Menuju konten utama

Satu Tahun Danantara: Perkuat Tata Kelola Aset demi Masa Depan

BNI bangga menjadi bagian dari Program Anak Bangsa dalam rangka 1 Tahun Danantara

Satu Tahun Danantara: Perkuat Tata Kelola Aset demi Masa Depan
Ilustrasi anak sekolah. foto/Dok. BNI
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Genap satu tahun sejak berdiri, Danantara Indonesia menandai momentum tersebut melalui kegiatan refleksi kelembagaan yang berlangsung di Wisma Danantara. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan lembaga, para menteri kabinet, serta Prabowo Subianto selaku Presiden Republik Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa keberadaan Danantara memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara profesional dan berorientasi jangka panjang. Menurutnya, lembaga ini diharapkan mampu menjadi pilar baru dalam memperkuat pembangunan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan nilai manfaat aset negara bagi masyarakat.

“Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan aset negara dapat meningkat secara signifikan. Namun capaian ini baru awal. Ke depan kita harus terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia," ujar Presiden.

Perayaan satu tahun Danantara mengusung tema “Satu Danantara”, yang merefleksikan semangat kolaborasi di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bergerak bersama memperkuat fondasi ekonomi nasional serta menghadirkan dampak yang lebih luas bagi generasi mendatang.

Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Roeslani menjelaskan bahwa tahun pertama lembaga ini difokuskan pada pembentukan sistem kelembagaan yang kokoh. Hal tersebut mencakup penguatan struktur organisasi, tata kelola investasi, hingga arah strategis pengelolaan aset negara.

Menurut Rosan, keberhasilan pengelolaan investasi negara tidak hanya diukur dari kinerja ekonomi semata, tetapi juga dari dampaknya terhadap masa depan bangsa.

“Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia,” ujarnya.

Dalam rangkaian peringatan tersebut, Danantara bersama sejumlah BUMN juga menjalankan program sosial yang menyasar sektor pendidikan. Sebagai simbol dukungan terhadap generasi muda, dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah kepada anak-anak di berbagai daerah di Indonesia.

Program ini dilaksanakan secara serentak oleh perusahaan-perusahaan BUMN di sejumlah wilayah sebagai bentuk kontribusi terhadap peningkatan akses pendidikan serta persiapan menuju Generasi Emas Indonesia.

Salah satu perusahaan yang terlibat adalah Bank Negara Indonesia atau BNI. Perusahaan tersebut menyalurkan 6.000 paket perlengkapan sekolah yang didistribusikan kepada anak-anak di wilayah DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, dan Papua Tengah.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan keterlibatan BNI dalam program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan.

"Partisipasi BNI dalam program ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk turut memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia. Kami meyakini bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Melalui dukungan ini, kami berharap anak-anak penerima manfaat semakin termotivasi untuk belajar dan meraih cita-cita mereka, sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa," ujar Putrama.

Melalui peringatan satu tahun ini, Danantara menegaskan kembali arah perjalanannya ke depan: memperkuat tata kelola lembaga, meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara, serta mendorong investasi strategis yang memberikan manfaat ekonomi maupun sosial secara berkelanjutan.

“Satu tahun pertama ini adalah fase membangun fondasi. Ke depan, fokus kami adalah memastikan fondasi tersebut diterjemahkan menjadi kinerja yang nyata, melalui tata kelola yang kuat, pengelolaan aset negara yang profesional, serta investasi strategis yang memberikan manfaat bagi perekonomian nasional dan masa depan generasi Indonesia,” tutup Rosan.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis