Indeks Jurnalis

Hukum
Senin, 7 Nov 2016

IJTI: Kekerasan terhadap Jurnalis Membahayakan Hak Informasi

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) meminta agar semua pihak tidak menjadikan para jurnalis sebagai sasaran kekerasan dengan alasan apapun, terkait kekerasan yang menimpa jurnalis pada demo 4 November. Kekerasan yang terjadi terus-menerus menurut AJI akan membahayakan hak informasi.
Hukum
Senin, 7 Nov 2016

AJI Tuntut Pelaku Kekerasan pada Jurnalis 4 November Diusut

Kekerasan terjadi pada jurnalis yang tengah meliput demo 4 November. Aliansi Jurnalis Independen menuntut agar pelaku kekerasan tersebut segera diusut oleh kepolisian.
Hukum
Minggu, 6 Nov 2016

AJI: Jangan Jadikan Wartawan Sebagai Sasaran Kekerasan

Apabila ada sengketa terkait pemberitaan, terdapat langkah-langkah yang bisa dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Pers.
Rabu, 5 Okt 2016

Protes Tindak Kekerasan Oknum TNI

Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama organisasi jurnalis lainnya menggelar aksi unjuk rasa memprotes penganiayaan jurnalis oleh oknum TNI, di Medan, Sumatra Utara. Aksi itu merupakan bentuk protes atas tindak kekerasan yang dilakukan oknum TNI terhadap jurnalis di Medan dan Madiun.
Hukum
Selasa, 4 Okt 2016

Rusia Menahan Jurnalis Ukraina yang Diduga Mata-Mata

Badan rahasia Rusia FSB menahan seorang jurnalis Ukraina yang diduga bekerja untuk intelijen militer Ukraina
Politik
Kamis, 12 Mei 2016

Menjelang Munaslub Golkar, Jurnalis Dilarang Meliput

Parta Golongan Karya (Golkar) melarang awak media untuk meliput kawasan hotel dimana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai tersebut rencananya diadakan.
Senin, 11 Apr 2016

Federasi Umum Jurnalis Arab: Kebebasan Pers Bahrain Terjamin

Komite Kebebasan Pers dari Federasi Umum Jurnalis Arab memuji pencapaian Bahrain dalam mengembangkan iklim kebebasan yang kondusif bagi persnya.
Senin, 28 Mar 2016

Amnesti Internasional Kecam Vonis Penjara Jurnalis Arab Saud

Amnesti Internasional mengecam sanksi hukuman penjara lima tahun yang diberikan oleh Arab Saudi kepada seorang jurnalisnya yang bernama Alaa Brinji atas tuduhan tindakan pelecahan terhadap pemerintah kerajaan tersebut serta menghasut pendapat umum di salah satu sosial media, Twitter.