Indeks Konsumen

Situs KPU Diretas, TGB Dukung Jokowi, SKM - Tirto Ringkas
Ketinggalan berita minggu ini?
Tenang kami sudah merangkum
berita untuk kalian.
Tenang kami sudah merangkum
berita untuk kalian.
Manisnya Kental Manis - Tirto Kilat
Perusahaan kental manis
dinilai memberi informasi
yang manipulatif kepada konsumen.
dinilai memberi informasi
yang manipulatif kepada konsumen.

Merek Populer Pilihan Konsumen Dunia Tahun 2017
Menurut laporan Footprint Kantar Worldpanel 2018, ada 17 merek FMCG (fast moving consumer goods) yang sering kali dipilih oleh konsumen lebih dari satu miliar kali dalam setahun.

Tiga Merek Produk Ikan Kaleng Mengandung Cacing Diumumkan BPOM
BPOM memerintahkan importir menarik dan memusnahkan produk ikan makarel dalam kemasen kaleng ukuran 425 gram dari tiga merek.

Seorang Perokok Tuntut Ganti Rugi Rp1 Triliun ke 2 Perusahaan Rokok
Rohayani, seorang perokok, melayangkan somasi untuk menuntut ganti rugi terhadap 2 perusahaan rokok besar.

BPKN Jelaskan Sebab Masih Rendahnya Indeks Keberdayaan Konsumen
BPKN menilai pengetahuan publik di Indonesia mengenai regulasi dan lembaga terkait perlindungan konsumen masih rendah.

Aduan Konsumen Jasa Keuangan dan E-Commerce Diprediksi Naik di 2018
BPKN menilai ada potensi peningkatan kasus pelanggaran hak konsumen jasa keuangan non-bank dan e-Commerce di masa mendatang.

'Konsumen Ini kecil, Kalau Melawan Bersama Pengusaha Limbung'
YLKI menyerukan agar para konsumen di Indonesia aktif terlibat dalam gerakan kolektif, terutama dengan sarana media sosial dan petisi online, untuk memastikan pemenuhan hak-haknya.
YLKI Nilai Rencana Kenaikan Tarif Tol Tidak Adil Bagi Konsumen
PT Jasa Marga berencana menaikkan tarif tol dalam kota Jakarta berlaku mulai Jumat (8/12/2017).
Koneksi Internet Jelek, Konsumen Berhak Menuntut Provider
Konsumen internet dilindungi undang-undang. Mereka punya hak meminta ganti rugi dengan menuntut ke pengadilan.
BPKN, Badan Perlindungan Konsumen yang Tak Beken
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) lebih populer dibandingkan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).

BPKN: Pajak e-Commerce Perlu Dibarengi Perlindungan Konsumen
Pengenaan pajak e-Commerce perlu segera dibarengi dengan pembentukan sistem perlindungan konsumen bisnis digital.
Revisi UU Perlindungan Konsumen Dinilai Sudah Mendesak
Usulan mengenai revisi UU Perlindungan Konsumen sudah muncul sejak 2012 lalu. Tapi, hingga kini agenda revisi itu belum terealisasi.
BI Larang Kartu Debit Digesek Mesin Kasir Sebab Tak Aman
BI melarang penggesekan ganda kartu debit maupun kredit dalam transaksi non-tunai. Larangan itu, termasuk penggesekan kartu debit atau kredit di mesin kasir.

Kehebohan Nike Bazaar dan Alasan Manusia Gila Diskon
Strategi menjual produk dengan iming-iming diskon masih punya daya tarik, sampai membuat calon pembeli rela mengantre.
Polemik Uang Kembalian Alfamart Berujung Gugatan
Alih-alih menjalankan perintah Komisi Informasi Publik (KIP) untuk membuka data penyaluran donasi, Alfamart kini menggugat KIP dan seorang konsumen di pengadilan negeri dengan dasar Alfamart bukanlah badan publik.

Alat Masak Jadi Produk Paling Laris di E-Commerce
Dari sekian aneka produk yang ditawarkan e-commerce, alat masak masuk dalam daftar produk papan atas 5 produk yang paling banyak dilirik konsumen.

Serba-serbi Penerapan SNI
Standar Nasional Indonesia (SNI) punya berbagai sisi. Bagi kepentingan produsen untuk mendorong daya saing industri termasuk skala kecil, meski sebaliknya bisa jadi penghambat. Namun, bagi konsumen, SNI punya manfaat untuk perlindungan, apalagi di era perdagangan yang serba online seperti sistem e-commerce yang makin marak.
Survei: Ketergantungan pada Gadget Membuat Manusia Gelisah
Berdasarkan survei dari Nielsen, pengguna gadget akan merasa gelisah jika berada jauh dari perangkat mobile-nya. Ketergantungan manusia yang makin tinggi terhadap gadget ini membuat interaksi tatap muka tergantikan oleh interaksi elektronik.
Biar Utang yang Penting Gaya
Pada 2013, Kadence International-Indonesia merilis hasil riset Share of Wallet yang mereka lakukan. Hasilnya 28 persen masyarakat Indonesia berada dalam kategori "Broke", atau kelompok yang pengeluarannya lebih besar ketimbang pendapatannya, sehingga mengalami defisit sekitar 35 persen. Pengeluaran ini dilakukan untuk hidup mewah di luar penghasilannya. Apa yang menyebabkan ini terjadi?
Masuk tirto.id








