Menuju konten utama

Sebanyak 900 Orang Mendaftar Acara Lelang Barang Sitaan KPK

Puluhan barang sitaan KPK yang akan dilelang antara lain: perhiasan, telepon seluler, motor hingga mobil.

Sebanyak 900 Orang Mendaftar Acara Lelang Barang Sitaan KPK
Mobil sitaan KPK hasil tindak pidana korupsi dipajang di lahan parkir Gedung KPK, Jakarta, Rabu (20/9). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Direktorat Jendral Kekayaan Negara Kementerian Keuangan akan mengadakan lelang eksekusi barang rampasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lelang barang gratifikasi KPK serta lelang simulasi barang artis yang akan digelar pada Jumat (22/9/2017) pukul 13.30 WIB di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.

Ketua Persatuan Balai Lelang Indonesia, Ali Vitali barang lelang dari KPK memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat karena sampai saat ini sudah ada 900 orang yang mendaftar untuk mengikuti proses lelang itu.

"Akan lebih semarak, karena terakhir ini kami melihat lelang KPK sudah tercatat 900 peserta. Jam 13.30 ada lelang barang tersebut, kurang lebih 900 yang sudah mendaftar," kata Ali dikutip dari Antara.

Ali mengatakan ada puluhan barang sitaan KPK dari sejumlah terpidana korupsi mulai dari perhiasan, telepon seluler, motor hingga mobil.

Di lokasi pelelangan sendiri baru ada tiga mobil yang terpajang seperti VW Beetle, VW Golf, dan Honda CR-V.

Namun menurut informasi, akan ada banyak mobil yang dilelang seperti: Jaguar XJL 3.0 VG AT, Toyota Alphard 2.4 AT, AUDI A5, VW Golf, VW Beetle, Honda CR-V, Honda Civic, hingga Jeep Wrangler. Mobil-mobil tersebut akan dilelang dengan harga mulai Rp30 juta hingga Rp1,1 miliar.

Ali mengatakan target utama dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang proses lelang yang baik kepada masyarakat.

"Target kami, nominal tak ada. Kami ingin mengajak masyarakat mengetahui apa itu lelang. Kami akan ajak melalui talkshow, kegiatan lainnya tentang simulasi lelang," kata Ali.

Baca juga:

Baca juga artikel terkait BARANG LELANG KPK atau tulisan lainnya dari Alexander Haryanto

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Alexander Haryanto
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto