Indeks Kapolri
Kapolri Nilai Berfoto di Depan Mayat Begal Tak Profesional
Kapolri akan mengingatkan anggota Polres Bandarlampung yang bekerja tidak profesional karena telah memamerkan foto mayat para begal. Tidak humanis, ujarnya.

Ajudan Kapolri Serahkan Pedang Hadiah Raja Salman Ke KPK
Kapolri Tito Karnavian, melalui ajudannya, menyerahkan hadiah pedang dari Raja Salman ke KPK sebagai pelaporan gratifikasi.

Bagaimana Bisa Badrodin Haiti Jadi Komisaris Utama Grab?
Badrodin Haiti ditunjuk menjadi Komisaris Utama Grab Indonesia. Ia dinilai berpengalaman selama bekerja di kepolisian.
Kapolri Beberkan Soal Pembubaran Ormas Intoleran
Tito Karnavian menjelaskan pihaknya membutuhkan payung hukum yang memberikan kewenangan kepada Kepolisian untuk membubarkan ormas.
Memberantas Pungli dan Menjaga Citra Sosial Media ala Polri
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian sudah diperintahkan untuk memperbaiki institusi Kapolri. Langkah pertama dilakukannya dengan memberantas pungli di institusinya. Kapolri juga ingin menampakkan wajah yang berbeda dari Polri di media sosial.
Kapolri Perintahkan Semua Pelaku Sweeping Solo Ditangkap
Sebuah restoran di Solo menjadi sasaran sweeping dan pengrusakan oleh ormas Islam. Jajaran kepolisian diperintahkan untuk menangkap semua pelaku dalam aksi pemaksaan tersebut.
Kapolri Bertemu Pimpinan KPK
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK di gedung KPK, Jakarta.
Kapolri: Suasana Aksi 2 Desember Seperti Padang Arafah
Kapolri Tito Karnavian menyatakan suasana aksi doa bersama 2 Desember seperti di Padang Arafah. Ia pun meminta massa doa bersama agar proses hukum terhadap Ahok terus berjalan.
Kapolri Minta Massa Aksi 212 Dukung Proses Hukum Ahok
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta agar massa aksi doa bersama 212 mendukung proses hukum Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atas dugaan penistaan agama.
Jelang Aksi 212
Aksi bela Islam hanya akan difokuskan di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan tidak diperbolehkan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan Thamrin, Jakarta, Senin (28/11).
Keterangan Kapolri Terkait Kasus Ahok
Kapolri Jendral Tito Karnavian memberikan keterangan kepada media di Gedung Rupatama Mabes Polri terkait hasil gelar perkara dimana Basuki Tjahja Purnama resmi ditetapkan sebagai tersangkadi Jakarta, Rabu (16/11).
Presiden Apresiasi Pengamanan Brimob
Presiden menegaskan tugas serta tanggung jawab Korps Brimob untuk mengamankan wilayah serta sebagai pemersatu bangsa, Presiden juga memberikan apresiasi terkait pengamanan saat demonstrasi 4 November lalu.
Bentrok Satu Jam, Kapolri dan Jenderal TNI Turun Tangan
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo turun langsung untuk menenangkan pendemo yang berbuat kericuhan di depan Istana Merdeka.
Tuntutan ke Presiden untuk Memenjarakan Ahok Dinilai Keliru
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menilai presiden adalah pimpinan lembaga eksekutif sedangkan penanganan kasus hukum Ahok adalah kewenangan yudikatif. Jika presiden terlibat dalam penanganan kasus hukum maka itu sudah dianggap intervensi yang bertentangan dengan undang-undang.
Kapolri Izinkan Habib Rizieq Jadi Saksi Ahli Kasus Ahok
Habib Rizieq telah dipersilakan oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menjadi saksi ahli dalam kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Ahok. Menurut Tito, Polri akan menampung kesaksian Habib untuk melengkapi keterangan dalam pengusutan kasus tersebut.

Kapolri Minta Promosi Raja Erizmen Tak Diperdebatkan
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta promosi jabatan yang diberikan kepada Brigjen Pol Raja Erizman tidak perlu diperdebatkan.
Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Kepolisian
Sejumlah perwira di kepolisian dimutasi oleh Kapolri. Pemindahan tugas itu didasarkan pada kebutuhan organisasi.
Pengamat: Pencalonan Budi Gunawan Tidak Timbulkan Polemik
Al Chaidar selaku pengamat inteligen meyakini, latar belakang Budi Gunawan yang berasal dari Kepolisian tidak akan membawa menimbulkan polemik.
Kapolri Diminta Bentuk Tim Independen Usut SP3 Karhutla
Penghentian perkara lewat SP3 15 korporasi yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan, oleh Polda Riau diamini Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan dalih tidak adanya cukup bukti. Hal itu ditanggapi oleh penggiat LSM yang mendesak Tito untuk membentuk tim independen guna menguak praktik mafia di balik keluarnya SP3 tersebut.
Kapolri: SP3 Karhutla Layak Karena Tak Cukup Bukti
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat yang terjadi di Riau pada Juli 2015 lalu menyeret 15 perusahaan ke meja hijau. Namun, penghentian perkara (SP3) atas kasus tersebut oleh Polda Riau didukung Kapolri yang menyatakan tidak adanya bukti yang cukup.
Masuk tirto.id








