Menuju konten utama

Preview Jodha Akbar Ep 57 ANTV: Dukungan Hamida pada Jodha

Preview Jodha Akbar episode 57 yang tayang di ANTV, Jumat, 13 November 2020 bercerita tentang dukungan Hamida pada Jodha.

Preview Jodha Akbar Ep 57 ANTV: Dukungan Hamida pada Jodha
Poster Serial India Jodha Akbar yang tayang di ANTV. FOTO/Dok. ANTV

tirto.id - Serial asal India, Jodha Akbar episode 57 akan tayang di stasiun televisi ANTV pada Jumat (13/11/2020) pukul 12.00 WIB.

Jodha Akbar tayang setiap hari pada jam yang sama. Jam tayang bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan stasiun televisi.

Serial bergenre drama sejarah ini tayang pertama kali pada 2013 sampai 2015. Sudah ada total 568 episode. Situs IMDb memberi skor Jodha Akbar sebesar 5,8/10 dari 483 penilai.

Jodha Akbar berada dalam arahan sutradara Santram Varma dan J.P. Sharma. Untuk penulis naskahnya yaitu Binita Desai, Kirtida Gautam, Rajesh Joshi, Roy Chaudhary Mayuri, Manish Paliwal, Dheeraj Sarna, dan Koel Chaudhuri.

Para pemain yang bergabung di antaranya Rajat Tokas sebagai Emperor Akbar, Paridhi Sharma sebagai Jodha Begum, Ravi Bhatia sebagai Salim, Heena Parmar sebagai Anarkali, Ashwini Kalsekar sebagai Maham Anga, Lavina Tandon sebagai Begum Ruqaiya Sultan, dan Chetan Hansraj sebagai Adham Khan.

Preview Jodha Akbar episode 57 yang tayang Jumat, 13 November 2020

Jodha kini menjadi tahanan rumah. Dia tidak bisa keluar atau menemui orang secara bebas lagi. Sebelumnya Jodha mendapat tuduhan meracuni Ruq yang berakibat pada keguguran. Tidak hanya Jodha, anggota keluarganya yang lain juga menjadi tahanan.

Hari itu, Hamida datang menemui Jodha di kamar. Jodha kaget dengan kedatangan Hamida. Jodha berkata bahwa seharusnya Hamida tidak mengunjunginya. Apabila Jalal tahu, hal itu tidak akan berakhir baik. Namun Hamida menjawab bahwa Jalal tidak akan memarahi ibunya sendiri.

Hamida sedih melihat menantunya mendapat ketidakadilan. Dia tahu apabila Jodha tidak bersalah. Saat ini Jalal sedang marah, namun beberapa hari ke depan dia akan sadar apabila telah melakukan kesalahan, kata Hamida.

Mendengar hal itu, Jodha sangat senang. Dia merasa beruntung memiliki ibu mertua seperti Hamida. Setelah menenangkan Jodha, Hamida juga menyatakan akan melakukan ritual di kuil yang biasa Jodha lakukan sebelumnya.

Di tempat lain, para pangeran dari Kerajaan Amer sedang berada di tahanan. Mereka saling ribut lantaran tidak mendapat keadilan. Mereka tidak tahu menahu tentang racun yang ada di tubuh Ruq. Keadaan sangat tidak menguntungkan bagi mereka.

Sementara itu, Adham yang merupakan pelaku sebenarnya mulai membuat rencana lanjutan. Dia hendak membunuh seluruh keluarga Amer. Adham tidak ingin ada orang yang menghalanginya merebut takhta kerajaan Mughal.

Dari sekian orang, masih ada yang menganggap Jodha bukanlah pelakunya. Namun mereka juga memaklumi tindakan Jalal atas semua bukti yang ada.

Orang-orang yang ingin mencari kebenaran ini mulai bertindak. Mereka hendak mencari kebenaran yang sesungguhnya.

Baca juga artikel terkait JODHA AKBAR atau tulisan lainnya dari Sirojul Khafid

tirto.id - Film
Kontributor: Sirojul Khafid
Penulis: Sirojul Khafid
Editor: Dhita Koesno