Indeks Opini

Coblos Koalisi Tronjal-Tronjol Karena Dildo Adalah Kita!
Para kandidat dalam pemilu akhirnya hanya memberikan rangsangan tapi gagal memberikan ejakulasi energi politik kerakyatan.
"NKRI Harga Mati" & Operasi Militer Bukan Solusi Masalah Papua
Cap separatisme yang dilekatkan ke Papua hanya menjustifikasi pendekatan keamanan. Tanda Jakarta gagal memahami konteks masalah Papua yang jauh lebih kompleks.

Arus Pasang Konservatisme di Balik Larangan Ucapan Selamat Natal
Fatwa HAMKA soal perayaan Natal tak cuma jadi anjuran ulama, tapi mencerminkan kontestasi panjang soal bentuk ideal negara Indonesia.
Program Antisipasi Bencana: Rencana Brilian, Nol Implementasi
Palu sudah punya rencana kontinjensi untuk menghadapi dampak bencana alam. Sayangnya tak ditindaklanjuti.

70 Tahun Perdana Menteri Amir Sjarifuddin Dieksekusi Bangsa Sendiri
Mengapa Sukarno dan Hatta membiarkan Amir Sjarifuddin dieksekusi?
Musik Indonesia Akan Baik-Baik Saja tanpa Jakarta
Bisakah belantika musik di Indonesia tumbuh tanpa bergantung pada Jakarta?
Kartu Nikah: Polisi Moral Gaya Baru?
Kartu nikah berpotensi menjadi alat pengawasan terhadap warna negara.

Politik Terdjemahan Novel Jose Rizal & Pemberitaannja di Hindia
Bagaimana Ben Anderson menguak penjimpangan2 dalam penerdjemahan Noli me tángere, novel karja José Rizal?
Pamer Foto Keluarga Jokowi dan Nikah yang Bukan Keharusan
Pernikahan di Indonesia dirayakan sebagai praktik dan gagasan. Jadi bahan pertimbangan mencoblos dalam pemilu.
Tak Ada Kabar Baik dari Perda Injil
Dalam banyak kasus, Injil kehilangan daya pembebasnya ketika dieksplisitkan menjadi aturan.
Hoaks Bekerja dengan Mengeksploitasi Kepedulian Kita
Korban perdana hoaks umumnya adalah mereka yang berbeda. Seringnya, yang berbeda dan tak sanggup menimpali balik hoaks adalah kelompok minoritas.

Karier Cepat Para Menantu Jenderal Istana
Promosi jabatan kerabat yang ditempuh oleh Hendro dan Luhut bisa dibaca sebagai contingency plan menyambut Pilpres 2019.
Dana Desa Hanya Memberdayakan Elite Desa, Bukan Petani
Kebijakan Dana Desa dibangun atas asumsi keliru bahwa penduduk desa niscaya 'gotong royong'. Hasilnya, ketimpangan bertambah besar.

Pergantian KSAD: Peran Hendropriyono Terlampau Besar
Perwira lain harus bersusah payah untuk mencapai bintang. Andika perlu “berdarah-darah” menjelaskan kelayakannya sebagai KSAD.
Soeharto Dalang Segala Bencana dan Ketimpangan Sosial di Indonesia
Selama Orde Baru, Indonesia dijarah Soeharto dan kroni-kroninya.

Kebangsaan & Keagamaan: Dua Kiblat Indonesia di Persimpangan Jalan
Di tengah proses Islamisasi kehidupan bangsa masa kini, nasionalisme Indonesia justru tampak kedodoran karena sudah lama menderita cacat berat.
Bangkitnya Penyakit Ganas di Dunia Pasca-Antibiotik
Bakteri semakin kebal antibiotik. Penyakit seperti pneumonia, TBC, sepsis, dan gonorea kian sulit disembuhkan karena antibiotik semakin tak efektif.
A Man Called Ahok, Hanum & Rangga, dan Wajarnya Mark-Up Penonton
Mark-up jumlah penonton lazim dilakukan di dunia film. Produser film Hanum dan Rangga yang sudah makan asam garam dalam industri film mestinya paham strategi klasik ini.

Bisakah Ma'ruf Amin Jadi Moderat?
Jika terpilih, akankah Ma’ruf Amin menanggalkan konservatisme saat menjabat wakil presiden, atau justru lebih konservatif?

Surplus Perwira Tinggi: Kegagapan TNI Mengantisipasi Reformasi
Gagap merespons Reformasi, TNI gagal memberi pemahaman kepada para perwira bahwa peluang jadi jenderal kini tak sebesar yang disediakan Orde Baru.
Masuk tirto.id








