Indeks Indepth
Kiprah Keturunan Arab dalam Pergerakan Nasional
Persatoean Arab Indonesia (PAI) pelan tapi pasti bisa mewedarkan nasionalisme di kalangan orang Arab di Hindia Belanda.

Minoritas Kristen dalam Kancah Pergerakan Nasional
Cap sebagai "agama (yang dibawa) penjajah" membuat orang Kristen mudah didakwa antek Belanda. Inilah kisah umat Kristiani di jalan pergerakan nasional.

Perjuangan Orang Tionghoa dalam Pergerakan Nasional
Kiprah tokoh-tokoh terkemuka Tionghoa yang memutuskan bergabung dengan pergerakan nasional yang mencita-citakan kemerdekaan Indonesia.

"Kita Enggak Punya Banyak Pilihan Sinetron Bagus"
Persaingan wilayah siar, yang dimenangkan televisi-televisi besar, bikin tayangan hiburan meski seburuk apa pun asalkan diminati pemirsa bakal tetap diteruskan.

Disengat Tarif Listrik Nonsubsidi
Pemerintah mencabut subsidi listrik golongan 900 VA sejak awal tahun ini. Menurut pemerintah, mayoritas penikmat listrik dari golongan masyarakat itu tidak tepat sasaran.

Soal Rencana Pembubaran, Jubir HTI: "Kami akan Melawan"
Sejak berdiri di Indonesia dengan pusat di IPB, bergerak di bawah tanah dari 1980-an hingga masa reformasi, barulah pada tahun 2000 hingga sekarang HTI menjadi organisasi yang terbuka dan berkembang relatif cepat. Kini, pemerintahan Jokowi membidiknya sebagai organisasi yang "membahayakan keutuhan NKRI".
Pilkada DKI Jakarta Berujung Pemberangusan HTI
Mengapa organisasi yang mengusung jalan non-kekerasan, dan mengampanyekan gagasan khilafah, dianggap mengancam keamanan NKRI? Sebaliknya organisasi lain yang bertindak lebih ganas dibiarkan?

"Ahok Masih Bisa jadi Gubernur Lagi"
Bila putusan banding tetap kalah, Ahok hanya bisa melanjutkan karier politik lewat Pilkada. Tidak bisa menjadi menteri, apalagi presiden.
Ahok Mustahil Menjabat Presiden, Menteri, bahkan Anggota DPR
Dalam sejarah kasus pidana penodaan agama, baru pertama kali inilah seorang gubernur divonis penjara. Karier politik Ahok selanjutnya bakal berakhir.

"Banyak Serikat Buruh Terlibat Politik Transaksional"
Profesor ilmu politik dari Universitas Oslo, yang mendalami studi Indonesia sejak 1970-an, menyatakan kesempatan politik gerakan buruh terbuang karena mendukung kaum elite parpol, alih-alih membangun aliansi yang otonom.
Menggiring Buruh untuk Membenci Ahok
Pengurus KSPI memobilisasi buruh untuk melakukan gerakan politik di Jakarta. Mereka ikut turun dalam "Aksi Bela Islam" dan mendukung pasangan Anies-Sandiaga.
Hari Kebebasan Pers Dunia tanpa Papua
Kekerasan di Papua mencoreng wajah Indonesia di hadapan perayaan kemerdekaan pers dunia. Di Papua, arus informasi dikontrol ketat, pers di bawah ancaman, dan intelijen menyusup ke ruang redaksi.

"Yang Berpikir soal Pemagangan Begini-Begitu, itu Katrok!"
Praktik magang di pabrik-pabrik kawasan industri dipakai oleh agen penyalur tenaga kerja buat menyuapi perusahaan menerapkan upah murah, sambil memeras tenaga kerja, di bawah rezim pasar buruh fleksibel.
Situasi Terakhir KITAS/IMTA Para Marquee Player
Kompetisi Liga Indonesia Baru sudah berjalan beberapa pekan. Tetapi para klub tidak taat mematuhi prosedur imigrasi bagi pemain asing.
Jaringan Glenn Sugita di PT Liga Indonesia Baru
Operator kompetisi sepakbola nasional diisi oleh wajah-wajah baru. Mereka terhubung dalam lingkaran dekat Glenn Sugita, sang komisaris utama, bos Persib Bandung.
Akal-akalan Marquee Player di Liga Indonesia
Latah marquee player melanda Liga 1 Indonesia 2017. Namun, tidak semua pemain yang didatangkan layak dikategorikan sebagai marquee player.

Menguji Klaim-Klaim tentang Marquee Player
PT Liga Indonesia Baru mengklaim aturan marquee player, salah satunya, buat menaikkan jumlah penonton. Klaim ini, sayangnya, gampang terbantahkan.
Menunggu Ajal Metromini dan Kopaja pada 2018
Bus-bus Metromini dan Kopaja pernah jadi andalan transportasi warga Jakarta sejak resmi beroperasi pada 1976 di era Gubernur Ali Sadikin. Tahun depan, sesuai aturan, mereka tinggal sejarah.
Soumokil: Antara Federalis dan Separatis
Soumokil, tokoh RMS paling terkenal, adalah kisah tragedi. Ia mewakili sebuah generasi yang terjepit karena situasi pasca-kolonial.
Si Raja Gusur yang Tergusur di Pilkada Jakarta
Warga korban gusuran di Rusunawa Rawa Bebek, Marunda, dan Jatinegara Barat membalas Ahok-Djarot di bilik suara.
Masuk tirto.id








