Indeks Kepolisian

Polisi Siagakan Personelnya Amankan Demo Buruh 1 Mei Nanti
Polisi sudah bersiap mengamankan rencana aksi saat Hari Buruh pada 1 Mei atau May Day. Polisi pun akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak agar situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung Senin (1/5/2017).

Urgensi Database Kejahatan
Database kejahatan merupakan wadah bagi penyimpanan catatan kejahatan yang telah digunakan di banyak negara untuk berbagai keperluan seperti proses hukum di pengadilan.
Polisi Tak Izinkan International Khilafah Forum HTI
Polisi tak mengeluarkan izin untuk kegiatan International Khilafah Forum.
Polisi Bubarkan Acara Deklarasi FPI Semarang
Polisi membubarkan acara deklarasi pembentukan FPI di Kota Semarang karena ada ribuan anggota sejumlah ormas lain yang mengancam akan membubarkan kegiatan itu.

Tim Gegana NTT Sterilisasi Gereja Larantuka Jelang Paskah
Satuan Gegana Polda NTT melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur jelang Prosesi Semana Santa, sebagai rangkaian dari Perayaan Paskah.
Pria Asal Purbalingga Pelaku Serangan di Mapolres Banyumas
Berdasarkan penelusuran sidik jari, polisi mengungkap identitas penyerang Mapolres Banyumas adalah pria berinisial MID berasal dari Purbalingga.

Polres Banyumas Selidiki Motif Serangan Pria Bercadar
Saat ini Kepolisian tengah menyelidiki motif seorang pria bercadar yang menyerang Mapolres Banyumas tadi pagi.
Kapolri Larang Anak Buahnya Selfie Bareng Jenazah Penjahat
Kapolri Tito melarang anak buahnya mengulangi perbuatan dengan berswafoto bareng jenazah penjahat yang berhasil mereka lumpuhkan.
Kapolri Nilai Berfoto di Depan Mayat Begal Tak Profesional
Kapolri akan mengingatkan anggota Polres Bandarlampung yang bekerja tidak profesional karena telah memamerkan foto mayat para begal. Tidak humanis, ujarnya.
Kronologi Tersebarnya Foto Polisi Selfie dengan Mayat Begal
Mabes Polri menjelaskan kronologi munculnya foto Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandar Lampung dengan lima mayat terduga pelaku begal yang menjadi viral di media sosial.
Terduga Makar Butuh Dana Rp3 Miliar untuk Jatuhkan Jokowi
Penyidik Polda Metro Jaya menyebutkan para terduga upaya makar membutuhkan dana sekitar Rp3 miliar guna menjalankan rangkaian aksi menggulingkan pemerintah yang sah saat ini.

Kisruh Rambut Gondrong di ITB, Rene Conrad Tertembak
Penganiayaan yang berujung kematian pada Rene Conrad memang sudah dilupakan. Orang-orang yang dianggap pelaku sudah meninggal dunia, bahkan sudah ada yang jadi jenderal polisi pula.
Teroris Banten akan Jadikan Halmahera Pusat Pelatihan Teror
Teroris jaringan Banten dan Bekasi, Jawa Barat ternyata berencana menjadikan wilayah Halmahera, Maluku Utara sebagai pusat pelatihan teroris.
Terduga Teroris Nanang Kosim Ternyata Ramah & Mudah Bergaul
Terduga teroris yang tewas saat baku tembak di Cilegon, Nanang Kosim, yang memiliki istri di Sukabumi, Jawa Barat, ternyata dikenal warga di lingkungannya sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul.

Mensos Puji Keberhasilan Polisi Ringkus Pedofil Online
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi keberhasilan aparat Polda Metro Jaya yang meringkus empat pelaku pedofilia online yang beroperasi di media sosial Facebook menggunakan akun "Official Candy's Group".
Cegah Klithih, Sekolah DIY Wajibkan Deteksi Perilaku Siswa
Menyusul kejadian pembacokan atau klithih, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta mewajibkan pihak sekolah mendeteksi perilaku para siswa.
Polisi Penembak Mahasiswa Jember Terancam Dipecat
Kadiv Humas Mabes Polri Boy Rafli Amar mengatakan kepolisian berkomitmen untuk menindaktegas oknum polisi berinisial BM yang menembak mahasiswa bernama Dedi.
Kepolisian Usut Pemasangan Spanduk Larangan Salatkan Jenazah
Polda Metro Jaya akan mengusut pemasangan spanduk berisi larangan menyalatkan jenazah yang mendukung penista agama dan menurunkan spanduk yang provokatif dan bermuatan SARA.

Jalan Sumedang-Majalengka Ambles, Polisi Buka Tutup Jalur
Polisi memberlakukan sistem buka tutup pada jalur Sumedang-Majalengka setelah jalan ambles di Jalan Raya Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (8/3/2017).

10.000 Polisi dan Sniper Siap Amankan Kunjungan Raja Salman
Wakapolri Komjen Pol Syafrudin menuturkan, 10.000 personel itu terdiri atas 2.000 personel di Jakarta, 5.000 personel di Bali, serta 2.252 personel di Bogor. Personel tersebut belum termasuk Paspampres. Syafrudin menilai, pengamanan tersebut cukup untuk mengamankan kunjungan Raja Salman dan rombongan.
Masuk tirto.id








