tirto.id - Profil Raziman Tarigan, eks Wakapolda Metro Jaya, ramai dicari usai ia meninggal ditabrak dalam kecelakaan lalu lintas di Kota Medan. Raziman diduga tertabrak seorang pengguna jalan lain yang kemudian melarikan diri.
Kejadian nahas itu terjadi Sabtu (18/4/2026) sore. Berdasarkan kesaksian saksi mata, Raziman saat melintas Jalan Melati Raya, Medan Selayang, Kota Medan saat kecelakaan terjadi.
Raziman dilaporkan tengah mengendarai sebuah ATV ketika peristiwa itu terjadi. Kemudian, sekira pukul 18.15 WIB, eks Wakapolda Metro Jaya itu mengalami kecelakaan.
Sebuah sepeda motor diduga menabrak Raziman. ATV yang dikendarai Raziman terbalik. Sementara Raziman tersungkur di jalan raya dengan bagian kepala yang berdarah.
Peristiwa ini terjadi tak jauh dari tempat usaha Raziman berada. Pihak keluarga yang berada di sana lalu membawa Raziman ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
Usai peristiwa itu, muncul kabar bahwa Raziman merupakan korban tabrak lari. Namun pihak kepolisian menyebut masih mendalami kronologi peristiwa yang terjadi.
Satlantas Polrestabes Medan menyebut bahwa mereka tengah memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian. Meski begitu, belum ditemukan CCTV yang merekam kecelakaan secara langsung.
Profil Brigjen (Purn) Raziman Tarigan
Raziman Tarigan merupakan pensiunan perwira tinggi polisi. Ia pensiun dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal (Brigjen) dan pernah menduduki sejumlah jabatan strategis semasa dinas kepolisiannya.
Raziman menjadi polisi setelah lulus Akademi Kepolisian (kala itu Akabri) pada 1974. Sejak saat itu, pria kelahiran 1950 ini meniti karier kepolisiannya.
Karier kepolisian Raziman itu kemudian ia bangun hingga 2008, ketika ia pensiun dari dinas kepolisian. Saat pensiun, Raziman telah menjadi perwira tinggi.
Ia pensiun dari kepolisian ketika menjabat sebagai Wakapolda Polda Metro Jaya. Jabatan terakhir Raziman di kepolisian ini ia emban pada 2006 hingga 2008.
Sebelum menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya, Raziman cukup banyak ditempatkan di satuan paramiliter Polri, Korps Brimob. Raziman merupakan Wakil Komandan Brimob periode 2000-2001 dan sempat juga jadi Wakil Komandan Pusat Pendidikan Brimob.
Mantan Wakapolrestabes Medan ini juga sempat ditugaskan untuk menjabat di Mabes Polri. Kala itu, ia mengampu sebagai Kepala Pusat Provos Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri.
Rekam jejak itu dibangun Raziman hingga jadi Wakapolda Metro Jaya dan mengakhiri masa dinasnya tak lama setelah itu. Setelah pensiun, Raziman kembali ke Medan.
Di Medan, Raziman jadi pebisnis dengan tempat usaha yang didirikan di sana. Selain itu, Raziman juga dikenal sebagai tokoh politik Kota Medan, terutama bagi masyarakat Karo di sana.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id





























