Indeks Kolom
Mendidik Anak dengan Teori XY
Pada prinsipnya, anak ingin dimengerti. Mereka ingin tahu apakah perbuatannya baik atau buruk, mengapa mereka melakukan perbuatan buruk, dan pada akhirnya ingin dibantu orang tuanya agar mampu menghindari perbuatan buruknya. Sebagai orang tua, tentu kita ingin mendampingi mereka dan permasalahan hidupnya.
Olimpiade dan Islam Kaffah
Atlet berjilbab di olimpiade adalah sebuah gambaran kegamangan sebagian wajah umat Islam saat ini. Ada semangat kuat untuk menjalankan Islam seperti yang tertuang dalam teks (Quran dan hadist). Namun juga ada kesadaran bahwa mereka hidup di zaman yang berbeda, situasi yang sangat berbeda dengan situasi saat teks tersebut diperkenalkan.
Sekolah Bukan Tempat Penitipan Anak
Anak barangkali memang butuh sekolah, namun anak juga butuh bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, selain berinteraksi dengan orang tua. Jika waktu anak hanya dihabiskan di sekolah dari pagi sampai sore lalu di rumah dari senja hingga malam, kapan anak bersosialisasi dengan tetangga dan lingkungan sekitar rumah?
Derby Milan Made in Cina
Derby della Madonnina tetap menjadi Big Match yang akan selalu untuk dinantikan (meskipun mungkin nanti kita akan mengenalnya sebagai Derby della Made in China dalam kamus Bolapedia)
Betapa Brengseknya Singapura
Sentimen negatif sebenarnya juga rutin diarahkan kepada Malaysia dan Australia, dua tetangga yang lain. Namun terhadap Singapura rasanya begitu lain. Mereka terasa lebih menyebalkan, kadang terlihat brengsek, justru karena – salah satunya-- mereka hanyalah negara dengan ukuran kurcaci dibanding Indonesia. Justru karena luas wilayahnya hanya seuprit, justru karena mereka begitu kecil!
Strategi Rating TV Donald Trump
Jutaan penduduk AS dalam terjebak dalam pengangguran dan kemiskinan. Mereka frustasi dan kecewa dengan pemerintah dan politikusnya. Donald Trump yang tidak punya sejarah di Washington dan tidak memiliki latar belakang politik dianggap sebagai jawaban atas permasalahan ekonomi di AS.
Perginya Mbah Suti
Mbah Suti adalah satu dari ribuan korban tragedi kemanusiaan 1965, yang semuanya telah berusia uzur. Yang satu per satu telah mangkat sebelum pemerintah meneguhkan janji untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM masa lalu.
Mendukung Terorisme
Pemerintah mesti melakukan upaya yang lebih sistematis untuk menutup semua ruang gerak teroris, khususnya sel-sel perekrutan mereka, melalui pendekatan intelijen dan keamanan. Pada saat yang sama organisasi Islam perlu berperan menangkal paham-paham radikal, dengan menyebarkan gagasan Islam damai.
Anies Baswedan & Persekutuan Antibuku
Anies datang sebagai "penguasa" di bidang pendidikan dan kebudayaan mengingatkan kembali marwah reformasi: kebebasan berpendapat itu direbut dari watak militerisme; ia bukan pemberian gratis dari juragan akun-akun gratis media sosial.
Analisa Reshuffle Kabinet Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya garis kerja sederhana tapi tegas: bisa berkeja lebih cepat dan efektif. Inilah yang menjadi pondasi alasannya untuk melakukan reshuffle Kabinet Kerja jilid 2. Beberapa menteri terpental dari jabatan karena ulah mereka sendiri, sebagian lagi tak sanggup menerjemahkan visi misi Jokowi. Nama-nama baru baru masuk yang diharapkan mampu mengimbangi kerjanya.
Serba-Serbi Sejarah Kabinet di Indonesia
Dalam rentang hampir 71 tahun merdeka, Indonesia memiliki sejarah unik tentang kabinet-kabinetnya. Ada menteri yang disebut dalam susunan kabinet, tapi tak ketahuan batang hidungnya. Inilah serba-serbi kisah unik kabinet Indonesia:
Delusi Negara Khilafah
Sebagian muslim Indonesia memimpikan hadirnya sebuah negara dengan sistem khilafah. Sebuah negara adidaya dengan wilayah kekuasaan mencakup seluruh penjuru, serta menjadi pemimpin peradaban dunia. Tapi bagi sebagian muslim, sistem negara khilafah tak lebih dari romantisme sejarah. Ia, kekhilafahan itu, sudah menjadi fosil dan usaha menghidupkannya adalah sia-sia. Kalaupun berhasil dihidupkan kembali, hanya melahirkan masalah.
Setelah Pesta Bola: Sepakbola di Tengah Konstelasi Eropa
Di sepakbola dan Eropa, Inggris adalah anomali. Negeri yang disebut melahirkan sepakbola justru absen pada saat pendirian FIFA dan UEFA, absen di edisi-edisi awal Piala Dunia, Piala Eropa dan Liga Champions.
Kenali Lima Tanda Bahaya Bisnis Anda
Kehadiran teknologi telah mengubah perilaku konsumen sehingga mengubah tatanan bisnis dalam waktu relatif singkat. Hal ini perlu diantisipasi oleh para pelaku bisnis agar tidak terdepak dari persaingan. Oleh karena itu, para pebisnis harus mengenali lima tanda bahaya bagi bisnisnya sedini mungkin sebelum mimpi buruk itu terjadi. Lalu apa saja lima tanda bahaya itu?
Bank Akan Sekarat
Ke depan, bank bisa jadi akan sekarat kalau tetap mempertahankan model bisnisnya konvensional yakni mengandalkan keuntungan pada rente. Kini di era industri, Venture Capital (VC) dengan skema bisnis yang beranekaragam digital justru lebih menarik daripada skema pembiayaan bank. Faktanya banyak startup memilih VC ketimbang bank konvensional. Prinsip tumbuh bersama itulah yang jadi kekuatan VC.
Saeni Menampar Puasa Kita
Saeni menampar puasa kita. Peristiwa penutupan warungnya, dan kejadian serupa lainnya telah membuat kita terhenyak. Ia mengajak kita untuk bertanya pada diri, seberapa dalam menangkap makna puasa.
Kekonyolan Atas Nama Muslim dan Islam
Beberapa kelompok muslim di Indonesia terkadang berlaku kontradiktif. Pada satu sisi mengklaim membela Islam sebagai institusi tapi di sisi lain justru menunjukkan kekonyolan mereka. Atas dasar moralitas, mereka, kelompok muslim konyol ini, melakukan propaganda dengan tujuan entah...
Tren Industri Internet Mendatang
Tren industri internet Indonesia hari ini diramaikan dengan maraknya berbagai perusahaan e-commerce. Mereka bersaing untuk mendapatkan konsumen, slot iklan, bahkan sumber daya manusia terbaik. Industri ini akan terus berkembang, tetapi ke depan akan ada banyak varian industri yang diproyeksikan akan berkembang. Apa saja itu?
Mengatasi Rapuhnya Demokrasi
Bangunan demokrasi Indonesia di ambang kehancuran. Tiang penyangga demokrasi seperti partai politik, kebebasan sipil, dan penegakan hukum telah rapuh. Partai politik remuk karena skandal korupsi-kekuasaan. Kebebasan sipil untuk berpendapat terbelenggu kekuatan mayoritas di masyarakat. Sementara penegakan hukum rusak oleh aparaturnya sendiri yang justru melanggar hukum.
Kapolri dan Sekeping Koin
Tito adalah anak bawang dalam daftar para jenderal polisi berbintang tiga yang ada pada saat ini. Sesuai undang-undang, hanya polisi dengan pangkat komjen yang bisa diajukan sebagai calon kapolri. Tito adalah komjen termuda dari 8 kandidat yang ada.
Masuk tirto.id







