tirto.id - 16 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 130 lainnya terluka setelah sejumlah drone Rusia menghantam sebuah pusat perbelanjaan di Kota Kryvyi Rih, Ukraina tengah, pada Jumat (21/8/2026). Serangan tersebut terjadi pada siang hari ketika pusat perbelanjaan dalam kondisi ramai. Kryvyi Rih merupakan kota kelahiran Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Gubernur wilayah Oleksandr Hanzha mengatakan, 22 anak termasuk di antara korban luka dalam serangan tersebut. Sebanyak 29 orang dilaporkan berada dalam kondisi serius, termasuk lima anak.
“Ada 29 orang dalam kondisi serius, termasuk lima anak,” kata Hanzha, dikutip dari Reuters, Sabtu (22/8/2026).
Dalam pembaruan pada Sabtu pagi, Hanzha mengatakan sembilan orang masih dinyatakan hilang, termasuk dua anak. Tim penyelamat juga masih melakukan pencarian dan membersihkan puing-puing bangunan pusat perbelanjaan yang terdampak serangan.
Zelenskyy mengecam serangan tersebut sebagai tindakan yang “benar-benar sinis dan tercela”. Ia mengatakan sebuah drone Rusia kedua menghantam pusat perbelanjaan sekitar 30 menit setelah serangan pertama.
Menurutnya, jeda waktu tersebut menunjukkan adanya dugaan serangan yang disengaja untuk menargetkan petugas layanan darurat yang datang ke lokasi untuk mengevakuasi dan menolong korban.
“Serangan seperti ini tidak lain adalah tindakan teroris,” kata Zelenskyy melalui Telegram. Ia juga mendesak masyarakat internasional meminta pertanggungjawaban Rusia. “Kami pasti akan merespons,” ujarnya.
Al Jazeera melaporkan, Zelenskyy juga meminta negara-negara lain memberikan tekanan nyata terhadap Rusia. Menurutnya, pertanggungjawaban terhadap Rusia diperlukan agar tercipta kondisi yang memungkinkan perdamaian.
“Dunia harus meresponsnya dengan semestinya—dengan tekanan nyata terhadap agresor. Agar perdamaian mungkin terjadi, Rusia harus menghadapi pertanggungjawaban nyata,” kata Zelenskyy.
Meski demikian, Al Jazeera mencatat belum dapat dipastikan secara independen apakah pusat perbelanjaan tersebut memang menjadi target utama serangan. Drone yang berhasil dicegat dapat jatuh secara tidak terarah. Namun, rekaman video yang beredar di media sosial disebut menunjukkan indikasi bahwa serangan tersebut kemungkinan dilakukan secara sengaja.
Serangan di Mykolaiv
Pada hari yang sama, serangan drone Rusia lainnya terjadi di wilayah Mykolaiv, Ukraina selatan. Sedikitnya empat orang tewas dalam serangan tersebut, termasuk tiga anak, sementara seorang perempuan dilaporkan terluka.
Menurut media pemerintah Ukraina, serangan itu merupakan bagian dari rangkaian serangan Rusia terhadap wilayah Ukraina. Serangan di Kryvyi Rih terjadi ketika Rusia meningkatkan serangan udara terhadap sejumlah kota di Ukraina. Pada Kamis (20/8/2026), sedikitnya 17 orang tewas dalam serangan rudal balistik Rusia terhadap Kyiv, ibu kota Ukraina.
Di sisi lain, Ukraina juga meningkatkan serangan terhadap wilayah Rusia. Kyiv menargetkan fasilitas minyak dan infrastruktur logistik yang dinilai berkaitan dengan kemampuan Moskow dalam menjalankan perang.
Penulis: Alfitra Akbar
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id


































