Indeks Polri

Ombudsman Imbau Polisi Tak Pakai Baju Keagamaan Saat Amankan Aksi
Ombudsman sudah menyurati Polri agar tidak mengenakan simbol keagamaan saat amankan aksi demonstrasi.

Jokowi Nyatakan TNI dan Polri akan Menindak Tegas Perusuh
Jokowi menyatakan Polri dan TNI akan menindak tegas para pelaku kerusuhan. Dia menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi kepada siapa saja yang menganggu keamanan.

Polri Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Video Provokasi Aksi 22 Mei
Jangan sebar video atau konten-konten provokasi terkait aksi 22 Mei, imbau Polri.

Polisi Tangkap 99 Orang Terkait Kericuhan 21-22 Mei
Sebanyak 99 orang ditangkap terkait kericuhan di beberapa daerah di Jakarta. Sebagian besar berasal Tasikmalaya, Banten dan Flores.

Kronologi Kericuhan di Depan Bawaslu Menurut Polri
Polisi jelaskan kronologi kericuhan di depan Bawaslu mulai terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat ratusan orang muncul merusak kawat pembatas berduri.

Massa Aksi di Depan KPU Hanya Diberi Waktu Hingga Usai Tarawih
Polri memberikan batas waktu massa yang hadir dalam aksi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Polri Bantah Penangkapan Terduga Teroris Merupakan Skenario
Menurut Polisi ditemukannya bahan peledak dalam penggeledahan kediaman pelaku, menjadi bukti kalau terduga teroris merencanakan aksi teror dengan menjadikan kepolisian sebagai sasaran utama penyerangan.

Pengacara Polisi Gay Bantah Kliennya Lakukan Tindakan Indisipliner
Kuasa hukum Brigadir TTP membantah kliennya telah melakukan tindakan indisipliner.

Pergi Umrah dan Mampir Turki Jadi Modus Deportan ISIS
Untuk mengawasi deportan terduga teroris dari Suriah Polisi bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, Badan Intelijen Negara dan Badan Intelijen Strategis.

Polisi: 20 Ribu Personel Cadangan Disiagakan untuk Amankan 22 Mei
Anggota TNI dan Polri yang bersiaga di lokasi aksi tidak dilengkapi peluru tajam dan senjata dalam mengamankan aksi.

Komisi III Nilai Penjagaan Ketat TNI-Polri Pada 22 Mei Sudah Tepat
Komisi III DPR menilai, penjagaan ketat yang dilakukan TNI-Polri pada 22 Mei sudah tepat karena ada kemungkinan terjadinya gerakan teroris.

Polri Larang Anggotanya Pakai Senjata Api Saat Amankan Aksi 22 Mei
Aparat keamanan yang melaksanakan pengamanan tidak dibekali senjata api dan peluru tajam.

Pecat Anggota Karena Orientasi Seks, Polri Dinilai Diskriminatif
Polri memecat anggotanya yang dianggap memiliki orientasi seks menyimpang. Keputusan ini dinilai Wakil Direktur Imparsial sebagai perbuatan diskriminatif.

Polri Tayangkan Video Terduga Teroris Klaim Serangan 22 Mei
Polisi menayangkan video tersangka terduga teroris bernama Dede Yusuf dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang mengaku akan beraksi saat pengumuman rekapitulasi KPU pada 22 Mei.

Polri Imbau Masyarakat Tak Jadi Massa Aksi 22 Mei
Densus 88 Antiteror telah menangkap 68 tersangka tindak pidana terorisme periode Januari hingga Mei 2019 di beberapa wilayah Indonesia yang memanfaatkan momentum Pemilu 2019 sebagai sasaran aksi.

Mangkir Pemeriksaan, Permadi dah Lieus Dipanggil Lagi Jumat
Penyidik mengagendakan kembali pemeriksaan saksi terkait kasus Kivlan Zen. Kedua saksi yaki Permadi dan Lieus Sungkharisma.

Soal Tim Hukum Nasional, Polri: Kami Diminta Saran Perspektif Hukum
Polri diminta saran oleh Menkopolhukam Wiranto terkait wacana pembentukan Tim Hukum Nasional dalam rakortas.

Polri Tanggapi Wacana Wiranto Bentuk Tim Hukum Nasional
Wiranto mengatakan Tim Hukum Nasional akan mengkaji ucapan, tindakan, pemikiran dari tokoh-tokoh tertentu.

KPK Seleksi 19 Calon Penyidik Baru dari Polri
Proses seleksi ini sekaligus menampik tudingan KPK tengah melakukan bersih-bersih dari penyidik yang berasal dari Polri.

Polri akan Berikan Pita Merah-Putih ke Jurnalis Peliput Demonstrasi
Polri berencana memberikan pita merah putih kepada wartawan yang meliput demonstrasi. Hal ini untuk mencegah kekerasan terhadap jurnalis oleh aparat kembali terulang.
Masuk tirto.id







