Indeks Iklan
Facebook Coba Cegah Rasisme di Platform Mereka
Kebijakan iklan baru Facebook mengatakan bahwa "para pemasang iklan tidak boleh mendiskriminasi orang lain berdasarkan atribut personal seperti ras, teknik, warna kulit, kewarganegaraan, agama, umur, jenis kelamin, orientasi seksual, identitas gender, status lingkungan, disabilitas dan kondisi medis maupun genetik".

Siar Pariwara tentang Manisnya Hidup Setara
Tahun 2016 yang dikenang sebagai tahun petaka: tempat banyak sekali peristiwa buruk. Jenama-jenama besar turut prihatin, dan beramai-ramai menyelipkan pesan moral manisnya hidup setara dalam pariwara mereka.
Upaya Mencegah Kematian Media Cetak
Media cetak masih semangat untuk mencari inovasi di era serba digital. Kolaborasi Microsoft dan Pioneer jadi contohnya. Persoalannya, apakah mereka bakal mengukir kesuksesan?
Jumlah Pemasang Iklan di Instagram Bertumbuh Pesat
Instagram mengumumkan jumlah pemasang iklan di aplikasi berbagi foto dan video itu bertumbuh pesat sejak mereka memulai pemasangan iklan pertama pada tiga tahun lalu. Jumlah pengguna mereka pun berlipat ganda.
Ubiklan Inovasi Iklan Berjalan
Iklan digital yang kian marak tidak serta merta menutup mata dua sekawan Glorio Yulianto dan Kalvin Handoko untuk menggarap potensi iklan di ranah offline melalui Ubiklan.
Menanti Ide Lawas Dewan Rating
Nielsen menjadi satu-satunya perusahaan yang menyediakan data rating di Indonesia. Apakah data dan metode yang digunakan tidak keliru dan benar dalam melakukan pemeringkatan? Dewan rating diperlukan untuk menjamin kebenaran data itu.
Langkah Facebook dan Google Atasi Berita Palsu
Facebook berjanji, langkahnya memberantas berita palsu akan dilakukan dengan segera. Sementara itu, Google berkomitmen membatasi iklannya dipasang di situs-situs berita palsu.
Tokopedia Menutup Iklan Tiga Produk iPhone
Tokopedia menutup seluruh iklan produk iPhone 6S, 6S+, 7 dan 7+ dari layanan mereka.

Agar Iklan Tak Salah Sasaran
Gen Z mengambil peran penting dalam pengambilan keputusan keluarga untuk membeli produk. Sudah sewajarnya jika para pemasang iklan menelisik perilaku Gen Z sehingga iklannya tepat sasaran. Prime time yang selama ini diagung-agungkan, terbukti bukan favorit Gen Z menonton televisi.

Jangan Beri Tempat Bagi Iklan yang Tak Jujur
Banyak perusahaan menggunakan berbagai cara untuk promosi dan mencari nama. Salah satunya dengan memasang iklan. Tetapi tak semua konten iklan itu benar. Beberapa dilebih-lebihkan atau bahkan berbohong, dan masyarakat enggan menonton iklan macam itu.
DJP Pastikan Incar Pendapatan Pajak Dari Selebgram
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memastikan bahwa mereka akan mengejar potensi penerimaan pajak dari mereka yang menggunakan media sosial untuk beriklan. Meski demikian, upaya tersebut dinilai akan menghadapi sejumlah tantangan.

Dualisme Aturan Reklame yang Membahayakan
Sebanyak 68 reklame di jembatan penyeberangan orang (JPO) Jakarta tak berizin. Ada tumpang tindih aturan terkait keberadaan reklame di JPO. Jangan sampai terulang tragedi robohnya pagar dan papan reklame di JPO Pasar Minggu.

Jor-joran Iklan di Bulan Ramadan
Ramadan telah menciptakan konsumerisme. Momentum inilah yang dimanfaatkan perusahaan-perusahaan besar untuk menggenjot promosi iklan melalui televisi. Dibanding tahun lalu, nominal belanja iklan di televisi naik. Pertumbuhan iklan televisi ini terjadi di saat pertumbuhan ekonomi nasional merangkak naik. Namun, bisa jadi fenomena itu hanya geliat sementara memanfaatkan konsumerisma selama puasa.

Iklan Televisi Ramadan 2016
Ramadan memicu timbulnya konsumerisme. Momentum ini dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan untuk menggenjot promosi mereka di televisi. Untuk tahun ini belanja iklan di televisi nasional meningkat dibandingkan tahun lalu dari Rp7 triliun menjadi Rp9,9 triliun.

Snapchat Terbukti Mampu Genjot Penjualan Pengiklan
Penelitian baru terhadap efektifitas penggunaan sosial media sebagai media iklan menunjukkan data yang cukup menarik. Data hasil penelitian tersebut, Snapchat merupakan sosial media yang terbukti mampu menggenjot penjualan para pengiklan yang memasang promosi mereka pada platform tersebut.

Yang Kaya Berkat Uttaran dan Tukang Bubur Naik Haji
Sinema elektronika (sinetron) boleh jadi bahan perdebatan soal kualitas dan pengaruhnya. Namun, bagi industri televisi hiburan jenis ini menjadi mesin penghasil uang paling produktif. Uttaran dan Tukang Bubur Naik Haji adalah segelintir contohnya.
Twitter Tunjuk Kathy Chen Jadi Direktur Pelaksana di Cina
Jack Dorsey Chief Executive Officer Twitter Inc. mengatakan dalam salah satu cuitannya pada akun Twitternya Kamis waktu setempat (14/4/2016) bahwa perusahaan tersebut telah menunjuk Kathy Chen sebagai Direktur Pelaksana untuk kawasan Cina Raya.
Stasiun Subway New York Pasang Iklan Tentang Muslim
Film dokumenter yang mempromosikan pemahaman dan toleransi kepada kaum Muslim diiklankan dengan cara yang cukup menggelitik di stasiun-stasiun subway di New York, Amerika Serikat, setelah perusahaan pembuat film itu memenangkan gugatan hukum melawan otoritas transportasi di 'The Big Apple'.

Menancapkan Mars Perindo lewat Stasiun TV milik Pribadi
Mars Perindo menjadi lagu yang paling dihafal anak-anak Indonesia saat ini.
Masuk tirto.id





