Menuju konten utama

BGN Siap Buka Akses Rekaman CCTV SPPG untuk Pantau Produksi MBG

Sudaryono mengklaim BGN tidak akan melakukan pengadaan kamera CCTV untuk SPPG dengan nilai anggaran bombastis.

BGN Siap Buka Akses Rekaman CCTV SPPG untuk Pantau Produksi MBG
Petugas membawa ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan kepada siswa di kompleks Madrasah Ibtidayyah Negeri (MIN) 11 Aceh Barat Desa Kuta Padang, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Senin (21/9/2026). Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan realisasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) per 31 Agustus 2026 mencapai Rp134,2 triliun dengan jumlah penerima manfaat mencapai 57 juta orang melalui 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Gizi Nasional (BGN) berpotensi membuka akses rekaman CCTV Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara terbatas kepada sejumlah pihak yang berkaitan, yakni kepada kepala sekolah, guru, serta orang tua siswa selaku penerima Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN, Sudaryono, berujar pihaknya kini dapat mengakses rekaman CCTV 70 SPPG se-Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memastikan pihak SPPG memang menjalankan standard operating procedure (SOP) dengan benar.

"Kami sedang piloting, ada sekitar 70-an dapur yang kami piloting untuk CCTV-nya kita tarik ke pusat, kami kasih artificial intelligence sehingga kami bisa memonitor SOP, apakah SOP pengolahan, SOP persiapan, SOP cuci ompreng, SOP macam-macam," kata Sudaryono saat rapat soal pelaksanaan MBG di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Menurut Sudaryono, kesalahan sederhana masih kerap terjadi di antara karyawan SPPG. Salah satunya, yakni ibu-ibu karyawan SPPG yang memotong sayuran di lantai, alih-alih di meja.

Sudaryono menegaskan BGN berpotensi untuk membuka akses rekaman CCTV itu untuk pihak-pihak terkait dalam program MBG.

"Bami berharap akses bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu, misalnya kepala sekolah, misalnya guru, atau orang tua siswa, sehingga dia tahu bahwa yang ngakses itu siapa," ucapnya.

Meski demikian, ia mengklaim BGN tidak akan melakukan pengadaan kamera CCTV untuk SPPG dengan nilai anggaran bombastis.

Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono berjanji akan transparan dalam pengelolaan MBG. Ia mengingatkan, orang tua murid penerima MBG juga bisa mengakses situs untuk mengawasi program makan gratis itu.

"Kami berusaha untuk sebisa mungkin itu kita tidak membeli atau melakukan pengadaan pengadaan untuk misalnya beli beli CCTV 90.000, enggak ada," sebut dia.

"Ada namanya Radar MBG. Jadi, klik saja Radar MBG, masukkan nama sekolah di mana, itu ketahuan menunya apa hari ini, kandungan gizinya apa, terus dimasak di SPPG mana, itu kita sudah ada," lanjut Sudaryono.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Bayu Septianto