlie Kirk akan datang ke UVU," kata Cox dikutip NBC.
"Mereka membahas mengapa 'mereka tidak menyukainya dan sudut pandangnya'," tambahnya.
Tyler Robinson ditangkap setelah dituduh menjadi pelaku penembakan Charlie Kirk di Utah, AS. Penembakan itu terjadi pada Rabu (10/9).
Sebagaimana dijelaskan Donald Trump dalam wawancara baru-baru ini, pihak berwenang menangkap Tyler Robinson pada Jumat pagi.
"Dengan tingkat kepastian yang tinggi, kami menangkapnya," kata Trump.
Sebelumnya, pada Kamis (11/9), spekulasi bergulir di media sosial tentang siapa pelaku penembakan Charlie Kirk. Hal ini terjadi setelah FBI merilis foto-foto terduga pelaku ke publik, sembari meminta bantuan untuk mengidentifikasi sosok tersebut.
Warganet AS sempat berspekulasi bahwa foto tersebut merupakan Skye Valadez yang digambarkan sebagai seorang transpuan yang tinggal di Utah.
We are asking for the public's help identifying this person of interest in connection with the fatal shooting of Charlie Kirk at Utah Valley University.
— FBI Salt Lake City (@FBISaltLakeCity) September 11, 2025
1-800-CALL-FBI
Digital media tips: https://t.co/K7maX81TjJpic.twitter.com/ALuVkTXuDc
Benarkah Tyler Robinson Pelaku Penembakan Charlie Kirk & Siapa Sosoknya?
Hingga kini, penyelidikan atas kasus kematian Charlie Kirk masih berlangsung. Meskipun terduga pelaku telah ditangkap, namun hal tersebut belum diputuskan oleh pengadilan.
Melansir New York Post, Donald Trump mengatakan bahwa ia berharap terduga pelaku dapat terbukti bersalah dan mendapatkan hukuman mati di pengadilan.
"Saya berharap dia akan terbukti bersalah [di pengadilan] dan saya berharap dia akan mendapat hukuman mati," katanya.
Penangkapan Tyler Robinson bermula dari pihak keluarganya sendiri yang meminta pria pria 22 tahun tersebut untuk menyerahkan diri ke polisi.
"Ayah Robinson mengenalinya dari gambar yang dirilis pihak berwenang dan mendorongnya untuk menyerahkan diri," tulis The Associated Press (AP), mengonfirmasi pejabat terkait.
"Awalnya dia menolak, tetapi kemudian berubah pikiran," kata seorang pejabat seperti ditulis AP.
Tyler diduga menjadi pemilik dari peluru bertuliskan "Hey facist! Catch!"—yang berarti "Hey fasis! Tangkap ini!"—yang ditemukan di tempat kejadian perkara.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Tyler Robinson memang secara terbuka mengungkapkan kebenciannya terhadap Charlie Kirk.
Tyler Robinson juga dilaporkan tinggal di sebuah rumah yang berjarak sekitar 250 yard atau 228 meter dari lokasi penembakan.
Selain itu, Gubernur Utah Cox, seperti dikutip dari NBC, mengatakan bahwa penyelidik mewawancarai teman sekamar Robinson. Mereka menunjukkan kepada pihak berwenang pesan-pesan di Discord antara Robinson dan teman sekamarnya.
"Perlunya mengambil senapan dari tempat penyimpanan, meninggalkan senapan di semak-semak...." kata Cox terkait pesan Tyler Robinson, sebagaimana dikutip dari NBC.
Seperti dikutip dari AP, Tyler James Robinson merupakan penerima beasiswa akademik bergensi di Utah State University, didasarkan video saat dirinya sedang membacakan surat penerimaan yang diunggah di akun media sosial seorang anggota keluarga. Namun, Robinson hanya berkuliah di kampus tersebut selama 1 semester.
"Seorang juru bicara universitas mengatakan ia hanya kuliah selama satu semester di tahun 2021," tulis AP.
Catatan negara bagian Utah mengatakan Robinson terdaftar sebagai pemilih. Namun Robinson tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun.
Robinson sejauh ini tak memiliki catatan kriminal di masa lalu. Hal itu didasarkan pada pencarian NBC terhadap catatan publik negara bagian maupun nasional, melalui nama dan tanggal lahir Robinson.
Sebelumnya, Charlie Kirk tewas ditembak di tengah acara publik yang digelar di Universitas Valley Utah. Ia tengah duduk di panggung di hadapan para peserta acara ketika sebuah peluru menembus lehernya.
Di Amerika Serikat, Kirk dikenal sebagai aktivis berhaluan konservatif yang dekat dengan keluarga Donald Trump. Ia merupakan pendiri dari organisasi Turning Point USA.
Lewat organisasi itu, Kirk menjadi salah satu tokoh penting bagi Trump untuk meraup suara dari pemilih usia muda. Setelah Trump jadi presiden, Kirk disebut The Telegraph jadi salah satu "pembisik" di Gedung Putih.
Di media sosial, Kirk dikenal lewat rekaman debat terbuka yang ia lakukan dengan mahasiswa di berbagai universitas di AS. Dalam debat tersebut, Kirk kerap melontarkan komentar kontroversial terhadap isu-isu sensitif, seperti konflik Palestina-Israel, aborsi, dan identitas transgender.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan
Masuk tirto.id


































