tirto.id - Polresta Bogor Kota membenarkan, telah terjadi dugaan penganiayaan berupa pencambukan yang terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Bogor. Hal itu diketahui setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara langsung pada Kamis (15/10/2026) malam di KPPG Bogor yang berlokasi di Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor.
Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Imam, menjelaskan aksi penganiayaan itu diduga dilakukan oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Purwakarta berinisial GD.
“Dan korban adalah salah satu Kepala SPPG Purwakarta, Saudara RAN,” kata Imam saat dihubungi Tirto pada Sabtu (17/10/2026).
Imam mengatakan, Kepala KPPG Bogor, Haidir, membenarkan kejadian penganiayaan tersebut. Menurut Imam, Haidir sempat mendengar adanya suara teriakan dan menegur tidak boleh ada penganiayaan yang terjadi di kantornya.
“Menurut Kepala KPPG (Saudara Haidir), permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara musyawarah antara kedua belah pihak,” ucapnya.
Saat ini, polisi telah mendatangi TKP dan melakukan pengecekan secara langsung. Polisi juga disebut telah mengecek kamera pengawas (CCTV) sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
Selanjutnya, pihak Polresta Bogor Kota juga mengarahkan Kepala KPPG Bogor agar mendorong korban untuk membuat laporan kepada polisi.
Sebagai informasi, beredar di media sosial video yang menampilkan seseorang yang diduga Kepala SPPG tengah dianiaya dengan cara dicambuk berkali-kali.
Berdasarkan video yang dilihat Tirto di akun media sosial Instagram @metrobgor_, terlihat seorang pria tengah dicambuk berkali-kali di dalam ruangan. Bagian pintu ruangan itu ditutup dengan menggunakan sel besi.
“Dugaan penganiayaan terhadap seorang pegawai dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor,” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya pada Jumat (16/10/2026).
Penulis: Naufal Majid
Editor: Anggun P Situmorang
Masuk tirto.id


































