Indeks Konflik

Sosial Budaya
Jumat, 16 Des 2016

Antropolog Minta Pemerintah Melindungi Kebhinekaan

Antropolog Indonesia menyatakan delapan seruan kepada Pemerintah dan semua pihak yang bertanggung jawab untuk menjaga kebhinekaan. Seruan ini dibentuk setelah para Antropolog mengamati dinamika sosial politik Indonesia yang akhir-akhir ini diwarnai tindak kekerasan oleh kelompok-kelompok tertentu yang ingin memaksakan kehendak dan menyempitkan ruang untuk perbedaan sosial dan budaya.
Sosial Budaya
Jumat, 16 Des 2016

Antropolog Nyatakan Darurat Keindonesiaan

Para Antropolog yang tergabung dalam “Gerakan Antropolog untuk Indonesia yang Bhineka dan Inklusif” menyatakan darurat keindonesiaan
Kolumnis
Selasa, 29 Nov 2016

Negarawan Seharusnya Tak Menyulut Konflik (Menjawab SBY)

Artikel "Pulihkan Kedamaian dan Persatuan Kita" karya SBY terkesan penuh himbauan. Tapi banyak pesan tersirat yang bisa dipersoalan.
Sosial Budaya
Rabu, 23 Nov 2016

Monyet Jahil dan Perang Antarsuku di Libya

Libya pernah bersatu di bawah tangan besi Muammar Khadafi. Saat kekuasaannya tumbang pada 2011 silam, negeri kaya minyak gampang tersulut ke dalam perang antarsuku. Saking tingginya tegangan, bentrok bersenjata bisa pecah hanya gara-gara seekor monyet yang jahil.
Hukum
Sabtu, 19 Nov 2016

Kapolri akan Bentuk Timsus Peredam Konflik

Menurut Kapolri, beragam latar belakang suku bangsa di Indonesia sangat memungkinkan memunculkan potensi konflik dalam kelompok besar. Karenanya, akan dibentuk tim khusus dari unsur kepolisian dan TNI guna mengantisipasi kemungkinan konflik yang terjadi.
Politik
Selasa, 1 Nov 2016

Mencari Jalan dari Peta Konflik Dunia

Konflik dan perang di masa lalu telah melahirkan episode-episode baru di masa kini. Konflik yang terjadi di masa kini dan tersebar lintas negara dan benua dan pastinya akan menjadi sejarah di masa depan. Apakah manusia akan terus melahirkan sejarah dengan perang atau konflik?
Sosial Budaya
Kamis, 27 Okt 2016

Belajar tentang Kemurahan Hati dari Irak dan Myanmar

Indeks Kedermawaan Global CAF 2016 menempatkan Irak di posisi teratas sebagai negara dengan orang-orang paling murah hati terhadap orang asing meski sedang dikoyak-koyak perang sipil. Sedangkan Myanmar didaulat sebagai negara yang paling gemar berderma walaupun baru saja lepas dari kediktatoran militer. Ada apa di belakang itu semua?
Politik
Kamis, 13 Okt 2016

Tokoh Papua Sebut Perhatian Pemerintah Belum Redam Konflik

Pengembangan infrastruktur saja dinilai belum mampu meredam konflik yang terjadi di Papua. Dialog intensif antara pemerintah dengan masyarakat Papua, sekali lagi, dinilai merupakan kunci penting dalam penyelesaian konflik yang masih terus berkecamuk di provinsi tersebut.
Bisnis
Kamis, 8 Sept 2016

Ketika Asia Menjadi Pasar Alutsista Dunia

Konflik yang tak berkesudahan memicu negara-negara Asia untuk mempersenjatai negaranya dengan armada militer yang kuat. Mereka pun berlomba-lomba menambah persenjataannya termasuk pesawat tempur. Lantas, siapa yang diuntungkan dalam kondisi ini?
Kesehatan
Senin, 22 Agt 2016

Psikolog Ungkap Peran Keluarga Atasi Persoalan Bangsa

Keluarga merupakan lingkup terkecil tempat menyelesaikan konflik di Indonesia.
Politik
Rabu, 17 Agt 2016

PBB: "Bencana Kemanusiaan" Luar Biasa Dapat Terjadi di Aleppo

Pertempuran untuk memperebutkan Aleppo di Suriah semakin meningkat dalam beberapa pekan ini dan merenggut ratusan korban jiwa. Oleh karenanya, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mendesak negara-negara yang terlibat dalam konflik tersebut untuk melakukan gencatan senjata di Suriah.
Tirtoeco
Selasa, 16 Agt 2016

Air Sumber Konflik Baru di Masa Depan

Saat ini minyak bumi masih merupakan komoditas yang paling seksi di muka bumi. 
Selasa, 16 Agt 2016

Sektor Swasta dalam Konflik Terkait Air

Sektor swasta merupakan salah satu aktor yang berperan besar dalam konflik terkait air. Dalam sejumlah kasus penting, kegiatan perusahaan telah terbukti menyulut konflik terkait air. Berdasarkan laporan The Guardian, abstraksi berlebihan yang diduga dilakukan oleh Coca-Cola terhadap air tanah di pabrik pembotolan Mehdiganj di kota Varanasi, India, memicu aksi protes yang berlangsung sangat lama.
Politik
Rabu, 13 Juli 2016

UNHCR: Perbatasan Harus Dibuka Untuk Pencari Suaka

Pertempuran kembali meletus di Juba, ibu kota Sudan Selatan. UNHCR menyerukan agar pencari suaka diberi jalan aman untuk melewati perbatasan dan menyelamatkan diri.
Humaniora
Jumat, 27 Mei 2016

Indonesia dan Persimpangan Para Pengungsi

Perang Suriah membuat negara-negara di dunia kebanjiran pengungsi. Eropa merupakan salah satu destinasi utama para pengungsi untuk mendapatkan perlindungan dan hidup baru. Sementara Indonesia juga kebanjiran pengungsi, tetapi dari etnis Rohingya yang mendapatkan persekusi dari Kamboja. Baru-baru ini Amnesty International, sebuah lembaga advokasi hak asasi manusia dunia, melakukan survey tentang negara-negara paling ramah pengungsi.
Selasa, 5 Apr 2016

IDPS Desak Negara-negara Bangun Kerja Sama, Berantas Kemiski

Sebuah forum dialog internasional mendesak negara-negara di dunia untuk mulai berani membangun kerja sama untuk mengatasi akar penyebab kemiskinan dan aksi-aksi ekstremisme, sebab jika tidak ancaman terorisme dan migrasi global akan semakin memburuk baik di negara kaya maupun miskin.
Jumat, 1 Apr 2016

Malaysia Pertanyakan Pelanggaran Kapal Ikan Cina

Sengketa di Laut Cina Selatan tampaknya belum akan mereda, setelah Malaysia mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil Duta Besar Cina untuk menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh kapal-kapal berbendera Cina di area yang disengketakan tersebut.
Sosial Budaya
Kamis, 31 Mar 2016

PBB: Konflik Berperan Tingkatkan Angka Kelaparan

Jumat, 26 Feb 2016

Bom Bunuh Diri di Baghdad Tewaskan Tujuh Orang

Dua pembom bunuh diri meledakkan diri mereka di gerbang Masjid Ar-Rasoul Al-Adham, distrik Shula, Baghdad, Irak.