Menuju konten utama

Hoaks, Prabowo Tutup Program MBG karena Krisis Ekonomi

Kompas.com telah memastikan, artikel tersebut tidak pernah diproduksi atau dipublikasikan oleh pihaknya. Gambar itu merupakan hasil manipulasi digital.

Hoaks, Prabowo Tutup Program MBG karena Krisis Ekonomi
Header Periksa Fakta Prabowo Tutup MBG. tirto.id/Fuad
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id -

Sebuah tangkapan layar artikel berita beredar di media sosial Facebook mengklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia akibat krisis ekonomi.

Tangkapan layar tersebut disebarkan oleh akun Facebook "Begenk Sibon" (arsip) pada Oktober 2026. Unggahan itu menampilkan logo serta tampilan website yang menyerupai media Kompas.com dengan judul artikel berbunyi: "Prabowo Resmi Akan Tutup Program MBG di Seluruh Indonesia, Disebabkan Krisis Ekonomi".

Dalam pengantar unggahannya, pemilik akun menuliskan narasi: “Prabowo Resmi Akan Tutup Program MBG di Seluruh Indonesia karena di sebabkan krisis ekonomi keuangan merosot dan APBN tekor. Gimana menurut rakyat”.

Sementara itu, pada bagian dek berita di tangkapan layar tertulis: “Disebabkan Krisis Ekonomi Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pemerintah resmi menghentikan program makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Keputusan ini diambil sebagai langkah menghadapi krisis ekonomi yang semakin memburuk.”

Unggahan yang publish pada Sabtu (17/10/2026) itu juga mencantumkan tanggal publikasi tiruan pada 16 Oktober 2026 pukul 14:32 WIB. Hingga artikel ini ditulis pada Rabu (21/10/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 51 tanda suka, 89 komentar, dan 3 kali dibagikan ulang. Unggahan serupa juga ditemukan pada akun Facebook ini, dan ini.

Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

Periksa Fakta Prabowo Tutup MBG
Periksa Fakta Prabowo Tutup MBG.

Penelusuran Fakta

Untuk menelusuri kebenaran klaim, Tirto memeriksa keaslian tangkapan layar artikel yang mencatut nama media Kompas.com tersebut.

Dengan teknik reverse image, tidak ditemukan adanya pemberitaan dari media kredibel, termasuk dari Kompas. com sendiri yang mendukung klaim dari unggahan yang viral tersebut.

Menukil laman media yang dicatut, Pemimpin Redaksi Kompas.com, Amir Sodikin, mengungkapkan bahwa artikel tersebut adalah hoaks dan tidak pernah diproduksi atau dipublikasikan oleh Kompas.com.

Menurut Amir, pembuat hoaks tersebut sengaja melakukan manipulasi digital dengan meniru logo dan tata letak halaman Kompas.com.

"Namun jika dicermati dengan teliti, font yang digunakan pada tangkapan layar tersebut tidak sama dengan yang digunakan Kompas.com," kata Amir, dikutip Rabu (21/10/2026).

Ia menjelaskan, setiap berita yang dipublikasikan Kompas.com memiliki alamat web atau tautan (URL) yang bisa ditelusuri baik di dalam situs Kompas.com maupun melalui mesin pencari.

"Dapat dipastikan berita tersebut tidak pernah ada di pengarsipan Kompas.com," ujarnya.

Berdasarkan hasil penelusuran lebih lanjut di situs resmi Kompas.com, tidak ditemukan artikel apapun dengan judul "Prabowo Resmi Akan Tutup Program MBG di Seluruh Indonesia, Disebabkan Krisis Ekonomi".

Amir mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap potongan gambar atau screenshot yang mengatasnamakan media tertentu, tanpa disertai tautan berita yang valid.

Ia juga menyarankan publik untuk selalu melakukan pengecekan kebenaran berita dengan mengunjungi langsung situs resmi atau menggunakan fitur pencarian di dalam situs. Selain itu, masyarakat diminta agar tidak turut serta membagikan atau meneruskan (forward) gambar hoaks tersebut guna mencegah kebingungan dan misinformasi di ruang publik.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa tangkapan layar artikel yang mengklaim Prabowo menghentikan program MBG karena krisis ekonomi merupakan produk manipulasi digital yang mencatut nama media massa kredibel.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran, tangkapan layar artikel Kompas.com yang menyebut Presiden Prabowo Subianto akan menutup program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena krisis ekonomi adalah informasi yang bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Pemimpin Redaksi Kompas.com telah memastikan bahwa artikel tersebut tidak pernah diproduksi maupun dipublikasikan oleh pihaknya, serta merupakan hasil manipulasi digital yang meniru logo dan tampilan situs berita.

Dengan demikian, informasi yang beredar di media sosial terkait penghentian program MBG akibat krisis ekonomi tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait MBG atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto